Pasific Pos | Kriminal | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Jayapura,- Tim EFQR-X Lantamal X Jayapura menggagalkan upaya penyelundupan komoditi buah pinang dan kulit buaya yang diangkut dengan menggunakan Speed Boat dan hendak dibawa masuk dari Vanimo, Papua New Guinea (PNG) ke Jayapura,  Jumat (07/07/2017) lalu.
Danlantamal X yang diwakili oleh Wadanlantamal X Kolonel Laut (P) Rakhmawanto, S.E. dalam keterangan pers di kantor Satkamla Lantamal X, Porasko, Jayapura, Sabtu (08/07), mengatakan, penangkapan Speed Boat yang diawaki oleh 4 (empat) warga negara PNG ini berawal dari informasi dari Tim Intelijen Lantamal X yang melaporkan adanya upaya pelanggaran di laut berupa penyelundupan berbagai macam komoditi dari Vanimo ke Jayapura.
“Begitu mendapat informasi tersebut, Dansatkamla Lantamal X Mayor Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban langsung mengerahkan anggota menggunakan Sea Rider dan memerintahkan KAL Lakahia I-10-01 yang sedang melaksanakan patroli Ops. Pamtas RI-PNG untuk bergerak menuju perairan di Utara Pantai Hamadi.
Pada pukul 17.30 WIT (07/07) Tim EFQR-X berhasil menangkap kapal sasaran yang memuat 10 karung buah pinang dan 70 kg kulit buaya tanpa dilengkapi dokumen,” ungkap Wadanlantamal X.
Karena upaya penyelundupan ini melanggar peraturan Karantina Pertanian dan Perikanan, maka kasus ini akan dilimpahkan kepada pihak Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas I Jayapura serta Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura,” tambah Dansatkamla Lantamal X.
Kegiatan gelar barang bukti sekaligus pelimpahan penyidikan tindak pidana penyelundupan komoditi buah pinang dan kulit buaya dilaksanakan di kantor Satkamla Lantamal X, Porasko, Jayapura.
Hadir dalam kegiatan ini, Wadanlantamal X Kolonel Laut (P) Rakhmawanto,SE., Dantim Intel, dan Dansatkamla Lantamal X, Kepala KP2BC Tipe Madya Pabean C Jayapura, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jayapura, Kepala BKIPM Kelas I Jayapura, dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura. (Erna)

Published in Kriminal