Pasific Pos | Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

Ormas Wajib ‘Kantongi’ SKT

Selasa, 08 Mei 2018 21:08

MERAUKE,ARAFURA,- Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) wajib memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, sehingga semua Ormas terdaftar di pusat. Itu dilakukan dengan adanya perubahan terkait dengan Ormas.

Published in Papua Selatan

SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar kegiatan pembinaan Organisasi Perempuan, di Hotel Ratna Indah, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (27/9/17).

Published in Kabupaten Jayapura

JAYAPURA, - Pemerintah Kota Jayapura mengajak seluruh organisasi ummat islam di Kota Jayapura agar saling bersinergi untuk satu suara.

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, mengatakan agar sesuai visi misi Pemkot Jayapura dalam lima tahun ke depan, yaitu menjadikan kota Beriman (bersih, indah, aman, nyaman), maju, mandiri, sejahtera dan berkearifan lokal.

"Organisasi islam dan pemerintah harus saling bersinergi untuk menciptakan rasa aman," kata Rustan dalam acara Silaturrahim Pemerintah Kota Jayapura Bersama Organisasi Muslim di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (8/7).

Sebagai orang yang berpotensial, menurut Rustan, masing-masing organisasi bisa memberikan informasi dan pengarahan kepada ummat dalam organisasi.

"Harus satu komunikasi dalam menjaga keamanan, ketertiban tanpa ada benturan yang menimbulkan peristiwa yang tidak diingikan," kata Rustan.

Dengan tema " Merajut Potensi Ummat Muslim di Kota Jayapura", acara ini sekaligus dirangkai dengan berdialog untuk saling memberikan masukan dan saran demi kebaikan bersama.

Adapun yang menjadi fokus dari kegiatan ini diantaranya, penanganan kuburan nafri, pemberian bantuan, umroh, haji, kebersihan dan keamanan.

Ketua NU Kota Jayapura, ustadz Kahar Yelipele, mengaku menyambut baik pertemuan dimaksud karena bisa mengetahui berbagai permasalahan serta cata penyelesaiannya.

"Saya baru pertama kali ikut kegiatan seperti ini. Ke depan agar melibatkan seluruh masjid untuk rapat guna menghindari paham radikal," kata Kahar. (Ramah)

Published in Kota Jayapura