Pasific Pos | Lintas Daerah | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Honai Tempat Tinggal Yang Hangat

Senin, 31 Juli 2017 01:48

Wamena,- Masyarakat asli  pegunungan tengah khususnya di kabupaten Jayawijaya hampir 80 persen masih tinggal di honai-honai.
Honai adalah rumah yang terbuat dari kayu beratapkan rumput ilalang dan berbentuk bulat. "Sa lebih senang tinggal di honai daripada di rumah batu. Honai lebih hangat," ujar Yosias.

Published in Lintas Daerah

Pembangunan Gereja Sudah 85 Persen

Rabu, 26 Juli 2017 19:39

Nabire, Pembangunan gereja Karmel Bomopai   sudah mencapai 85% berkat kerja sama anggota satgas TMMD dengan masyarakat kampung Bomopai.

Published in Lintas Daerah

Wamena, Beras miskin atau yang lebih dikenal dengan sebutan raskin tampak ditunggu tunggu oleh masyarakat.
Demikian yang dirasakan oleh masyarakat kampung Walak Selatan distrik Bugi kabupaten Jayawijaya. Namun sangat disayangkan, beberapa kali proses pembagiannya tidak merata.

Published in Lintas Daerah

 Tanah Merah - Personil Satuan Tugas (satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 99 Wilayah Kodim 1711/BVD menjadi guru di SD Negeri pesiapan kampung Aroa Kabupateb Boven Digoel.
  Apa yang dilakukan prajurit Satgas TMMD ini patut di apresiasi, selain menjaga ketahanan negara, mereka ikut juga memperhatikan pendidikan anak di kampung Aroa.

Published in Pendidikan & Kesehatan

Kami Diajar Baris Oleh Pak Tentara

Selasa, 25 Juli 2017 19:44

Boven Digoel, Wajah ceria dan sesekali terdengar candaan dari anak anak SDN Aroa saat prajurit TNI mengajarkan mereka baris berbaris. "Adoh sa pu senang apa e," ujar salah satu anak.

Published in Pendidikan & Kesehatan

TNI Ada Untuk Rakyat

Selasa, 25 Juli 2017 03:14

Tanah Merah, Dimana bumi di pijak disitu langit di junjung, peribahasa itu merupakan gambaran tepat buat seorang Kopral Dua Amiruddin salah satu anggota Satgas TMMD Ke-99 Kodim 1711/BVD yang mau meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu masyarakat membuat atap rumah dari pelepah daun pohon Sagu.

Published in Lintas Daerah

Boven Digoel,- Gotong  royong merupakan sikap hidup, cara kerja, dan kebiasaan yang sudah dikenal bangsa Indonesia secara turun-temurun sejak zaman dahulu. Dalam gotong royong, orang menyelesaikan suatu kegiatan secara bersama-sama dengan saling berbagi tugas dan saling tolong menolong serta menjunjung tinggi kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sejalan dengan perkembangan jaman, semenjak arus globalisasi dan modernisasi yang melahirkan corak kehidupan yang sangat kompleks dan tanpa disadari dengan perkembangan tersebut, lambat laun budaya gotong royong mulai memudar dalam masyarakat. suka tidak suka dan mau tidak mau, dapat kita rasakan bersama bangsa ini mulai kehilangan kepribadiannya sebagai bangsa yang kaya akan unsur budaya yang salah satunya adalah budaya gotong royong.
Namun berbeda dengan warga di Kampung Bomopai Boven digoel. Warga yang bermukim di pelosok Papua ini masih memelihara tradisi gotong royong yang masih sangat kental. Seperti yang terlihat dalam program TMMD ke-99 Tahun 2017 Kodim 1711/Boven Digoel dalam membangun Kampung Bomopai, dimana dalam pembangunan tersebut, tanpa dikomando, warga masyarakat yang laki-laki beramai-ramai membantu satgas TMMD bekerja, sedangkan warga masyarakat yang perempuan membantu memasak di dapur umum posko satgas TMMD.
Alfaris salah satu tokoh masyarakat Kampung Bomopai mengungkapkan bahwa, bergotong royong adalah satu kegiatan sosial yang sangat mulia untuk mencapai suatu tujuan bersama.
 "Kita semua adalah anggota dari satu keluarga besar di kampung ini dan kita adalah sanak saudara dan keluarga, sehingga kita harus saling perduli, saling menolong, serta saling mendukung terutama dengan pembangunan di kampung kita yang di laksanakan oleh bapak-bapak tentara. Ini merupakan wujud kinerja Kodim 1705/Paniai  bersama rakyat, dari rakyat untuk rakyat. Kali ini nyata diwujudkan dengan bergotong royong membangun rumah ibadah kami.  Semoga apa yang mereka lakukan mendapat balasan dari yang maha kuasa" ungkapnya. (ist/fani)

Published in Lintas Daerah