Jayapura– Malam ini KM Ciremai sandar di pelabuhan Jayapura dengan membawa 43 kontainer yang berisikan sembako. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Reky D Ambrauw, Selasa (14/4).
Ditegaskannya kapal penumpang ini akan sandar sekitar pukul 20.00 WIB dan hanya mengangkut bahan makanan seperti kebutuhan sembako, bawang merah, bawang putih dan telur.
“Tidak ada penumpang satupun di dalam kapal. Kami akan turun langsung ke pelabuhan sebentar,” ujar Reky.
Ditegaskannya pihaknya sudah melakukan koordinasi dan mengcross check ke seluruh jajaran terkait di lelabuhan laut Jayapura. Sehingga dirinya mengambil kesimpulan untuk mereka yang terkait di Perhubungan Laut sore nanti semua stand by di Pelabuhan Jayapura.
“Kapal sejak keluar dari Jakarta kami ikuti dan pantau terus dan kepala cabang Pelni Jayapura melaporkan kepada kami bahwa posisi kapal setiap saat,” ujarnya.
“Keputusan dan kesepakatan bersama bahwa ABK KM Ciremai diminta tidak boleh turun dari kapal,” ujarnya lebih lanjut.
Lanjutnya nantinya yang bisa bekerja adalah pihak ISOP sesuai dengan kewenangannya untuk mengatur pembongkaran bersama dengan pihak PT Pelindo.
Adapun yang diangkut KM Ciremai diantaranya sesuai dengan laporan yang diterima dari Kacab Pelni Jayapura ada beberapa kontainer. Dengan prioritas telur ayam 12 kontainer, sembako dan campuran 31 container, sehingga totalnya ada 43 container.
Selain itu juga dirinya menegaskan kepada insan pers, bahwa pelayanan kapal laut dan penerbangan masih tetap berjalan sesuai dengan kesepakatan bersama yang dibuat oleh Forkompimda.