Pasific Pos | Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Jayapura,- Wakil Walikota Jayapura Ir.H.Rustan Saru membuka Secara Resmi pencanangan pelaksanaan  pengenalan lingkungan sekolah bagi Sekolah SMP Negeri 2 Jayapura, Muhammadiyah Jayapura dan SMA Negeri 1 Jayapura yang di pusatkan di SMA Negeri 1 Jayapura Senin (17/17).
Dalam sambutannya Wakil Walkota Jayapura meminta agar Calon siswa baru yang akan bersekolah baik itu yang akan masuk di Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas agar disiplin waktu pada saat masuk sekolah.   
"hampir semua sekolah-sekolah menentukan 08.00 wit, siswa sudah ada di ruang kelas, tapi kadang-kadang anak sekolah itu jam 09.00 baru sampai di sekolah, jadi harus disiplin waktu sehingga tidak terlambat,saya minta kepala sekolah dicatat juga anak-anak yang malas malas,"kata Wakil Walikota
Dikatakan pada tahun tahun sebelumnya hari hari pertama memasuki sekolah yang baru dulu ketika begini SD masuk SMP SMP masuk SMA orang tua selalu was-was dan khawatir karena  dulu masih diberlakukan MOS Masa Orientasi Siswa di mana siswa si ploncong oleh seniornya, maka setelah dikaji persoalan ini menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia membuat undang-undang Permen yang baru yaitu undang-undang tentang pengenalan lingkungan sekolah (LPS).
Dikatakan PLS ini memberikan kegiatan yang kreatif edukatif inovatif mengembangkan potensi-potensi siswa masing-masing sehingga tidak dilakukan MOS lagi yang tidak menjatuhkan mental siswa maka itu perintah permen ini Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI maka guru guru harus tahu dan memahami itu yang boleh terlibat di dalam PLS ini hanya adalah guru-guru sekolah masing-masing penanggung jawab adalah kepala sekolah boleh melibatkan kakak kakak senior dengan catatan adalah Pengurus organisasi sekolah OSIS boleh tapi tidak boleh lebih dari 2 orang dalam satu kelas itu pun diseleksi Jangan sampai ada yang teridentifikasi atau berkelakuan tidak baik.
"Ini catatan untuk kepala sekolah dan guru- guru dan waktunya PLS hanya tiga hari tidak boleh lebih."katanya
Rustan saru juga meminta agar siswa dan siswi tisak diperkenankan menggunakan HP pada saat jam belajar disekolah.
"Saya minta anak-anak sekolah sekarang jangan pegang HP di dalam ruang kelas, karena tidak diperbolehkan, sehingga guru harus perhatikan hal itu, kalau mau sukses jangan pernah berhenti untuk belajar,"ungkapnya
Ia juga menegaskan mengingat kondisi saat ini tentang maraknya peredaran dan pemakaian narkoba, perlu kita cegah dari sedini mungkin, khususnya kepada para pelajar, jangan sampai terpengaruh oleh keadaan tersebut.
"Saya apresiasi beberapa sekolah yang telah melakukan tes urine kepada siswa yang baru masuk seperti SMK 3 akhirnya apa terbukti ada 8 yang teridentifikasi pengguna ganja,” tegasnya.
Disini lain, ia imbau kepada guru-guru untuk terus mengawasi anak-anak di sekolah dan juga orang tua aktif mengawasi anak-anaknya ketika sudah pulang dari sekolah,” ungkapnya. (Erna)

