Pasific Pos | Headline | Pasific Pos.com

| 19 July, 2019 |

Timika,  Pesawat PK ICK milik Pegasus air service jenis pesawat cessna 208B  mengalami pecah ban sebelah kiri di landasan ujung runway 30 bandara Mozes Kilangin Timika.

Published in Lintas Daerah

Jayapura,-  Lima jenazah korban pesawat AMA Pilatus Porter PK RCX  yang jatuh pada Rabu siang telah berhasil dievakuasi.
Dua jenazah Pilot dan Co Pilot langsung dievakuasi ke Sentani dan 3 jenasah penumpang masih disemayamkan di Rumah Sakit Daerah Wamena.
Menurut perwakilan AMA Aviation kepada pers di Bandara Wamena, proses evakuasi ke empat jenazah berjalan dengan lancar.
Sementara itu menurut Kepala Kantor SAR Jayapura,  Melkianus Kotta bahwa semua proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar dan aman.
"Evakuasi dilakukan oleh Tim ERG dari PT Free Port PK OCE yang di piloti Capt.  Ariel Machmud dan juga Tim SAR yang telah melakukan perjalanan via darat juga telah kembali ke Posko SAR dengan selamat," ujar Melkianus.
Kepala Bandara Wamena,  Rasburhany Umar  mengatakan bahwa rencana Jumat  7 Juli 2017 akan dilakukan acara serah terima  jenazah di RSUD Wamena apabila pihak AMA telah mendapatkan semua data dari pihak keluarga korban.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses Operasi SAR dari awal hingga selesai", tambah Rasburhany.
Pesawat naas ini diketahui mengalami hilang kontak sekitar pukul 11.30 WIT setelah lepas landas dari bandara Wamena. Diketahui pesawat baru teebang sekitar 8 menit dan mengalami troble.
Terhitung 28 jam sejak hilang kontak, seluruh jenasah dapat dievakuasi.
Dari pantauan di lapangan diketahui Kamis  pagi pukul 08.465WIT  Helly Airfast PK-OCE milik PT Freeport Indonesia yang dipiloti oleh Ariel serta membawa 5 Crew evakuasi yang dipimpin oleh Abdulrasid (Leader Resque Timika) terbang dari bandara Wamena menuju lokasi hilangnya kontak pesawat AMA PK-RCX pada koordinat S0410.75 E138 51.45.
Nama Crew helly tersebut antara lain, Aril (Pilot),  Hari (Co pilot),  George Tomkaw (Lood Master) , Ricard Wanggai (Resque) , Koman Mambai (Resque)
 Pukul 09.25 Wit Helly Airfast PK-OCE kembali dari melaksanakan peninjauan lokasi hilang kontaknya pesawat AMA PK-RCX pada koordinat S0410.75 E138 51.45, dengan bahwa lokasi hilang kontaknya pesawat AMA PK-RCX di kampung Wosak distrik Mbua kabupaten Nduga. Dan diketahui lokasi hilang kontaknya pesawat AMA PK-RCX keluar dari jalur/Route penerbangan biasanya Wamena-Derakma,
Setelah melaporkan kepastian lokasi jatuhnya pesawat,  personel Resque Timika menggunakan Helly Airfast PK-OCE  kembali menuju lokasi hilangnya kontak pesawat AMA PK-RCX untuk melakukan evakuasi Korban.
Heli Airfast PK-OCE take off menuju lokasi jatuhnya pesawat di Kampung Wosak distrik Mbua kabupaten Nduga dalam rangka penyerahan bantuan bahan makanan  kepada masyarakat sekitar yang akan membantu evakuasi korban.
Tak lama berselang  Heli Airfast PK-OCE tiba di Bandar Udara Wamena dengan membawa 2 jenazah korban selanjutnya jenazah dimasukkan kedalam peti jenazah, dan dibawa ke rumah RSUD Wamena guna dilaksanakan indentifikasi.
Pukul 13.25 Wit, Heli Airfast PK-OCE kembali membawa dua jenasah lagi.
Dan sekitar pukul 15.00 WIT berhasil mengangkat satu jenasah lagi. Sore kemarin, jenazah Pilot dan Co Pilot pesawat AMA yang jatuh diterbangkan ke Jayapura dengan menggunakan pesawat AMA jenis caravan. (Fani)

Published in Headline

Jayapura,-  Pihak perusahaan penerbangan Associated Mission Aviation (AMA) sudah menemukan lokasi pesawat jenis Pilatus Porter yang dinyatakan hilang kontak setelah beberapa menit terbang dari bandara Wamena.
"Pesawat telah ditemukan di ketinggian 8.500 feets, koordinat S.04 10.75 E. 138 51.45 sekitar 8 NM dari Wamena hearing 230," ujar Direktur AMA Papua Djarot Soetanto ketika dikonfirmasi Rabu (5/7/2017) sore.
Namun belum diketahui kondisi pesawat yang dipiloti Wouter Mulders dengan kopilot Valens Ido Naibaho. Proses evakuasi akan dilanjutkan besok (Kamis) pagi.
"Kami berharap evakuasi dapat dilakukan besok pagi," katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M. Kamal ketika di konfirmasi membenarkan hal tersebut.
Kamal menuturkan, pesawat pilatus PK-RCX di piloti oleh  Wauters Mulder dan di bantu Co Pilot Valens Ido Naibaho. Membawa muatan seberat 703 kg, yang terbagi atas barang 508 kg, dan penumpang 3 orang dengan rute penerbangan Jayapura – Tanime, Tanime – Wamena, Wamena – Darakma, Darakma - Nabire.
“ dari laporan yang saya terima pesawat los kontas setalah delapan menit lepas landas dari Wamena dengan tujuan distrik Darakma Kabupten Nduga sekitar Pukul 11:00 Wit namun sekitar Pukul 11.05 Wit Pilot AMA PK-RCX memberi informasi Kepada ATC Wamena Melalui Radio Untuk Estimasi landing di Darakma Pada Menit 11.25 Wit. Pada pukul 11.08 Wit, ATC Wamena mendengar suara tidak jelas yang berasal dari Radio Pesawat AMA PK-RCX tersebut dan tidak lama kemudian lost kontak,” pungkas Kamal, Rabu (5/7) sore.
Lanjut Kamal untuk penumpang di dalam pesawat sendiri ada lima orang  dimana terdiri dari 3 penumpang dan pilot serta  co Pilot.
“ kami belum terima laporan identitas dari tiga orang penumpang itu, sementara untuk pilot dan co pilot sudah di ketahui,” tuturnya. (Fani/Ridwan)

Published in Headline