Pasific Pos | Sospol | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

NABIRE - Mengawali sambutan dan kata pembukaan, Bupati Nabire menyampaikan, kita patut bersyukur dan memberika apresiasi yang mulia serta bangga, karena selama ini orang Jakarta tidak tahu kondisi tentang keadaan di wilayah adat  Meepago. Sehingga pembangunan di segala bidang kami tertinggal, terbelakang dan lain sebagainya karena lembaga parlemen di Jakarta disana siapa yang menyuarakan aspirasinya, tapi sekarang kita sudah cetak tiga orang legislatif perwakilan dari adat wilayah Meepago.

Published in Papua Tengah

NABIRE - Empat kabupaten yang berada di wilayah Meepago, yakni Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya, diperbolehkan menggunakan sistim noken/ikat dalam Pemilu tahun 2019. Di wilayah Meepago, hanya Kabupaten Nabire saja yang tidak diperbolehkan menggunakan sistim noken/ikat. Hal ini seperti diatur dalam Keputusan KPU RI nomor 810/PL.02.6-Kpt/06/KPU/IV/2019 tentang pedoman pelaksanaan pemungutan suara dengan sistim noken/ikat di Provinsi Papua dalam Pemilu tahun 2019.

Published in Papua Tengah

NABIRE - Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP dalam orasi politiknya pada kampanye terbuka atau rapat umum, Sabtu sore (30/03/2019) kemarin di Taman Gizi Oyehe berpesan kepada seluruh kader, simpatisan, pendukung dan para Calon Legislatif (Caleg) di wilayah Meepago untuk memenangkan partai yang didirikan oleh almarhum Gus Dur ini.

Published in Papua Tengah

NABIRE - Kabupaten Nabire adalah kabupaten yang majemuk atau dapat dikatakan kota sentral bagi masyarakat yang berada di wilayah Meepago dari berbagai suku yang ada di seluruh nusantara. Semua transportasi mudah diakses dan masyarakat tidak mengalami kesulitan, baik transportasi udara maupun di darat antar kabupaten, diantaranya Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Intan Jaya.

Published in Papua Tengah

Banyak Potensi Tak Didukung Program Pembinaan



GAIRAH sepak bola di wilayah Meepago kian redup, setidaknya selama beberapa tahun terakhir. Meski punya potensi pemain muda, prestasi mereka di lapangan hijau tak banyak mendapat perhatian. Enam tulisan bersambung mulai edisi hari ini mencoba mengulas persoalan tersebut.

Published in Papua Tengah

Jayapura, - Para kepala suku Meepago mengancam akan menutup PT Freeport Indonesia. Pasalnya mereka merasa tak diperhatikan oleh perusahaan asing itu.

Published in Headline

Jayapura, -  Para bupati yang terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) khususnya dari wilayah Meepago, baik yang sudah dilantik maupun yang belum dilantik, diharapkan dapat merangkul semua lawan politik. Apalagi calon yang menjadi pesainh saat pilkada maupun tim suksesnya.

 
Hal itu dikatakan, Anggota DPR Papua 14 kursi dari wilayah adat Meepago yakni Nabire, Deiyai, Paniai, Dogiyai, Intan Jaya, dan Mimik, John NR Gobai kepada Wartawan di ruang kerjanya, Selasa (2/10/18). 

 
"Saya minta bupati terpilih dan sudah dilantik dapat merangkul semua pihak untuk sama-sama berpikir bagaimana membangun daerah," ujar Gobai.

 
Apalagi lanjut Jhon Gobai,  persaingan politik ini sudah selesai. Sehingga yang  harus dibangun bupati terpilih dan sudah dilantik adalah mendorong rekonsiliasi dan melupakan persaingan politik. 

 
Menurutnya, harus lihat ke depan khususnya pada  kebutuhan pembangunan, masyarakat dan daerah. Itu yang penting dibanding mempertahankan ego. 

 
"Pejabat yang terpilih bukan penguasa, tapi pelayan bagi  rakyatnya. Artinya,  pelayan harus merangkul semua yang ada," ucapnya.


Ia mencontohkan bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni perlu segera merangkul semua pihak yang pernah berkompetisi dan melakukan rekonsilisasi di Sugapa agar pembangunan dapat berjalan dengan baik seperti semula.

 
Selain itu, kata Gobai, jabatan juga dibagi-bagi kepada semua pihak selama memenuhi syarat. Jangan melihat jika dulu dia pendukung atau bukan.

 
"Begitu juga mimika, Paniai, Dogiyai. Jadi lupakan yang terjadi dan jabatan yang ada, sebaiknya  bagi kepada semua. Jabatan ini kan amanah untuk melayani masyarakat. Karena kalau orang berkelahi terus, tidak akan bangun daerah," imbuhnya.


John Gobai menandaskan, harus ada satu pikiran dan visi bersama, serta keinginan bersama untuk  bangun daerah. 

 
Selain itu tambah Gobai, masyarakat jangan melihat orang dari perpektif pengkotak-kotakan. Juga jangan melihat kesukuan. Harus semua suku dukung dia dan kepala daerah juga harus merangkul mereka. 


"Kasi jabatan, tapi kalau sudah dikasi jabatan harus kerja benar-benar. Begitu juga dengan Mimika dan Paniai. Jangan lagi ada kelompok-kelompok kecewa dan bikin kelompok lain lagi," tutup Jhon Gobai. (TIARA)
 
Published in Sosial & Politik

NABIRE - Wilayah Meepago menolak penerimaan CPNS tahun 2018 yang diumumkan oleh pemerintah pusat dengan sistem online di seluruh Indonesia. Hal ini seperti terungkap melalui aksi yang digelar Kamis (20/9), sejumlah massa mendatangi Kantor Bupati Nabire. Massa yang menggelar aksi demo damai menolak penerimaan CPNS secara online ini diterima Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP di halaman kantor Bupati Nabire.

Published in Papua Tengah

JAKARTA - Sistem noken sah dan konstitusional sesuai dengan kultur dan teknis penyelenggaraan pemilihan kepada daerah dan wakil kepala daerah di Wilayah Adat Lapago dan Meepago dengan berpegang pada beberapa Putusan MK.

Published in Papua Tengah

NABIRE - Kondisi ruas jalan Nabire – Enarotali untuk saat ini mengalami kerusakan yang cukup serius, baik itu pada badan jalan maupun pinggiran jalan yang mana terjadi longsoran yang cukup para di sejumlah titik yang membuat pengendara roda empat dan roda dua terpaksa harus lebih ekstra hat-hati.

Published in Papua Tengah

Halaman 1 dari 3