Pasific Pos | Headline | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

JAYAPURA,- Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Yusuf Yambe Yabdi berharap Keputusan Presiden (Keppres) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 segera diturunkan pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Yusuf Yambe Yabdi, seusai penyerahan draf master plan PON kepada kepala SKPD dan perwakilan lima wilayah tuan rumah PON.
Yusuf mengatakan, keluarnya Keppres PON ada makanismenya. Oleh sebab itu, kita mendorong agar dalam bulan ini dapat dilaksanakan rapat bersama  Presiden RI. Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) membahas persiapan PON XX Papua tahun 2020.
Pasalnya, rapat terbatas  bersama  Kepala Negara ini selain melaporkan persiapan  pesta olahraga empat tahun ini.  Juga membahas kemungkinan sharring dana untuk membiayai infrastruktur PON.
Menurut Yusuf, ada kurang lebih 12  komponen strategis yang  memberikan kontribusi terhadap sukses  penyelenggaraan PON selain SDM, transportasi, akomodasi, konsumsi, keamanan.
Ia mengatakan,  didalam  komponen –komponen itu bagaimana  dilihat darisudut pandang  sektor masing-masing  SKPD.
Misalnya Biro Perekonomian Daerah bisa melakukan  konsolidasi terhadap BUMN dan BUMD,  untuk bagaimana melakukan konsolidasi Community Social Responcibility (CSR) untuk membiayai  komponen-komponen tertentu misalnya  pengadaan kostum. Kostum untuk  SDM  itu kurang lebih Rp 400 Miliar.
“Nah ini mitra kerja dari CSR  untuk mengambil bagian,   sehingga biaya itu  bisa  menjadi berkurang,” tuturnya.
Menurutnya, pihaknya juga menggunakan komponen pemasaran (marketing), untuk  bisa   mendapatkan uang, kemudiaan  souvenir PON misalnnya minuman PON. Juga  hak siar TV itu juga   bisa mendapat  uang untuk  menambah-nambah biaya Panitia Besar untuk sukses penyelenggaraan PON.
 “Jadi masing-masing bidang   sudah bisa bekerja selama tiga tahun untuk menyiapkan semua dan melakukan konsultasi terkait dengan tugas pada bidang masing-masing,” ungkapnya. (Bams)

Published in Headline

 

JAYAPURA-  Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua melalui Komisi V yang membidangi Pendidikan, Kesehatan, Olahraga, Sosial, Seni dan Budaya mengancam akan melaporkan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) Provinsi Papua, Dr.Yusuf Yambe Yabdi,ST,MT ke aparat penegak hukum (kepolisian) karena tidak mengindahkan panggilan dewan untuk memberikan laporan resmi terkait progress (perkembangan) penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

Published in Headline