Pasific Pos | Papua Selatan | Pasific Pos.com

| 17 August, 2019 |

Jayapura, - Anggota DPR Papua, Yonas Alfons Nusy menegaskan, secepatnya pihaknya akan menyampaikan aspirasi masyarakat adat Malind kepada Ketua DPR Papua yang kemudian dilanjutkan ke Presiden RI.

Published in Sosial & Politik

MERAUKE,ARAFURA,-Ketua Pemuda Marind, Fransiskus Ciwe mengemukakan bahwa pada dasarnya Pemuda Marind mendukung jalannya pemerintahan sekarang begitu pula dengan semua kebijakan yang dikeluarkan. Salah satunya terkait dengan pelantikan 834 pejabat eselon 2,3 dan 4 beberapa waktu lalu yang sangat diapresiasi oleh Pemuda Marind oleh sebab itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemda karena pelantikan tersebut dinilai sudah mengakomodir seluruh kelompok masyarakat khususnya orang asli Papua.

Published in Papua Selatan

Pemuda Malind Tolak Penerimaan CPNS Online

Rabu, 26 September 2018 13:30

MERAUKE,ARAFURA,- Puluhan pendemo yang tergabung dalam organisasi kepemudaan, menyampaikan aspirasinya agar penerimaan CPNS dilakukan secara manual bukan melalui jalur online. Dalam aksinya, mereka menolak keras penerimaan CPNS secara online di Papua.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,- Kepala Distrik Malind, Dominggus Benamen mengatakan penggalian pasir secara terus menerus bisa menyebabkan abrasi dan akses jalan rusak, sehingga masyarakat juga mengalami kendala dalam beraktifitas sehari-hari.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,- Pemuda Malind mendorong terbentuknya asosiasi Calon Anggota Legislatif (Caleg) Papua yang akan berlaga dalam Pemilu Legislatif (Pileg) Tahun 2019 mendatang. Pembentukan asosiasi dilaksanakan di Ruang rapat Kantor Bappeda dan Litbang Kabupaten Merauke, Rabu (24/1) petang.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,- Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan bertepatan dengan moment peringatan Hari Jadi Kota Merauke adalah parade Lima ‘Raja Tifa’. Parade tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat Malind dengan menampilkan lima sub suku yang ada di Tanah Malind.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,- Nuansa peringatan Hari Jadi Kota Merauke ke 116 Tanggal 12 Februari 2018 dipastikan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk Tahun ini, peringatan lebih difokuskan untuk bagaimana mengangkat adat dan budaya masyarakat Malind. Kendati demikian, etnis-etnis yang lain juga tetap dilibatkan untuk ikut memeriahkan.

Published in Papua Selatan

2018, Asrama Putra Malind Operasional

Kamis, 14 Desember 2017 02:54

MERAUKE,ARAFURA,- Asrama Putra Malind (Aspuma) telah dibangun sejak Tahun 2012 lalu. Pengerjaan kini telah mencapai 80 persen, sehingga diperkirakan Tahun 2018 Aspuma  akan diresmikan. Pada Bulan Februari akan dilakukan pendaftaran siswa baru dan akan diterima sebanyak 40 siswa.

Published in Papua Selatan

Proses Hukum Harus Tetap Dijalankan

Senin, 27 November 2017 23:14

MERAUKE,ARAFURA,- Tokoh Masyarakat Malind, Drs. Johanes Gluba Gebze, meminta proses hukum terkait meninggalnya Izak, warga Kampung Woner, Distrik Kimaam harus tetap dijalankan. Dengan begitu, maka siapa yang terbukti bersalah bisa mempertanggungjawabkan secara hukum.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,- Bupati Merauke, Frederikus Gebze,SE,M.Si mengatakan dalam pengisian jabatan struktural di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pihaknya telah memberdayakan anak-anak Malind untuk bisa menduduki berbagai posisi yang ada mulai dari jabatan sekretaris, kepala bidang sampai kepala seksi.
“Saya berdayakan anak-anak Papua. Saya memberdayakan anak-anak asli Malind dari semua totem, sub suku yang ada di Merauke,”tegas Bupati di sela-sela rapat dengar pendapat dengan DPRD di Ruang Sidang Dewan, Selasa (4/7).    
Menurut Bupati, langkah ini dilakukan sebagai bentuk keberpihakan dan perlakukan khusus kepada anak-anak asli Malind sebagai pemilik tanah ini. “Kalau kita mengikuti seluruh ketentuan, perundang-undangan yang diberlakukan Komisi ASN, dari enam ribu pegawai yang ada di Merauke, orang Papua hanya seratus delapan puluh sampai dua ratus, mau dapat jabatan apa?,”ujar Bupati.
Karena itu, kata Bupati, anak-anak asli Papua harus diberdayakan sehingga tidak menjadi ‘bom waktu’ dan ini juga telah disampaikan langsung ke Komisi Aparatur Sipil Negara. Ia juga menyayangkan jika ada yang mengatakan bahwa pemerintah tidak memberikan kesempatan kepada anak-anak Papua dalam jajaran birokrasi di lingkungan pemerintah Kabupaten Merauke. (Suyatmadi)

Published in Papua Selatan