Pasific Pos | Headline | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

SENTANI – Pemungutan Suara Ulang (PSU) diwilayah Kabupaten Jayapura, yang direncanakan penyelanggaraannya pada Rabu (9/8) mendatang, diharapkan untuk tidak boleh terulang kedua kalinya.
Harapan tersebut disampaikan oleh Ondoafi Bambar, Origenes Kaway, S. Th, dan juga, sebagai anggota Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Jumat (14/7) Kemarin, di Café Kedai Kopi Kampoeng Sentani, Kabupaten Jayapura.

baca juga, Lima Kandidat Kabupaten Jayapura, Harus Siap Menang Dan Kalah

Menurut Origenes, dasar dilakukannya PSU bukan karena kesalahan masyarakat tapi kesalahan Oknum penyelenggara.
“Maka dari itu, setelah penyelenggaraan PSU Agustus mendatang, tidak boleh lagi kesalahan kedua kalinya yang bisa menyebabkan PSU. Karena sebelumnya, pada (15/2) bulan lalu, masyarakat sudah memberikan hak suaranya. Untuk itu, PSU tidak boleh lagi dilakukan,”harapnya.
Lebih lanjut pinta Origenes, seluruh elemen di Kabupaten Jayapura harus menjaga netralitas didalam pelaksanaan PSU ini
“Baik itu, ASN, TNI-Polri terlebih kepada tokoh adat dan masyarakat adat untuk bermain secara professional karena peran penting, terletak dipundak masyarakat adat. Di PSU nanti, adat akan menentukan nasib serta jati dirinya juga nasib rakyat selama lima tahun kedepan. Jika salah memilih, maka akan menjadi korban,”jelasnya.
“Dan Ingat, pilihlah pemimpin terbaik, yang sudah menyatakan keberadaan masyarakat adat, dan yang kualitasnya sudah terbukti dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura,”sambungnya.
“Supaya, pilihan yang sudah kita berikan melalui PSU ini, tidak menjadi perjuangan yang sia-sia tetapi menjadi pilihan yang mempunyai nilai kontribusi tinggi untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jayapura lima tahun kedepan,”tutup Origenes.

Published in Sosial & Politik

SENTANI – Penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Jayapura, yang rencanya diadakan pada Rabu (9/8) mendatang, terus mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Kali ini, perhatian terkait pelaksanaan PSU Kabupaten Jayapura datang dari pengakuan Ondoafi Bambar, Origenes Kaway, S. Th yang juga sebagai anggota Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), wilayah Dapil I Provinsi Papua.
“Yang menjadi perhatian saya pada PSU nanti, adalah komitmen dari lima (5) Kandidat yang maju dalam Pilkada Kabupaten Jayapura. Dimana, saya berharap mereka bisa menjaga komitmen yang sudah mereka nyatakan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jayapura belum lama ini, untuk siap menang dan siap kalah,”ungkap Origenes menanggapi pertanyaan awak media cetak dan elektronik, terkait pelaksanaan PSU di Kabupaten Jayapura, Jumat (14/7) Kemarin, di Cafe Kedai Kopi Kampoeng, Sentani.
Kata Origenes, Ia tidak mau hasil PSU kembali diprotes oleh empat kandidat yang nantinya kalah dalam pelaksanaan PSU. Karena sebelumnya mereka (Kandidat) sudah berkomitmen untuk siap menang dan siap kalah.
“Maka dari itu, saya himbau, empat kandidat yang nantinya kalah dalam PSU, untuk siap menerima kenyataan serta menerima kandidat yang keluar sebagai pemenang ,”imbuhnya.
Sebagai kandidat, ujar Origenes harus bersikap sebagai seorang pemimpin untuk menerima semua kenyataan yang terjadi dalam pelaksanaan PSU.
Apabila PSU selesai dilaksanakan, kemudian dari lima kandidat yang maju masih ada yang melakukan protes, tegas Orgenes, akan berhadapan dengan seluruh elemen yang ada di Kabupaten Jayapura.
“Jika dari lima kandidat ini ada yang melakukan protes dengan melakukan gerakan tambahan, maka saya berharap semua elemen masyarakat seperti paguyuban, tokoh adat, agama juga masyarakat, melakukan perlawanan terhadap kandidat tersebut,”harapnya.
“Karena saya tidak mau masyarakat Kabupaten Jayapura diberikan pembelajaran berpolitik yang tidak baik. Oleh sebab itu, harus kita lawan,”tegasnya.
Ia menuturkan, ketika proses PSU selesai dilaksanakan, ya sudah, selesai.
“Kalau ada yang rebut-ribut, mari kita semua hadapi dia. Biarkan penegak hukum berjalan dengan caranya dan kita masyarakat berjalan dengan gaya serta caranya kita, agar dia mengerti bahwa kita tidak mau Kabupaten Jayapura di kacaukan oleh calon pemimpin yang tidak bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,”terangnya.
Ditambahkan Origenes, nggak mungking lima kandidat yang maju dalam Pilkada Kabupaten Jayapura terpilih menjadi pemimpin.
“Pasti dari lima kandidat hanya satu yang akan dipilih oleh masyarakat. Untuk itu, sekali lagi saya berharap kepada lima kandidat yang akan maju bersaing, berdirilah sebagai calon pemimpin untuk siap menerima segala keadaan. Berani maju, berani mundur dan harus berani pula mengatakan hormat kepada pemenang,”tandas Origenes

Published in Headline