Pasific Pos | Ekbis | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

Jayapura, - Salah satu agen minyak tanah yang resmi di Kabupaten Mimika dibawa naungan CV. Fifa milik pengusaha Papua, Ibu Lisbeth Bleskadit datang mengadu ke DPR Papua.

Published in Ekonomi & Bisnis

Harga Minyak Tanah di Pengecer Naik

Rabu, 16 Januari 2019 08:29

Bintuni, TP – Harga minya tanah ditingkat pengecer mengalami kenaikan. Sebelumnya dijual Rp.8 000 per liter, namun karena stok terbatas, sehingga harganya naik menjadi Rp.9.000.

Published in Papua Barat

 

JAYAPURA, - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kota Jayapura, melakukan pendataan ulang kepada pemilik pangkalan minyak tanah.

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA, - Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, mengigatkan kepada Pertamina di Papua agar segera menertibkan penyaluran minyak tanah karena masih ditemukaan kelangkaan.
"Apakah mampak dari perkembangan penduduk, atau kurangnya pemasokan sehingga terjadi antrian," kata Rustan di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (6/7).
Berdasarkan laporan warga, kata Rusta, banyak antrian warga pada agen-agen minyak tanah di Kota Jayapura pada saat hati-hari tententu.
"Ada keluhan dari masyarakat terkait distribusi agen minyak tanah. Saya minta Pertamina segera mengecek ini. Tolong di cek kebenarannya. Informasi yang kami terima agen meinyak tanah melakukan distribusi ke industri," kata Rustan.
"Catat jumlah penyalurannya dan distribusi sehingga bisa mencegah antrian dan kekurangan mintak tanah," tambah Rustan.
Selain itu, Rustan juga mengigatkan kepada Pertmina di Papua agar menertibkan harga minyak tanah sehingga tidak perbedaan harga dengan daerah lainnya khususnya di Papua.
Serang penjual minyak tanah di Pasar Entrop Jayapura Jainudin, mengatakan tidak terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis mintak tanah.
"Memang sempat langka untuk mendapatkan minyak tanah tapi sudah stabil. Harga minyak yang satu jerigen ukuran lima liter saya jula Rp40 ribu, kalau ada yang borong saya kasi Rp35 per jerigen. Satu liternya saya jual Rp8 ribu, ambil di distributor Rp5 ribu per liternya," kata Jainudin. (Ramah)

Published in Ekonomi & Bisnis