Published in Pendidikan & Kesehatan

Wakil Walikota Tinjau Lokasi TPU Buper

Selasa, 11 Juli 2017 00:33

Jayapura,- Wakil Walikota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah terkait di Pemerintah Kota Jayapura meninjau lokasi yang akan di jadikan pemakaman Muslim, yang yang berlokasi di TPU Buper Waena Distrik Heram, Senin(10/07/2017).
Para rombongan langsung meninjau batas-batas wilayah, yang seluas 10 Ha untuk pemakanan dan Pemkot ingin segera lakukan pembangunan infrastruktur berupa  pagar dan akses jalan masuk  dan penerangan pada tahun 2017 ini.
 "Kami melihat lokasi pemakaman yang dibeli oleh Pemda di Buper waena lebih dari 10 hektar, namun masih ada sedikit bermasalah,’’ ujarnya.
Ia mengatakan, Pemkot Jayapura akan membuka akses jalan menuju ke lokasi pemakaman. “saat ini jalan masih berupa jalan tanah yang baru dibongkar, Sehingga lokasi belum bisa difungsikan," kata Wakil Walikota kepada Wartawan usai memantau lokasi tersebut.
Wakil Walikota juga sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Jayapura, karena  TPU Buper Waena belum bisa difungsikan.
"Jadi saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat kota Jayapura yang telah kita janji secepatnya kita akan fungsikan Tapi sampai hari ini belum bisa kita berikan jawaban yang pasti Kenapa yang pertama akses jalan harus tuntas paling tidak beraspal atau dibeton," ujarnya.
 Ia meminta kepada semua SKPD terkait agar fokus untuk segera menuntaskan lokasi agar tahun ini paling tidak kalau bisa segera difungsikan.
"lokasi sudah oke tinggal akses jalan ke sana karena disini juga perlu tentu lampu-lampu jalan untuk menunjang penerangan ketika ada pemakaman pada malam hari untuk itu sekali lagi kepada seluruh masyarakat kota Jayapura pemerintah kota sudah beli lokasi tapi untuk waktu dekat belum bisa kita fungsikan."katanya
Tahun ini juga, Pemkot Jayapura telah menyediakan  biaya kurang lebih 5 miliar, dan sementara proses pelelangan untuk pembuatan pagar keliling, nah kita minta kalau itu bisa disisihkan sebagian untuk untuk pematangan lokasi areal pemakaman sehingga bisa nampak tahun ini bentuk langka kerja nyata dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota Jayapura untuk menuntaskan pemakaman Islam di kota Jayapura."ungkapnya.

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA, - Korek api adalah batang kayu dibuat berukuran kecil. Ujungnya sudah dibumbuhi dengan suatu bahan, yang pada umumnya mengandung forfor, dan ujungnya di gosok pada alat khusus.

Korek api banyak manfaatnya, sebelumnya di kenal kompor gas biasanya ibu-ibu zaman dulu menggunakan korek api untuk memasak.

Dalam konteks menyebar luaskan informasi, korek api bisa menjadi bumerang bagi pelaku dan disekitarnya, yang bisa menimbulkan kekacauan bila tidak digunakan sebagai mestinya.

Terkait itu, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, mengajak warga agar jangan seperti korek api sebab korek api memiliki kepala tapi tidak mempunyai otak.

"Satu batang korek bisa membakar sejuta pohon," kata Rustan di Kantor Wali Kota Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (8/7).

Saking bahayangnya penggunaan korek api dalam informasi, pria yang dikenal ramah dan murah senyum ini meminta kepada seluruh warga khususnya pimpinan organisasi baik Islam maupun Kristen agar jangan seperti korek api karena sangat berbahaya.

"Himbaulah seluruh jemaat masing-masing agar tidak memberikan informasi yang tidak bertanggungjawab. Kalau ada bisa dilaporkan kepada pihak berwajib," kata Rustan.

Begitu juga dengan media sosial, lanjut Rustan, medos seperti Facebook, Blog, Instagram dan sejenisnya sangat cepat menyentuh semua elemen sehingga informasi yang tidak benar maupun benar cepat menyebar.

"Hati-hati juga para pengguna HP (hanphone). Jangan asal sebar informasi bila tidak tau sumber masalahnya," kata Rustan. (Ramah)

