Pasific Pos | Info Papua | Pasific Pos.com

| 21 July, 2019 |

Kerahkan Petugas, Sosialisasi Di SPBU

Senin, 16 Oktober 2017 20:28

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala UPTB /Samsat Merauke, Ardy Bengu mengungkapkan bahwa pihaknya rutin melaksanakan sosialisasi kepada pemilik kendaraan di areal SPBU khususnya yang berada di kawasan kota. Secara periodik setiap Minggu, sosialisasi di SPBU dilakukan dan didengar langsung oleh pemilik kendaraan yang sedang melakukan pengisian. Tujuannya untuk mengingatkan kewajiban mereka dan memanfaatkan penghapusan denda pajak yang tengah berlangsung saat ini.

Published in Papua Selatan

SENTANI - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayapura memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada para siswa di SMA Al Fatah YPKP Sentani pada Sabtu (14/10/17).

Published in Pendidikan & Kesehatan

JAYAPURA, - Pemerintah Kota Jayapura telah membuat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2016 tentang pengelolaan dan perlindungan daerah penyangga cagar alam pegunungan Cycloop.

Untuk mensosilisasikan kepada masyarakat, pemerintah setempat berharap kepada instansi terkait dapat menyebarluaskan perda tersebut untuk menjamin fungsi perlindungan hidup dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan.

Dalam mengatasi berbagai persalahan lingkungan, yang kebanyakan disebabkan pencemaran, rusaknya sumber air, dan ruang terbuka hijau oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Melalui perda dimaksud, pengelolaan Cycloop dapat dilakukan secara komprehensif, taat asas, dan terpadu oleh semua elemen masyarakat karena sangat penting keberadaanya agar tetap lestari, dan memberikan manfaat.

Sebaliknya bila melakukan pengrusakan, dapat mengancam makhluk hidup diatasnya, yang tentunya hal ini dapat menimbulkan bencana.

"Ada lima perda yang dibuat. Namun perda ini sangat publik sekali sehingga harus wajib disampaikan," kata Kepala Bagian Hukum Setda Kota Jayapura Makzi L. Atanay di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (17/7). (Ramah)

