Pasific Pos | Info Papua | Pasific Pos.com

| 20 August, 2019 |

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua menyambut baik dan memberi apresiasi atas penandatangan nota kesepahaman antara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan Pemerintah Provinsi dan sejumlah Universitas di Jayapura.
Ini menunjukan keseriusan BMKG meningkatkan sumber daya manusia di Tanah Papua di bidang Pendidikan  Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.
Secara khusus yang akan didik adalah putra putri terbaik asli Papua, sebagaimana kita ketahui bersama sangat minim orang asli Papua latar belakang pendidikan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.
Demikian penegasan Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli  Gubernur Bidang  Pemerintahan, Politik dan Hukum Simeon Itlay pada acara penandatangan nota kesepahaman antara BMKG dan Pemprov Papua dan Universitas di Fave Hotel Jayapura, Selasa (11/07/2017) kemarin.
“Harapan pemerintah daerah agar kerja sama ini akan terjadi dengan bak, dan membawa perubahan yang lebih maju di Tanah Papua,” ujarnya.
Dikatakan, putra putri Papua yang dididik dan dititipkan kepada BMGK diharapkan dapat menjadi tenaga handal yang mampu memberikan informasi cuaca di daerah sesuai dengan penempatan masing-masing.
“Kami juga memberikan apresiasi bagi para Rektor Universitas yang ada di Jayapura yang telah mengambil bagian dalam proses pendatanganan nota kesepamahan ini,” ujarnya lagi.
Dijelaskan, fenomena perubahan cuaca di Papua ini sangat signifikan berubah sangat cepat dan sangat mempengaruhi jalur penerbangan dan pelayaran. Yang terbaru, beberapa hari lalu pesawat Pilatus milik perusahaan penerbangan AMA hilang dalam jalur penerbangan antara Wamena-Darakma.
Oleh karena itu, sebagai persyaratan KNKT bahwa setiap bandar udara wajib diberikan informasi cuaca penerbangan yang dikeluarkan oleh BMKG.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura Slamet Suyitno Raharjo, mengatakan tercatat empat universitas di Jayapura yang diajak dalam penandatanganan nota kesepahaman tersebut.
"Keempat perguruan tinggi tersebut yakni Universitas Cenderawasih, Yayasan Pendidikan Islam (Yapis), Ottow Geissler serta Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ)," katanya lagi.
Slamet menambahkan dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada kedua pihak seperti mengembangkan kualitas sumber daya manusia BMKG, melakukan riset serta penelitian yang bermanfaat pada bidang meteorologi, klimatologi dan geofisika di Tanah Papua. (Bams)

Published in Info Papua