Pasific Pos | Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

SEMARANG,- Walikota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM memberikan kuliah tamu bagi mahasiswa Program Pendidikan Khusus Putra Putri Port Numbay atau KP3N Kota Jayapura di UKSW Salatiga yang berlangsung di Bandungan Green Valerry, Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (13/1/2018).

Published in Pendidikan & Kesehatan

JAYAPURA, - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, mengungkapkan akan terungkap hal-hal kecil di Kota Jayapura.

"Hal-hal kecil di kota ini semuanya akan terungkap. Asrama Port Numbay tersembunyi danaya. Terdiam rapi. Tapi Tuhan pasti membuka itu," kata Benhur di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (11/7).

Menurut Benhur, Asrama Port Numbay di Kota Salatiga Jawa Tengah, yang sudah di programkan olehnya itu agar di kelola dengan baik untuk bisa mencerdaskan anak-anak asli Port Numbay (Kota Jayapura), dan tanpa mengeluarkan biaya.

"Hanya fokus belajar, belajar dan belajar. Ini namanya kerja amburadul. Asrama Port Nuimbay sampai sekarang belum bisa di gunakan. Biaya Pemerintah Kota Jayapura sangat besar untuk asrama itu," kata Benhur.

Kata Benhur, dirinya sering mendapat cemohan dengan menghadirkan program tersebut, namun dengan kegigihan dirinya tetap mempertahankannya.

"Walaupun saya mendpat cemohan dalam program ini. Saya tetap mempertankan. Kepada pemimpin yang baru nantinya, agar tetap mempertahankan untuk mencerdaskan anak negeri di 14 kampung dengan menguasai semua ilmu pendidikan," kata Benhur.

"Kita kerja buat siapa. Kita ada buat siapa di atas tanah negeri ini. Cukup sudah saya di cemooh karena program ini. Tolong d tutaskan supaya anak, dan orang tuanya bisa di tinggal di asrama itu," Benhur menambahkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Jayapura Nofdi J. Rampi, mengatakan dana 50 persen sudah di bayarkan di 2015, dan baru lunas pada 2016.

"Serapan anggarannya sudah 100 persen. Semuanya sudah sesuai dengan ketentuan aturan. Itupun masih ada penanganan pemeliharaan kerusakan-kerusakan saya masih minta ke kontraktornya untuk memperbaikinya," kata Nofdi. (Ramah)

Published in Kota Jayapura