Pasific Pos | Lintas Daerah | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

Timika,  Pesawat PK ICK milik Pegasus air service jenis pesawat cessna 208B  mengalami pecah ban sebelah kiri di landasan ujung runway 30 bandara Mozes Kilangin Timika.

Published in Lintas Daerah

JAYAPURA,-  Pesawat Tri M.G Asia airlines, dengan nomor lambung PK-YGG tergelincir di landasan pacu, Bandar Udara (Bandara) Wamena,  Selasa (18/7) siang.
Dari data yang di himpun menyebutkan  Pesawat kargo yang dipiloti Kapten Tatang di bantu empat orang diantaanya Kopilot KH Lee/Deniel, lalu Kusnadi dan Fajar (engineer) dan Pandu (FOO), tersebut berangkat dari Bandara Moses Kilangeng, Timika menuju Wamena tergelincir hingga keluar landasan lantaran faktor hujan deras.
Dari kecelakaan ini tidak ada korban jiwa, petugas bandara yang dibantu petugas TNI Polri masih melakukan proses evakuasi terhadap pesawat tersebut.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M.Kamal ketika di konfirmasi mengatakan, telah terjadi insiden tergelincirnya  pesawat, Selasa siang sekitar pukul 12.10 WIT di Banadara Wamena.
Pesawat TRI-MG PK-YGG seri 300 Cargo  tergelincir saat melakukan pendaratan. Kini berada di sebelah kiri Run Way Bandar Udara Wamena Kabupaten Jayawijaya.
Dirinya menuturkan Kronologis dimana pesawat yang terbang dari Bandar Udara Moses Kilangin Timika Kabupaten Mimika pukul 12.05 WIT dengan tujuan Bandar Udara Wamena Kabupaten Jayawijaya.  
Lalu saat pesawat landing pukul 12.49 WIT  dan menyentuh Bandara  sempat bergelombang dua 2 kali dan langsung ke kiri drainase.
“Pesawat terseret sejauh 150 meter, dengan muatan seberat 15.080  kilogram  yang terdiri dari maeubel, gipsum, pipa, semen, matras. Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa,”ujarnya.
Sementara itu Kepala Stasion Manager Tri-MG Jayapura, Ir Andi Raharto membenarkan ini pesawat ini milik Tri-MG  yang mengalami insiden di Bandara Wamena.
“Saya sendiri belum mengetahui penyebab insiden tersebut, nanti tim investigasi dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan  ke Wamena besok. Itu saja yang saya bisa katakan, “ujarnya  saat dihubungi melalui telepon seluler.
Lanjutnya ini sebenarnya bukan kewenangannya, karena yang harus memberikan keterangan ini adalah Kepala Stasion Manager Tri-MG Wamena.
Sementara itu juga, Sekretaris Daerah Jayawijaya, Yohanes Walilo mengatakan Pesawat Tri M.G Asia airlines, baru beroperasi selama seminggu.
"Pesawat yang tergelincir merupakan pesawat pengangkut barang dari Timika menuju Wamena. Jadi baru satu minggu ini beroperasi, namun karena cuaca buruk pesawat tersebut tergelincir dan mengalami kerusakan parah," kata Walilo.
Menurut ia, Tri M.G merupakan pesawat yang digunakan sebagai alat transportasi tol laut yang mengangkut barang-barang kebutuhan masyarakat di wilayah Pegunungan.
"Sudah disetujui dan dibicarakan agar barang dari Surabaya diangkut ke Timika, kemudian ditunjuk dua sampai tiga perusahaan untuk mengangkut ke Wamena, kerjasama dengan Aviasi dalam hal ini Tri M.G," ucapnya.
"Kalau tidak salah selama satu minggu ada berapa ton barang yang di bongkar di Timika," tambahnya.
Kalau program ini lancar, ujar ia, maka akan menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah pegunugan, tidak hanya di Wamena saja.
"Semua barang di turunkan di Wamena, nanti masing-masing kabupaten pemekaran mengambilnya di Wamena, mau pake mobil atau pesawat kecil terserah," katanya.
"Intinya kami punya tujuan itu, barang harus dari Timika atau Jayapura harus ada stok barang di Wamena untuk menjawab kebutuhan di gunung, lebih khusus Wamena," tambahnya. (Ridwan)

Published in Lintas Daerah