Pasific Pos | Papua Barat | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Ransiki, TP - Meskipun jumlah pegawai yang hadir saat apel gabungan di lapangan Garuda Ransiki kemarin tidak sebanyak dengan jumlah yang tertera dalam absen di semua SKPD, Wakil Bupati Manokwari Selatan (Mansel), Wempi Welli Rengkung saat memimpin apel tetap memberikan apresiasi dan mendoakan pegawai baik PNS maupun yang masih berstatus kontrak dan honorer yang rajin karena telah membantu roda pemerintahan di Mansel berjalan baik.

Wempy Rengkung, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pagawai yang mempunyai tekat kuat untuk selalu mengabdi dan siap membantu pimpinan SKPD dalam pekerjaannya. Untuk itu, Ia memotivasi agar semangat pegawai yang telah hadir apel dipertahankan dan lebih ditingkatkan.

Sementara bagi pegawai yang tidak ikut apel, Wempy Rengkung berharap pada apel berikutnya hadir dalam apel gabungan. “Sekali lagi saya meminta agar semua pimpinan SKPD bisa melihat stafnya masing-masing karena yang tau itu adalah pimpinan SKPD,” jelas Rengkung.

Menurutnya, jika pegawai yang aktif mengikuti apel mencapai 80 persen, Ia optimis semua pekerjaan di kantor akan lebih mudah dilaksanakan. Namun, jika jumlah pegawai yang hadir ikut apel di masing-masing SKPD hanya 50 persen, pastinya pekerjaan kantoran tidak berjalan baik.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati, Wempy Welly Rengkung juga meminta doa seluruh pegawainya untuk 14 pimpinan SKPD yang tengah berjuang untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018.
Wempy Rengkung, yang lebih dulu merasakan asam garam di dunia birokrasi memahami bagaimana kerasnya untuk memperjuangkan DAK. Maka itu, mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Manokwari masa kepemimpinan Bupati Dominggus Mandacan meminta seluruh pegawainya ikut mendoakan para pimpinan SKPDnya yang sedang berjuang di Bandung dan Jakarta.

“Saat ini mereka sedang koordinasi di Jakarta dan Bandung mengenai tugas-tugas pelaksanaan pembiayaan dari dana alokasi khusus daerah, makanya hari ini cuma beberapa pimpinan SKPD saja yang hadir. Saya berharap apa yang dikoordinasikan bisa membuahkan hasil demi kemajuan kabupaten Mansel,” kata Wempy Rengkung.

Bagi pegawai yang pimpinan SKPDnya sedang memperjuangkan DAK, diminta tetap berkantor agar bisa melayani masyarakat. Ia berharap, tujuan pembentukan Kabupaten Mansel dalam memperpendek rentang kendali pelayanan dari pusat ke daerah bisa tercapai dengan pelayanan yang diberikan setiap pegawai kepada masyarakat di 6 distrik di Mansel.

“Selain gaji yang kalian terima, sekali lagi saya meminta agar semua pegawai bekerja sesuai dengan tugas yang telah diberikan oleh masing-masing kepala seksi. Karena yang di lakukan oleh pimpinan SKPD saat ini semata-mata untuk kesejatehraan masyarakat,” tukasnya seraya meminta seluruh staf agar saling mendukung.

“Berikan pelayanan yang baik kepada public dan bagaimana pembangunan fisik bisa dinikmati masyarakat. Jangan sampai ada pertanyaan dari masyarakat, apa yang dikerjakan pemerintah selama ini, maka itu kita harus selalu rajin melayani masyarakat,” kata Wempy mengakhiri arahannya. [LIO-R3]

Published in Papua Barat