Pasific Pos | Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 19 July, 2019 |

JAYAPURA, - Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar rapat pembentukan tim Kota Cerdas, di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Kota Jayapura, Rabu (5/7).
Rapat pembentukan Kota Cerdas ini dihadiri Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, Kapolres Jayapura Kota AKBP Tober Sirait, Sekda Kota Jayapura R.D Siahaya, pihak perbankan, perhotelan, dan sejumlah tamu undangan.
Walikota Jayapura Dr. Benhur Tomi Mano, MM ketika di temui sejumlah wartawan seusai rapat mengatakan, hari ini kita melakukan sosialisasi tentang smart city atau Kota cerdas.
Dikatakan, Kota Jayapura merupakan salah satu kota di Indonesian yang terpilih sebagai kota cerdas dan di Indonesian hanya ada empat kota cerdas yaitu Kota Bandung, Depok, Surabaya dan Jayapura.
Kenapa Kota Jayapura masuk Kota Cerdas? karena kita sudah melakukan beberapa kriteria yang sangat mendasar.
“Tahun ini kita hanya melanjuti dan perlu ada dukungan dari semua elemen yang ada di jajaran Pemerintahan Kota Jayapura,” ujarnya.
Lebih lanjut Pria yang sering di sapa BTM menjelaskan untuk ditetapkan sebagai Kota Cerdas semuanya itu dinilai dari lima kali mendapatkan piala Adipura dan tahun ini mendapat Adipura yang keenam
Untuk segi penataan Kota, Pemerintah Kota telah menatah lingkungan ini secara baik yaitu bersih, hijau dan regulasi-regulasi yang mendukung tentang penataan lingkungan di Kota Jayapura  
Dari segi keamanan, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Jayapura Pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp 2,5 Milyar setiap tahunnya
Ditambah pembangunan 12 pos TNI/Polri dan satu pos lalulintas serta kami juga membantu memberikan Kapolres dan Dandramil kendaraan operasional. “Di tahun ini kita akan melakukan patroli garnisum dimalam hari,” tegasnya
Dari segi pelayanan Publik Kota Jayapura sudah mengunakan sistim IT di beberapa instansi yang berhungan dengan kebutahan masyarakat Kota Jayapura.
Sedangkan dari segi pendidikan, Kota Jayapura merupakan Kota yang kedua setelah Jogja yang sudah melakukan sistim pendidikannya berbasis IT
Dari beberapa kriteria diatas Kota Jayapura sudah ada pada level ini maka itu kami membuka akses lagi untuk pelayanan ini kedepan lebih terpadu perlu di dukung oleh BUMN, BUMD, Pertamina, Telkom. Oleh karena itu, kami mengundang mereka pada hari ini dan ternyata mereka setujuh dengan hal ini. Pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Jayapura, Binton Nainggolan, mengatakan pembentukan kota cerdas ini  berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Indonesia tentang Smart City, yang intinya e-govermet.
"Kota Cerdas ini berkearifan lokal, yang terbagi dua yaitu lembaga adat dan agama. Dasar hukum pembentukan ini dikenal ekosistem ilmu komunikasi smart city," kata Binton.
"Untuk mengarah smart city butuh proses dan dilakukan secara bertahap. Kami berbasis pada kearifan lokal. Pembentukan Kota Cerdas ini tak lepas dari tiga fungsi pelayanan Pemkot Jayapura, yaitu pelayanan, pengaturan dan pengawasan," kata Binton.
Dengan begitu, Pemkot Jayapura mengajak masyarakat khususnya bagi Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah agar ikut berpartisipasi, ikut memiliki dalam membangun Kota Jayapura. (Erna)

Published in Kota Jayapura