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA, - Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, pada Kamis (6/7) turun langsung ke lapangan untuk memantau pengerukan kali acai di Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.
Rustan Saru tiba di kali acai sekitar pukul 15.30 WIT. Ia langsung melihat pengerukan kali yang sudah sangat kotor dan berwatna hitanm pekat serta mengeluarkan bau tidak sedap.
Rustan berpendapat, kali yang sudah berwarna hitam, tumpukan sedimen lumpur yang sudah ditumbuhi rumput sudah tahunan tidak dibersihkan.
"Kali acai sering tergenang banjir karena tertutup sedimen dan sampah yang menutupi kali sehingga memperdangkal kali," kata Rustan.
Kali acai bermuara langsung ke Teluk Youtefa dulunya bersih bahkan bisa dijadikan tempat mandi. Kini sudah sangat kotor dan tidak layak lagi disebut kali.
"Saya mengajak warga di Kota Jayapura agar jangan menjadikan kali acai maupun kali lainnya dan laut sebagai tempat pembuangan sampah. Kami sudah siapkan tempatnya," kata Rustan.
Sebelumnya, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, mengatakan akan memasang kamera tersembunyi atau CCTV di kali acai sehingga bisa memantau setiap warga yang membuang sampah.
"Kali acai saya pasang CCTV. Kalau kedapatan, sampah dari orang yang membuang akan saya antarkan kembali kerumahnya agar menjadi contoh bagi warga yang lain," kata Benhur. (Ramah)

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA, -  Pemerintah Kota Jayapura akan menggelar Halal Bi Halal sebagai bentuk silaturahim.  Ketua Panitia Halal Bi Halal Pemkot Jayapura Ketty Kailola mengatakan, kegiatan dimaksud akan diselenggarakan di Gedung Olahraga Waringin Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (8/7) mendatang.
Acara tersebut dihadiri segenap pimpinan, diantaranta Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para legislator, instansi vertikal, para kepala dinas/badan, dan tamu undangan.
"Kami sudah lakukan persiapan. Ini merupakan tradisi tahunan Pemkot Jayapura usai lebaran dengan mengundanhg elemen masyarakat," kata Ketty di kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (4/7).
Ketty yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jayapura, mengatakan acara akan dimulai pada sekitar pukul 08.00 WIT, dan akan diisi berupa mushafahah, jamuan makan, dan hiburan.
"Tentunya kami ingin memberikan yang terbaik kepada berbagai elemen masyarakat di Kota Jayapura ini. Dosa itu haram. Supaya tidak punya dosa maka harus di halalkan," kata Ketty.
Lanjut Ketty, nantinya pada perhelatan halal bi halal atau menghalalkan yang di halalkan ini masyarakat akan duduk satu meja dengan saling memaafkan, saling menghalalkan. Halal bi halal juga sebagai bentuk silaturahim. (Ramah)

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA, - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengigatkan kepada para pimpinan organisasi daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura agar jangan hanya mengandalkan Dana Pengalokasian Anggaran (DPA).
"Lima tahun pertama saya sudah lihat. Siapa saja OPD yang kerjanya bagus dan baik," kata Benhur di kantor Wali Kota Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Senin (3/7).
Menurut Benhur, pimpinan OPD harus memiliki inovasi dan kreativitas dalam instansi yang dipimpinnya sehingga meningkatkan DPA masing-masing.
"Kalau tidak punya kreasi, apa yang dibuat dalam bekerja sehingga program tidak berjalam. Harus dukung visi dan misi saya. Jangan hanya menghabiskan DPA. Ngapain. Kami akan melihat dan merevisi kalau program nggak jelas kemana arahnya," kata Benhur.
Bersama wakilnya Rustan Saru, Benhur optimis bisa menyelesaikan program yang sempat tertunda pada periode pertama, seperti banjir.
"Kami berdua fokus untuk kerja. Kami bekerja sesuai program karena kami diawasi juga oleh lembaga pengawasan, yang telah diprogramkan dalam DPA masing-masing," kata Benhur.
Dengan demikian, lanjut Benhur, setiap pimpinan OPD harus membuat hal-hal baru sehingga berkembang organisasi yang dipimpin.
Disinggung jumlah DPA Pemerintah Kota Jayapura pada 2017, kata Benhur, banyak di serap oleh Pemerintah Pusat.
Meski tak disebutkan berapa jumlah DPA Pemkot Jayapura, Benhur berharap pada Juli 2017, semua program di masing-masing OPD harus sudah selesai, dan bisa dipertanggungjawabkan. (Ramah)

Published in Kota Jayapura

 

JAYAPURA, - Waki Wali Kota Jayapura Rustan Saru melakukan sidak kedisiplinan dan kelengkapan bagi aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura, Rabu (21/6),

"Yang tidak dilengkapi segera di lengkapi karena ini sudah ditetapkan dalam Undang-Undang ASN, dan itu harus di patuhi," kata Rustan.

Published in Kota Jayapura