Pasific Pos | Headline | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Jayapura, Lomba renang memperebutkan piala Pangdam XVII/Cendrawasih untuk kategori SD, SMP SMU/SMK digelar dalam rangka HUT ke-55 Kodam XVII/Cendrawasih.

Published in Kabupaten Jayapura

Merauke,- Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.sos  membuka latihan Posko I, Korem 174/ATW bertempat di aula LB Moerdani Korem 174/ATW, Selasa (10/10).

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,- Salah satu agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit ke Kabupaten Merauke adalah membuka kegiatan Gladi Posko 1 Korem 174/ATW yang akan dilaksanakan, Selasa (10/10).

Published in Papua Selatan

Jayapura,- Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George Elnadus Supit memberikan kuliah umum tentang Penanaman Nilai-Nilai Revolusi Mental kepada 133 Madya Praja dan Nindya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kampus IPDN Jayapura, Papua Senin kemarin.      
Dalam kuliah umumnya itu Pangdam menyampaikan, kehadirannya memberikan kuliah umum kepada para Praja IPDN merupakan hal yang penting dan harus dilakukan. Pangdam  mengaku bangga mendapatkan kesempatan untuk memberikan wawasan yang baru kepada Praja IPDN.

Published in Pendidikan & Kesehatan

JAYAPURA,- Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit menerima kunjungan Ketua Keluarga besar FKPPI Provinsi Papua Yan Ayomi dan Ketua GM FKPPI yang diwakili oleh Wakil Ketua GM FKPPI Bakhtiar, Selasa 18 Juli 2017 di Ruang Cycloop Makodam.
Kunjungan ini untuk menyambung silaturahmi antara FKPPI dan Kodam serta membicarakan rencana-rencana yang akan dilakukan oleh FKPPI khususnya dalam menyambut peringatan hari kemerdekaan RI 2017.
Pada kesempatan tersebut Pangdam memberikan beberapa atensi kepada pengurus FKPPI maupun GM FKPPI untuk selalu sinergi dan komunikasi  yang baik untuk mewujudkan tujuan dari organisasi.
“FKPPI merupakan organisasi kepemudaan yang langsung di bawah binaan Kodam, hendaknya berperan aktif dalam segala kegiatan guna membantu kesejahteraan masyarakat dan sebagai  bagian dari komponen bangsa memiliki tanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta bersama-sama ikut menciptakan stabilitas keamanan di wilayah Indonesia,” kata Pangdam.
Lebih lanjut Pangdam sampaikan, Keluarga besar dan GM FKPPI memiliki orang tua yang sudah purnawirawan maupun masih aktif di TNI/Polri. Mereka adalah pejuang bangsa yang seluruh hidupnya dipertaruhkan untuk selalu menjaga keutuhan NKRI. Untuk itu sebagai keluarga besar dan GM FKPPI harus menjadi pelopor dalam merajut kebersamaan serta menjadi perekat persatuan dan kesatuan. Kita menyadari bahwa NKRI terdiri dari berbagai suku agama ras dan golongan atau ditinjau dari segi geografisnya merupakan negara kepulauan terdiri dari berbagai suku, budaya, agama yang berbeda-beda. Namun semuanya menjadi satu dalam Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Pangdam.
Sementara itu Ketua Umum FKPPI Provinsi Papua Yan Ayomi menyampaikan,” Keluarga besar FKPPI akan selalu membangun komunikasi dengan Kodam dalam menjalankan program-program yang akan direncanakan, serta meminta agar Kodam membantu dan mendukung dalam pelaksanaanya.
Sedangkan dari GM FKPPI  menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam yang telah memberikan arahan  dan juga akan selalu bersinergi dengan keluarga besar FKPPI dalam menjalankan program programnya untuk mewujudkan tujuan organisasi dan meminta dukungan Kodam sebagai pembina dalam pelaksanaanya nanti.  Dalam waktu dekat GM FKPPI akan melaksanakan kegiatan seminar dan meminta Pangdam sebagai pembina untuk dapat memfasilitasi.
Sebelum acara di akhiri Pangdam berpesan agar Keluarga besar FKPPI dan GM FKPPI selalu bergandeng tangan dan mengelola organisasi dengan baik demi tercapainya tujuan oraganisasi.
Jangn jadikan perbedaan itu menjadi perpecahan tapi jadikan perbedaan itu suatu keindahan dan jangan ada lagi kesalahpahaman, bila ada masalah selesaikan dengan baik duduk bersama dan Kodam akan mendukung semua kegiatan positif demi kemajuan dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Fani)

Published in Kota Jayapura

Jayapura,- bertempat diruang Toni A Rompis Makodam XVII cenderawashi Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Supit, memimpin serah terima jabatan 11 pejabat dilingkungan Makodam Cenderawasih, Sabtu (15/7) siang.

