Pasific Pos | Papua Barat | Pasific Pos.com

| 23 May, 2019 |

MERAUKE,ARAFURA,-Dandim 1707/Merauke, Letkol Inf Eka Ganta Chandra menegaskan bahwa terkait dengan pernyataan dari Kepala Divisi Humas Polri pasca penangkapan salah satu teroris dimana berdasarkan pengakuan pelaku bahwa salah satu lokasi latihan mereka ada di Keerom dan Merauke maka hal itu patut diwaspadai dengan serius. Ketika Merauke disebutkan di dalamnya, pihaknya meyakini bahwa informasi tersebut bukan hoax karena tidak mungkin sesorang dapat berbicara segamblang itu tanpa ada data dan fakta yang jelas.  

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,-Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung, SH mengemukakan bahwa  pihak kepolisian masih mendalami penyelidikan kelompok radikal JAD yang dicurigai menggunakan daerah Merauke sebagai tempat latihan. Dalam hal ini pihak aparat sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan namun untuk hasilnya, tetap masih perlu pendalaman lagi. Sebab menurut informasi bahwa sekitar tahun 2016 lalu memang ada salah satu ustad datang dari Lampung dan sempat berdomisili di Merauke.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,-Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si mengemukakan bahwa terkait dengan informasi tentang lokasi latihan yang  digunakan oleh kelompok radikal tertentu di Merauke, ternyata hingga saat ini lokasi yang dimaksud belum ditemukan.  Meskipun ada upaya-upaya yang mengarah ke arah itu namun menurutnya, patut disyukuri karena ternyata semua masih dapat dikendalikan dan aktifitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.  Apalagi Pemerintah Republik Indonesia sudah bersikap tegas dengan mengeluarkan peraturan bagi organisasi yang bertolak belakang dengan NKRI dan siapapun warga negara Indonesia, apabila sudah tidak sesuai dengan kaidah dan arah NKRI maka akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.  Menurutnya, jika semua dapat dijaga dengan baik tentu akan menunjang kelancaran pembangunan dan seluruh masyarakat dapat hidup tentram.

Published in Papua Selatan

Jayapura, - Ketua Komisi I DPR Papua, Orgenes Wanimbo menegaskan, tidak ada tempat untuk teroris di Papua, karena selama ini masyarakat Papua hidup rukun dan damai.

Published in Sosial & Politik

SENTANI - Pesawat jenis Karavan dengan nomor seri PK-YRU dibajak seorang pria, di Bandar Udara (Bandara) Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (26/9/18) sore.

Published in Kabupaten Jayapura

 

Jayapura, - Pihak keluarga dan kuasa hukum Frantinus Nirigi, mahasiswa Papua yang kuliah di Pontianak, Kalimantan Barat yang tersandung kasus candaan bom di bandara Pontianak, menginginkan agar Frantinus Nirigi dipindahkan ke Papua.

Published in Headline

 

Jayapura, -  Anggota Komisi I DPR Papua, Yonas Alfons Nussy mengatakan, pasca hari raya Idul Fitri dan menjelang Pilgub maupun Pilkada, pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk memberikan perhatian serius dan memperketat pengawasan terhadap warga yang baru datang ke Papua, baik melalui pelabuhan maupun bandara.

Published in Sosial & Politik

JAYAPURA – Tim Penasihat Hukum Frantinus Nirigi meminta kepada Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk memeriksa pramugari pesawat Lion Air JT 687 yang ditumpangi kliennya dari Pontianak, Kalimantan Barat menuju Jakarta-Jayapura.

Published in Headline

MERAUKE,ARAFURA,- Seluruh komponen bangsa diminta untuk berperan aktif untuk menjaga dan mengamalkan Pancasila. Selain itu, pemahaman dan pengamalan Pancasila juga harus terus ditingkatkan. Apalagi komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat melalui berbagai upaya. Salah satunya telah diundangkan Perpres Nomor 54 Tahun 2017 tentang unit kerja Presiden Pembina Idiologi Pancasila.

Published in Papua Selatan

JAYAPURA,- Kasus gurauan bom di Pesawat Lion Air JT687 yang berujung pada penetapan tersangka atas Frantinus Narigi, mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua.

Published in Headline

Halaman 1 dari 4