MERAUKE,ARAFURA,-Satu lagi gebrakan positif yang digagas oleh salah seorang anak muda asal Kota Rusa, Jun Ngedihu yang berupaya memperkenalkan Merauke melalui karyanya berupa sepatu dengan mengusung brand ‘broDeer’. Selaku owner brand bergengsi tersebut, Jun sangat berharap karyanya dapat diterima oleh masyarakat luas, tidak hanya di kawasan selatan Papua tetapi meluas hingga ke daerah lain. Kepada ARAFURA News di Koplink Coffee and Roastery Kamis lalu, Jun mengemukakan bahwa seluruh desain murni dibuat di Merauke namun untuk proses produksi dilakukan oleh salah satu pabrik sepatu yang ada di Bandung.
Sebenarnya jika di Kabupaten Merauke sudah ada pabrik sepatu sesuai dengan jenis sepatu yang ia buat maka dirinya lebih memilih memproduksi di Merauke. “Jadi saya bekerja sama dengan salah satu pabrik sepatu di Bandung untuk saat ini. Namun terkait dengan desain secara keseluruhan asli buatan saya dengan mengusung brand yang lebih menonjolkan ciri khas daerah,”jelasnya. Lebih lanjut ia mengungkapkan, ia memilih logo berbentuk tanduk rusa karena Kabupaten Merauke dikenal sebagai kota rusa sehingga melalui desain sepatunya pemuda ini ingin memperkenalkan Merauke kepada daerah lain.
“Saya berharap ketika orang memakai sepatu buatan saya langsung tahu bahwa sepatu itu dari Merauke. Jadi saya ingin bersama-sama mengangkat brand lokal melalui produk sepatu ini,”ujarnya. Sebenarnya Jun sudah memiliki ide untuk membuat sepatu dengan brand lokal sejak tahun lalu namun baru terealisasi tahun ini. Sepatu yang ia produksi dapat digunakan oleh berbagai kalangan dengan bahan yang berkualitas dan nyaman dipakai. Meskipun baru sekitar 2 bulan diproduksi, sepatu-sepatunya laris terjual bahkan hingga keluar daerah.
“Alhamdulilah respon pelanggan dari Merauke sangat baik dan ada kebanggaan tersendiri karena bisa menggunakan sepatu hasil produksi anak Merauke. Karena yang saya targetkan sudah terpenuhi maka saya langsung menghubungi pabrik di Bandung untuk segera memulai produksi,”ungkapnya. Jun sangat bersyukur karena usaha yang baru dirintis mendapat sambutan positif, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang dibutuhkan perjuangan keras agar dapat memberikan hasil yang terbaik. Jun sama sekali tidak menyangka impiannya untuk memiliki brand sendiri akhirnya tercapai bahkan laris manis hanya dalam waktu singkat.