Pasific Pos | Ekbis | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Kota Jayapura Mulai Kembangkan Buah Naga

Rabu, 14 Agustus 2019 17:52

 

JAYAPURA - Memikili prospek cerah, pemerintah daerah setempat mulai mengembangkan buah naga seluas empat hektar sebagai penunjang ekonomi.

Published in Kota Jayapura

 

JAYAPURA - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota, Jean Hendrik Rollo mengatakan, pengembangan tanaman sayuran cukup menjanjikan meski terkendala lahan.

Published in Kota Jayapura

 

JAYAPURA - Petani sayur yang sehari-harinya bercocok tanam di Jalan Baru Pasar Youtefa, Kota Jayapura, Papua, memanfaatkan lahan milik orang lain.

Published in Ekonomi & Bisnis

JAYAPURA - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo mengatakan, penggunaan pupuk kimia hanya 40 persen yang diserap tanaman, 60 persen sisanya mencemari tanah, lingkungan, dan pangan.

Published in Ekonomi & Bisnis



Caption foto : saat di wawancara

Laporan : Ramah

JAYAPURA - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo mengatakan, kebutuhan pupuk subsidi di wilayah setempat masih aman berkat penyalurannya yang merata.

"Mekanisme pembagian pupus sudah jelas, yaitu berdasarkan kelompok bukan perorangan," kata Rollo di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (10/7/19).

Kebutuhan pupuk subsidi di Kota Jayapura, lanjut Rollo, tergantung dari luas tanam petani, dan tersedianya pupuk melalui distributor yang mengadakan.

"Petani sendiri yang menebus harga ke pengencer atau toko dan pupuknya dibawa sendiri sama yang bersangkutan tanpa ada perantara," jelasnya.

Meski demikian, dikatakan Rollo, untuk bisa mendapatkan pupuk subsidi, petani terlebih dulu membuat surat pengadaan, lalu ditanda tangani ketua kelompok dan lurah.

Kemudian surat tersebut di kirim ke Dinas Ketahaman Pangan dan Pertanian Kota Jayapura untuk dilakukan rekapitulasi dengan tujuan pupuk yang diberikan sesuai kebutuhan.

"Baru dibuatkan Surat Keputusan Gubernur untuk disampaikan ke Kementerian Pertanian dan kementetian melimpahkan ke BUMN untuk pengadaan pupuk," tuturnya.

Published in Kota Jayapura

MERAUKE,ARAFURA,-Ketua KTNA Kabupaten Merauke, Slamet Purwadi mengemukakan bahwa mimbar sarasehan memang sudah diatur dalam ADRT KTNA sehingga tidak ada rapat atau musyawarah namun yang ada hanyalah rembuk dimana KTNA bertemu dengan pemerintah dalam sebuah wadah yang disebut mimbar sarasehan. Sejumlah permasalahan dapat disampaikan dalam sarasehan ini namun harus secara rasional dan benar-benar terjadi. Pihak pemerintah juga akan memberikan tanggapan dan pendapat terkait dengan masalah yang disampaikan petani serta mencari solusi terbaik.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,-Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merauke, Ir.Daniel Hiariej mengemukakan bahwa selama ini benih padi tidak pernah didatangkan dari luar Merauke karena benih dari luar perlu melalui tahapan uji adaptasi terlebih dahulu. Pasalnya benih dari luar belum tentu cocok di daerah ini. Tidak semua benih yang cocok di daerah lain dapat cocok di Merauke. Misalnya saja jika di daerah lain dapat menghasilkan 5 ton beras maka belum tentu di Merauke hasilnya sama.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Kampung  Padang Raharja Distrik Malin, Sutarjo mengemukakan bahwa  untuk Kampung Padang Raharja komoditi yang paling unggul adalah beras sedangkan untuk buah-buahan dan palawija tidak terlalu menonjol karena lebih mengandalkan musim tadah hujan sehingga lebih unggul untuk komoditi beras. Untuk palawija hanya beberapa persen saja dan hanya sebagai tumpang sari. Jenis padinya juga bermacam-macam dan memang berkualitas.

Published in Papua Selatan

Jayapura - Kementerian Pertanian RI (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) mendorong pertumbuhan ekonomi pertanian di Papua lewat akselerasi ekspor produk pertanian, khususnya kopi asal Wamena. Nilai ekspor produk non migas bidang pertanian dari Jayapura pada tahun 2018 mencapai Rp. 35,6 M, sedangkan hingga Maret 2019 ekspor sudah mencapai 29,1% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp. 10,3 M. "Dengan upaya yang ada, bersama pemerintah Papua, kami yakin target ekspor bisa dua kali lipat dari tahun sebelumnya," kata Ali Jamil saat lakukan diskusi bersama Gubernur Papua di Gedung Negara, Jayapura (15/4).

Published in Ekonomi & Bisnis

Manokwari, TP – Dalam masa reses Triwulan I Tahun Anggaran 2019, anggota Pokja Agama, Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Herry Rumbin dan 2 anggota Pokja Agama lain telah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf).

Published in Papua Barat

Halaman 1 dari 7