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi  (Pemprov)  Papua bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara  Republik Indonesia (LAN-RI) menggelar   Sosialisasi Angka Kredit Jabatan   Fungsional Widyaiswara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua di  Aula BPSDM Papua, Cigombong, Kota  Jayapura, Kamis (13/7).
Pelaksanaan  kegiatan Sosialisasi Angka Kredit Jabatan   Fungsional Widyaiswara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua berlangsung 13-14 Juli 2017,  jumlah peserta sebanyak 60  orang  yang diikuti Widyaiswara dan  pejabat struktural dari Provinsi Papua, Papua Barat dan  Kabupaten/Kota di Provinsi Papua.
Kepala  Badan Pengembangan  SDM Papua Zakharias Giay saat menyampaikan Sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH menjelaskan, sebagaimana tertuang dalam Peraturan  Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 26 Tahun 2016,  bahwa dalam rangka  mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dalam jabatan fungsional Widyaiswara,  agar lebih berdaya guna dan berhasil guna.
Gubernur mengatakan, Tim   Penilai Angka Kredit  Widyaiswara memegang peranan penting dalam memberikan penilaian  terhadap  prestasi kerja  Widyaiswara  yang dituangkan dalam Daftar Usulan  Penetapan Angka  Kredit (DUPAK).
Menurutnya,  ketetapan penilaian sangat  diutamakan  dalam proses pemeriksaan berkas DUPAK  yang diajukan kepada  Tim Penilai Angka Kredit Widyaiswara guna menjamin  ketepatan hasil  penilaian dari Tim Penilai Angka Kredit Jabatan   Fungsional  Widyaiswara,  maka perlu didukung  anggota  tim  yang kompeten dan mekanisme  serta prosedur yang jelas.
“Pedoman tata kerja dan  tata  cara  penilaian dari Tim Penilai Angka Kredit Jabatan   Fungsional  Widyaiswara disusun dalam rangka  memberikan  rambu-rambu  yang jelas kepada  instansi atapun  tim penilai,” katanya.
Dijelaskannya, pembinaan aparatur  yang dilaksanakan  melalui Badan  Pengembangan SDM bagi PNS  merupakan suatu hal sangat penting  dan strategis. Dimana  Diklat sebagai salah-satu komponen  penting pada aspek  pembangunan kualitas SDM aparatur  harus  cepat beradaptasi dengan tuntutan perubahan tersebut.
Seluruh aspek  pengembangan mulai  dari program  sampai dengan  Widyaiswara, lanjutnya,  harus ikut berubah menyesuaikan  dengan kondisi yang ada.
Dikatakan, sehubungan dengan hal tersebut LAN RI sebagai pembina pengembangan SDM aparatur serta jabatan  fungsional Widyaiswara terus beradaptasi  terhadap perubahan-perubahan yang terjadi,”  ucapnya.  Dimana angka kredit dalam jabatan  fungsional Widyaiswara sebagaimana pada jabatan fungsional lainnya, ungkapnya,  adalah instrumen  yang  digunakan untuk mengukur kinerja.
“Dengan mengetahui jumlah angka kredit  yang dimiliki dan   dihasilkan seorang Widyaiswara akan  dapat memprediski kariernya dalam periode  tertentu,” tandasnya.
Pasalnya, seringnya terjadi  kesalahan  pemahaman  dalam perhitungan angka Kredit diantara Tim Penilai Pusat  (TPP) dengan Tim Penilai Daerah (TPD)  dan Tim Penilai Instansi   menjadikan  citra Tim Penilai Pusat (TPP)  kurang  baik di kalangan Widyaiswara dalam mempertimbangkan hal tersebut, maka  sebagaimana kebijakan lainnya  perlu adanya penjabaran  yang bersifat lebih teknis dan detail dari Peraturan Menpan  Nomor 26    Tahun 2015.
“Saya berharap  kiranya Sosialisasi Angka Kredit Jabatan   Fungsional Widyaiswara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua ini dapat bermanfaat bagi saudara,  terutama  dalam mengabdikan diri  sebagai aparatur  pemerintah di Provinsi Papua,”  ujarnya. (Bams)

Published in Info Papua

Tanah Merah,- Dalam rangka mendukung kegiatan Non fisik satgas TMMD ke 99 Kodim 1711/BVD di Kampung maju Rt 3 jerop Distrik Arimop Kab. Boven Digoel  Brigpol Erwin M.B Mudumi anggota Polres Boven Digoel memberikan sosialisasi Kamtibmas dan bahaya miras dan Narkoba kepada masyarakat bertempat di balai Rt 03 jerop kampung maju, Rabu (12/7/17).
Dalam materi yang di sampaikan oleh Brigpol Erwin M.B.Mudumi adalah sala satu tergabung anggota satgas TMMD mengatakan Suatu kondisi dinamis masyarakat salah satu prasyarat terselenggarannya proses pembangunan dalam rangka tercapainya tujuan yg di tandai dengan terjaminnya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum,serta terbina ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat yang menangkal,mencegah menangani segala bentuk pelanggaran hukum dan gangguan lainnya di tengah" masyarakat.
Lanjut Brigpol Erwin menekankan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mencoba coba mengkomsumsi miras dan narkoba karena miras dan narkoba adalah akar dari segala permasalahan yang dapat meresahkan masyarakat dan juga merugikan keluarga untuk itu jauhi miras dan narkoba.
Kepala kampung Yohanes okeyap juga mengucapakan terimaksih kepada Baminkabtibmas dan Babinsa yang telah mengingatkan kami sebagai masyarakat untuk tidak mengkomsumsi miras dan narkoba. Lanjut Yohanes menyampaikan semua miras dan narkoba itu berasal dari kota tanah merah kebanyakan anak anak dari kampung yang turun kekota pasti terpengaruh itu terlebih khusus miras. Untuk itu kami menyarankan kepada bapak TNI polri agar menutup jalan masuk dan lebih tegas lagi kepada penjual miras. "Tegas Yohanes. (Fani)

Published in Lintas Daerah