Pasific Pos | Papua Barat | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Manokwari, TP – Kesimpangsiuran pengangkatan 1.283 tenaga honor di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), akhirnya menemukan titik terang.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP - Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) akan mendampingi Gubernur Papua Barat dalam pembahasan nasib 1.283 tenaga honor di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Papua Barat bersama Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) di Jakarta.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Dikabarkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manokwari akan menerima 2000 tenaga honorer pada tahun 2018 ini. Mengenai kabar itu, dipertanyakan Anggota DPRD Kabupaten Manokwari, Romer Tapilatu dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama para pimpinan OPD di lingkup Pemda Manokwari terkait APBD TA 2018 di Gedung DPRD Kabupaten Manokwari, Kamis (11/1/18).

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Kinerja 1.283 tenaga honor di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat untuk mengabdi, patut dipertanyakan.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Akhirnya, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menanggapi protes puluhan tenaga honor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di wilayah Papua Barat.

Published in Papua Barat

Homer: Hal seperti itu tidak bisa kita pungkiri, jadi kenyataannya seperti itu


Manokwari, TP - Puluhan tenaga honor Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memprotes Tim Kerja Honorer Provinsi Papua Barat di Fujita Hotel, Manokwari, Jumat (3/11).

Published in Papua Barat

Manokwari, – Ketua DPR Papua Barat, Pieters Kondjol menanggapi secara dingin tentang isu banyak titipan dalam formasi khusus penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) honor daerah di Provinsi Papua Barat.
Kondjol menegaskan, jumlah 1.283 tenaga honor daerah di lingkungan Provinsi Papua Barat, tidak bisa ditambah atau dikurangi.

Published in Papua Barat