Pasific Pos | Kriminal | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

JAYAPURA,- Menjelang pesta demokrasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif tanggal 17 April 2019, prajurit Lantamal X memantabkan latihan PHH guna mengantisipasi gangguan dan ancaman yang mungkin terjadi.

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA,- Komandan Lantamal X Brigjen TNI ( Mar) Nurri Andrianis Djatmika memimpin Pengukuhan Wakil Komandan Kolonel Laut (P) Eko Wahyono,S.S., bertempat  di Aula Samudera Loka Mako Lantamal X Senin (04/03/2019).

Published in Kota Jayapura

 

JAYAPURA - Lantamal X Jayapura punya parameter untuk memdeteksi pergerakan kapal yang hendak melakukan kejahatan di laut seperti penyeludupan narkoba dan ilegal fishing.

Published in Kota Jayapura

 

JAYAPURA - Dalam rangka patroli untuk memantau area teritorial di laut khususnya Jayapura, Lantamal X Jayapura mendatangkan KRI Albakora - 867, Kamis (16/8/18).

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA,- Dua unit Sea Rider dengan Tim VBSS (Visit Board Search Seizure) Lantamal X terpaksa melumpuhkan pergerakan dan menangkap speedboat yang dikendarai oleh orang tak dikenal (OTK) dari PNG karena tidak menghiraukan isyarat bendera dan komunikasi dan berusaha melarikan diri dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim VBSS Lantamal X, Selasa, (16/01/2018).

Published in Kota Jayapura

Jayapura,- Jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI AL X (Danlantamal X) Jayapura secara resmi diserahterimakan.

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA,- Dalam rangka memperingati HUT TNI Angkatan Laut 10 September serta menyambut HUT TNI ke-72 yang jatuh ditanggal 5 Oktober mendatang, Lantamal X Jayapura menggelar Shooting Competition Lantamal Cup Tahun 2017 yang diikuti ratusan atlet penembak di Kota Jayapura, Selasa (19/9/17).

Published in Olahraga

Jayapura,- Tim EFQR-X Lantamal X Jayapura menggagalkan upaya penyelundupan komoditi buah pinang dan kulit buaya yang diangkut dengan menggunakan Speed Boat dan hendak dibawa masuk dari Vanimo, Papua New Guinea (PNG) ke Jayapura,  Jumat (07/07/2017) lalu.
Danlantamal X yang diwakili oleh Wadanlantamal X Kolonel Laut (P) Rakhmawanto, S.E. dalam keterangan pers di kantor Satkamla Lantamal X, Porasko, Jayapura, Sabtu (08/07), mengatakan, penangkapan Speed Boat yang diawaki oleh 4 (empat) warga negara PNG ini berawal dari informasi dari Tim Intelijen Lantamal X yang melaporkan adanya upaya pelanggaran di laut berupa penyelundupan berbagai macam komoditi dari Vanimo ke Jayapura.
“Begitu mendapat informasi tersebut, Dansatkamla Lantamal X Mayor Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban langsung mengerahkan anggota menggunakan Sea Rider dan memerintahkan KAL Lakahia I-10-01 yang sedang melaksanakan patroli Ops. Pamtas RI-PNG untuk bergerak menuju perairan di Utara Pantai Hamadi.
Pada pukul 17.30 WIT (07/07) Tim EFQR-X berhasil menangkap kapal sasaran yang memuat 10 karung buah pinang dan 70 kg kulit buaya tanpa dilengkapi dokumen,” ungkap Wadanlantamal X.
Karena upaya penyelundupan ini melanggar peraturan Karantina Pertanian dan Perikanan, maka kasus ini akan dilimpahkan kepada pihak Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas I Jayapura serta Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura,” tambah Dansatkamla Lantamal X.
Kegiatan gelar barang bukti sekaligus pelimpahan penyidikan tindak pidana penyelundupan komoditi buah pinang dan kulit buaya dilaksanakan di kantor Satkamla Lantamal X, Porasko, Jayapura.
Hadir dalam kegiatan ini, Wadanlantamal X Kolonel Laut (P) Rakhmawanto,SE., Dantim Intel, dan Dansatkamla Lantamal X, Kepala KP2BC Tipe Madya Pabean C Jayapura, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jayapura, Kepala BKIPM Kelas I Jayapura, dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura. (Erna)

Published in Kriminal

Jayapura,- Prajurit Lantamal X melaksanakan giat bersih-bersih pantai di area sekitar Monumen Tank Pasukan Pendarat Sekutu peninggalan Perang Dunia II di Pantai Hamadi Belakang Mako Lantamal X, akhir pekan kemarin.
Kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah nafas bagi seluruh prajurit Lantamal X Jayapura, mengingat lokasi pantai Hamadi tidak jauh dari Mako Lantamal X, sehingga menjaga kebersihan pantai menjadi kewajiban dan merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan oleh para prajurit.
Selain itu, Lantamal X juga memiliki kebanggan tersendiri karena di pantai Hamadi tersebut terdapat Monumen Tank Pasukan Pendarat Sekutu pada masa Perang Dunia II.
Komandan Lantamal X yang diwakili oleh Wadan Lantamal X, Kolonel Laut (P) Rakhmawanto, S.E. mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai ini dilaksanakan karena kepedulian prajurit Lantamal X akan kebersihan dan keindahan laut serta untuk mengenang sejarah masa lampau yang tersimpan di Pantai Hamadi.
Karena pantai ini merupakan lokasi pendaratan tank pasukan Sekutu pada tahun 1944. “Pantai ini menjadi saksi bisu saat pasukan Sekutu menghadapi pasukan Jepang yang menguasai sebagian besar wilayah Pasifik,” ujarnya.
Lebih lanjut Wadan Lantamal X mengatakan, apabila pantai bersih dan indah, pasti akan menarik masyarakat Jayapura dan wisatawan untuk berkunjung ke pantai Hamadi. ”Tidak hanya untuk menikmati indahnya suasana pantai yang teduh, tetapi juga mengetahui sejarah tentang Perang Dunia II di masa lampau”, ujarnya.
Wakil Komandan Lantamal X berharap, terutama kepada masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah kelaut terutama sampah-sampah plastik, mengingat plastik sulit terurai.
Sebelum melaksanakan giat bersih-bersih pantai, seluruh prajurit Mako Lantamal X melaksanakan apel pagi di dermaga Talud Mako Lantamal X yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian sektor pembersihan, mulai dari ujung Utara sampai dengan batas komplek Angkatan Laut Hamadi di sisi Selatan Pantai Hamadi Jayapura.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Wadan Lantamal X Kolonel Laut (P) Rakhmawanto, S.E., Asrena, Asops, Aspers dan Aslog Danlantamal X, Kadis/Kasatker Lantamal X, para Perwira serta seluruh prajurit dan ASN Mako Lantamal X dan prajurit Yonmarhanlan X.
Dalam sejarah Perang Dunia II tercatat, pasukan Sekutu di bawah komando Jenderal Douglas MacArthur yang terkenal dengan strategi _Island Hoping_ (Loncat Katak) untuk mengalahkan bala tentara Jepang, melaksanakan pendaratan di Jayapura pada tanggal 22 April 1944. Strategi pendaratan tentara Sekutu dibagi menjadi dua daerah pendaratan, yaitu di daerah Teluk Tanah Merah (Depapre) dan daerah Teluk Humbold (Hamadi), yang lebih lanjut dikenal dengan _“Nijptangbeweing”_ atau gerakan tank yang akan menjepit pusat kekuatan udara Jepang terbesar di Asia Tenggara yang berada di Sentani. (Erna)

Published in Kota Jayapura