11 jabatan yang diserah terimakan antara lain, Danrindam dari Kol. Inf. Izak Pangemanan kepada Kol. Inf. Thevi Zebua, Irdam dari Kol. Inf. Irham kepada Kol. Inf. Gabriel Lema, Asisten Operasi Kol. Inf. Rudy Runtunewe kepada Kol. Inf. Sampe Toding, Kakesdam dari Kol. CKM. dr. Iwan Turniawan kepada Kol. CKM. dr. Bambang Cahyono,
Kepala Penerangan Kodam dari Kol. Inf. Teguh Rahadjo kepada Letkol. Inf. M Aidi

Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI George Supit dalam sambutannya mengajak para perwira yang baru masuk dan bergabung di Kodam XVII cenderawasih untuk memahami makna 'Kesatria Pelindung Rakyat' sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas disamping berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan wajib TNI  serta pokok pokok kebijakan pimpinan kodam XVII Cenderawasih.

"Saya berharap dalam sertijab ini dapat disikapi dengan arif dan bijaksana, diikuti tekad yang tinggi untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus, iklas dan tetap semangat dalam melaksanakan tugas sesuai peran dan fungsi masing masing," harap Pangdam Cenderawasih, Mayjen TNI Supit.

Kata Pangdam, dirinya yakin dengan berbekal wawasan dan pengalaman serta kemampuan yang dimiliki pejabat baru mampu mengemban amanah dan tanggung jawab yang dipercayakan sebaik mungkin. Sedangkan kepada pejabat lama diucapkan terima kasih dan penghargaan atas pengabdiannya selama melaksanakan tugas dijajaran Kodam XVII/Cenderawasih.

Ditempat terpisah dalam acara perpisahan bersama Insan Pers Mantan Kepala Penerangan Kodam, Kol. Inf. Teguh Rahadjo mengucapkan terima kasih serta mohon maaf apa bila telah melakukan hal hal yang  berkenan selama dirinya bertugas kepada seluruh awak media yang ada.

"Pada kesempatan ini saya sampaikan terima kasih kepada teman-teman pers, karena selama ini sudah banyak membantu kami dalam menyampaikan informasi kegiatan seputaran Kodam Cenderawasih, kepada masyarakat namun  jika ada kata-kata yang salah ataupun tidak berkenan di hati teman teman , saya minta dimaafkan.," ucapnya.

Sementara Itu, Kepala Penerangan Kodam, Letkol Inf. M Aidi meminta dukungan penuh dari insan pers dengan harapan hubungan yang telah terjalin baik selama ini dengan pimpinan Pendam Cenderawasih sebelumnya bisa terjaga lewat komunikasi dan koordinasi yang lebih baik lagi.

Published in Kota Jayapura

Nabire,- Tiga pasangan calon yang akan mengikuti pemungutan suara ulang (PSU) sepakat untuk menjaga keamanan dan kedamaian di kabupaten Intan Jaya. Kesepakatan ini dituangkan dalam nota kesepakatan yang ditandatangani oleh semua pasangan calon yang hadir.
Penandatanganan ini disaksikan oleh  Wakil Gubernur Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih dan Kapolda Papua.
Wakil Gubernur, Klemen Tinal pada kesempatan ini mengatakan, pertemuan ini  dalam rangka menandatangani kesepakatan menjaga kabupaten Intan Jaya yang aman.
"Kehidupan masyarakat harus diutamakan, jangan korbankan nyawa hanya untuk hal - hal yang tidak ada artinya. Kita semua harus mengawal proses PSU sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku," ujar Klemen Tinal.
Ditegaskannya pula, dalam pemilukada ini tidak ada yang menang maupun kalah dalam proses pemilihan pemimpin daerah karena semua pasangan calon adalah putra terbaik.
Sementara itu Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar berharap agar amanat Mahkamah Konstitusi  tentang PSU di Kabupaten Intan Jaya dapat dilaksanakan dengan demokratis dan mengutamakan kedaulatan rakyat.
"Dalam demokrasi kita semua harus saling menghargai karena setiap individu memiliki hak yang sama dalam menentukan pilihan. Hindari konflik yang dapat menimbulkan korban jiwa, oleh karena itu kami dari aparat keamanan datang ke kabupaten Intan Jaya untuk bersama - sama masyarakat menjaga keamanan di  Intan jaya," ujar Kapolda.
Kapolda berpesan  kepada seluruh pasangan calon bahwa PSU merupakan pesta rakyat, oleh karena itu kami menghimbau agar tidak memberikan instruksi kepada para pendukungnya untuk melakukan tindakan anarkis yang dapat menimbulkan korban jiwa. "Apabila hal tersebut terjadi maka kami dari Kepolisian akan bertindak tegas. Kita tidak ingin masyarakat kabupaten  Intan jaya menjadi korban sia - sia hanya karena pesta demokrasi," ujar Kapolda.
Kapolda menegaskan  bahwa TNI dan Polri akan bersikap netral, kami tidak akan memihak kepada pasangan calon manapun karena kami hanya memihak kepada kepentingan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama pangdam XVII/Cenderawasih , Mayjen TNI George Elnadus Supit menegaskan proses demokrasi adalah pesta rakyat untuk menentukan pemimpinnya, oleh karena itu hindari konflik yang dapat menimbulkan korban dalam masyarakat.
"Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah diprovokasi oleh pihak manapun untuk melakukan tindakan yang merugikan orang lain," ujar Pangdam.
Pangdam mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama sama membangun Kabupaten Intan Jaya menjadi lebih maju demi masyarakat yang sejahtera. (Fani)

Published in Headline