Pasific Pos | Olahraga | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

JAYAPURA,- Pengamat sepak bola Papua Nico Dimo mempertanyakan keputusan pelatih Persipura Wanderley Junior yang terus mempertahankan striker asal Brasil Addison Alves saat pemain tersebut sudah kantongi kartu kuning.
Menurutnya, skuad Persipura memiliki sejumlah striker berkualitas, sebut saja Ferry Pahabol dan Ricky Kayame. Namun, belum mendapat kepercayaan dari Wanderley.
“Saat menghadapi, Persija Jakarta cukup jelas tergambar bahwa Addison Alves kualitasnya tak terlaku istimewa, jika dibandingkan dengan pemain setajam Ricky Kayame atau Womsiwor,” kata Nico Dimo.
Dikatakan, pemain asal Brasil itu hanya punya modal untuk melakukan manufer dilapangan dengan terlalu banyak melakukan Protes kepada wasit,  bahkan aksinnya itu sering mengakibatkan dirinya diganjar kartu kuning hingga kartu merah.
Makanya, kata Nico Dimo,  apa kehebatan pemain asing satu ini,  hingga setiap pelatih persipura termasuk Wanderley tetap   memposisikan pemain asing asal Brazil ini sebagai primadona mendampingi Boaz Salossa dilini depan,  tapi kontrubsi tak terlalu istimewa.
Sementara sejumlah nama,  anak Papua seperti bisa saya sebut Ferry Pahabol atau Ricky Kayame, dibiarkan menjadi penghuni bangku cadangan, padahal belum tentu kualitas mereka kalah saingan dengan seorang Addison Alves.
Satu hal yang menjadi pertanyaan adalah pernyataan Wanderley terkait Persipura hadapai Perseru "Tak masalah Tanpa Addison Alves" jangan karena akumulasi kartu baru pelatih tampil membelah diri dengan memasukkan penyerang-penyerang anak Papua, yang selama ini tak dilirik untuk dimainkan,  untuk kasus Adison Alves.
Mantan pemain Persipura ini mengaku, Pemain Papua punya kualitas terukur,  ingat semua pemain persipura adalah jebolan pemain pemain PON,  tentu secara sumber daya,  mereka telah terbentuk panjang,  dan disanalah karena punya kualitas  terukur mereka dimasukkan menejemen Persipura menjadi pemain tim kebanggaan orang Papua Persipura.
Karena itu, kita tetap berharap,  Wanderley musti mengambil langkah yang tepat artinya, jika Addison sudah tidak banyak berbuat bagi kemajuan lini depan persipura ya harus ada tindakan, contoh misal memasukkan Ricky Kayame atau Ferry Pahabol pada posisi pergantian lini depan,  kita jangan melahirkan anak emas tapi membawa malapetaka, tim tak berkarakter. Bilangnya. ( Bams )

Published in Olahraga