Pasific Pos | Edukasi | Pasific Pos.com

| 19 July, 2019 |

JAYAPURA, - Pemerintah Kota Jayapura menerapkan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masing-masing wilayah pada tahun ajaran 2017/2018.
Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, mengatakan sistem dimaksud sebagai solusi mencegah keterlambatan siswa saat masuk sekolah.
Meski demikian, kata BTM, sebagian orang tua siswa mengeluh adanya penerapan sistem ini kerena merasa berhak menentukan anak-anaknya untuk menimba ilmu di sekolah yang diingkan.
"Sistem ini dilakukan agar anak-anak dekat dengan sekolah sehingga tidak terlambat datang ke sekolah karena jarak antara rumah dan sekolah sangat jauh," kata Benhur di Kantor Wali Kota Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Kamis (6/7).
Selain itu, kata Benhur, penerimaan siswa baru sesuai wilayah di tahun ini untuk memeratakan jumlah peserta didik sehingga tidak terjadi penumpukan siswa pada satu sekolah.
"Kalau menggunakan lintas rayon, maka sesuka masyarakat pinginnya ke sekolah favorit saja. Semua sekolah di Kota Jayapura ini adalah sekolah unggulan," kata Benhur.
Pendeta John Baransano, yang juga sebagai orang tua siswa, menyambut baik sistem penerimaan siswa tahun ini, yang dinilainya memiliki tujuan baik demi kualitas pendidikan di Kota Jayapura.
"Tujuan pemerintah benar, namun kebanyakan orang tua menginginkan sekolah yang berkualitas, dan lingkungan yang baik. Pemerintah harus lakukan sosialisasi," kata John. (Ramah)

Published in Pendidikan & Kesehatan