Pasific Pos | Papua Barat | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

SENTANI - Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si memimpin rapat evaluasi kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura, yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Kamis (11/12/17).

Published in Kabupaten Jayapura

JAYAPURA, - Kepala Bagian Hukum Kota Jayapura Makzi L. Atanay, meminta kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Kota Jayapura agar merealisasikan Peraturan Daerah (Perda) sesuai dengan fungsinya.

Published in Kota Jayapura

Jayapura,- Pemerintah Kota Jayapura gelar Monitoring Meja Program Dan Kegiatan Pembangunan Tri Wulan III Tahun Anggaran 2017, Selasa (17/17/17) bertempat di Gedung GSG Kantor Walikota Jayapura.

Published in Kota Jayapura

Jayapura,- Walikota Jayapura, Dr.Benhur Tomi Mano, MM meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jajaran Pemerintah Kota Jayapura yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik agar tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat pada hari Sabtu.

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA, - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, akan melakukan perubahan pada organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura untuk memaksimalkan anggaran.

Published in Kota Jayapura

SENTANI – Kepala Badan Pengelolah Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jayapura, Subhan, SE. MM. berharap semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, dapat mempercepat pengelolaan anggaran yang sudah diserap dari Dana Alokasi Umum (DAU), Otonomi Khusus (Otsus) dan juga Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Karena ini mengganggu pelaporan kita ke pemerintah pusat. Untuk itu, demi memperlancar laporan, saya berharap penyerapan anggaran dari dana DAU, Otsus dan DAK, yang sudah dikelolah oleh masing-masing OPD, dapat dipercepat,”ujar Subhan ketika diwawancarai diruangnya, Selasa (18/7) Kemarin.
Menurut Subhan, nantinya akan ada ketentuan dari pemerintah pusat untuk men-deadline setiap daerah yang penyerapan anggaran rendah.
“Kedepan, apabila penyerapan anggaran kita rendah, maka DAU kita akan dikurangi. Oleh sebab itu, saya berharap sekali kepada seluruh OPD untuk mempercepat pengelolaan anggaran,”imbuhnya.
Dikatakan Subhan, untuk saat ini penyerapan anggaran di triwulan pertama ini, baru mencapai 27 dan ini masih tergolong rendah.
Namun, sambung Subhan, Ia juga memaklumi karena semua masih dalam tahap pelelangan terutama Fisik.
“Ya, mudah-mudahan semua OPD bisa mempercepat pengelolaan anggaran. Sehingga tidak berdampak pada pelaporan terlebih pada DAK kita kedepan,”tukasnya. (Jems)

Published in Kabupaten Jayapura

SENTANI - Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku, SP, MM, mengakui bahwa untuk bisa mensukseskan sektor pertanian, khususnya tanaman pangan dan holtikultura tidak mungkin hanya mengandalkan kerja dari Dinas TPH.
"Pemerintahan Kabupaten Jayapura dibawah kepemimpinan Bupati Mathius inikan lebih banyak program-programnya. Hampir semua OPD diingatkan atau ditugaskan untuk bekerja secara tim dan juga harus saling berintegrasi. Tapi terkadang ego sektoral masih terjadi. Nah, untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat, saya ingin mengajak seluruh OPD untuk membuang ego sektoral sehingga program yang diinginkan bupati dapat tercapai dan terlaksana,"ajak Kadis TPH Kabupaten Jayapura, Adolf Yoku, SP, MM, usai kegiatan Sosialisasi Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Organik, di Aula Gedung D, Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Selasa (11/7) kemarin.
Kita di Dinas TPH tidak bisa berjalan sendiri, maka itu kita harus lakukan koordinasi yang baik dengan lintas sektor, bekerjasama dengan semua pihak (instansi) terkait, sambung dia.
Kadis Adolf mencontohkan, ketika pihaknya berbicara soal tanaman padi pasti membutuhkan lahan yang jelas. Jika lahan baru atau belum dicetak itu harus terlibat beberapa OPD seperti Ketahanan Pangan, Lingkungan, PU, kemudian Pertanahan dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung.
Hilangkan egoisme sektoral, kami di Dinas TPH sendiri tidak bisa menyelesaikan masalah. Kami harus selalu bersinergi dengan OPD terkait lainnya baik OPD Ketahanan Pangan, Disperindag dan PU. Yang ada hanya misi bapak Bupati, kami hanya pembantu Bupati, kata Adolf Yoku.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, bahwa dengan danya langkah sinergi yang baik tersebut, maka target peningkatan produksi pertanian akan terealisasi dengan baik.
Kita atau OPD terkait harus duduk bersama-sama untuk saling bekerjasama dengan berintegrasi guna sukseskan sektor pertanian tersebut, ucapnya.

Published in Lintas Daerah

Manokwari, – Dibalik perolehan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Papua Barat.
Pemerintah Daerah (pemda) Manokwari masih harus menyelesaikan rekomendasi temuan atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Manokwari yang harus diselesaikan.
Untuk itu, Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan menekankan semua pimpinan OPD dan bendahara harus menemui BPK untuk mengklarifikasi temuan yang disampaikan.
“Kalau ada panggilan dari BPK, tolong datang ke BPK untuk berikan klarifikasi,” tekan Demas pada apel gabungan, Senin (3/7).
Bupati bahkan menegaskan, akan mengeluarkan disposisi merah untuk mendorong OPD bersangkutan memberikan klarifikasi ke BPK.
“Saya pernah instruksikan lewat disposisi merah juga ada yang tidak datang, kalau tidak datang berarti tidak mau bekerja disitu dan saya tidak kompromi, kalau melawan saya tidak hadir tahu dirilah,” imbuhnya sembari barharap menjadi perhatian semua OPD. [SDR]

Published in Papua Barat