Pasific Pos | Edukasi | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

Manokwari, TP – Minyak Pandemor khas Biak yang dijual Teba Rumere di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, diklaim memiliki banyak khasiat.

Published in Papua Barat

 

JAYAPURA, - Setelah dilarang peredaran obat Albothyl oleh Badan Pengawan Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Kota Jayapura perketat penjualannya.

Published in Pendidikan & Kesehatan

Manokwari, TP – Masyarakat di Kabupaten Manokwari diwajibkan mengonsumsi obat pencegah penyakit Kaki Gajah selama 5 tahun berturut-turut. Sebab, Provinsi Papua Barat merupakan wilayah endemik nyamuk penyebar penyakit Filariasis (Kaki Gajah) dan Malaria.

Published in Papua Barat

JAYAPURA, - Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura bersama sejumlah pemangku kepentingan melakukan penandatanganan dukungan dan komitmen dalam aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat di Kantor BPOM Jayapura, Rabu (4/10/17).

Published in Pendidikan & Kesehatan

Jayapura,- Pasien pengguna Kartu Papua Sehat maupun BPJS Kesehatan diimbau untuk membawa surat rujukan jika berobat ke rumah sakit,  tanpa adanya surat rujukan mak tak bisa mengajukan klaim biaya pengobatannya.
Direktur RSUD Jayapura, drg Josef Rinta,M.Ke, mengatakan, sangat penting untuk diketahui oleh pasien, bahwa untuk berobat ke RSUD Jayapura, pasien diharapkan untuk membawa rujukan, hal ini harus jadi perhatian bagi pasien KPS maupun pasien BPJS kesehatan, karena jika tidak membawa rujukan bakal dilayani sebagai pasien swasta.
“Setiap pasien yang berobat ke RS Dok II diharapkan membawa rujukan dari rumah sakit rujukan dari puskesmas, hal ini penting bagi pasien pengguna Kartu Papua Sehat maupun BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Dikatakan, sesuai dengan komitmen RSUD Jayapura, untuk melayani pasien-pasien, maka RSUD Jayapura sebagai rumah sakit rujukan nasional pada prinsipnya memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien-pasien rujukan.
“Kita selalu pro aktif dalam melayani pasien pasien yang menggunakan  Kartu Papua Sehat (KPS), oleh sebab itu kami mengharapkan dukungan dari rumah sakit rujukan regional maupun pemerintah untuk memberi perhatian serius,”katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg Aloysius Giyai,MKes mengharapkan masyarakat perlu untuk menfaatkan pelayanan kesehatan dasar seperti puskemas, karena saat ini puskesmas sudah mampu memberikan pelayanan dengan baik, ketika tidak bisa terlayani dengan baik baru bisa dirujukan ke pusat layanan kesehatan selanjutnya yakni rumah sakit rujukan regional.
“Memang kalau semua mau ke RSUD Jayapura, saya pikir ini masyarakat jangan salahkan rumah sakit kalau rumah sakit penuh, karena memang tingkat kunjungan pasien meningkat, oleh sebab itu masyarakat perlu juga memanfaatkan pelayanan kesehatan dasar,”tuturnya.
Dirinya juga meminta kepada pasien rujukan untuk tidak lupa membawa rujukan ketika berobat ke RSUD Jayapura, karena memang rujukan sangat penting untuk mendapatkan pelayanan baik untuk pasien rujukan KPS maupun BPJS Kesehatan. (Bams)

Published in Pendidikan & Kesehatan