Pasific Pos | Lintas Daerah | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Dandrem 172 Turun Ke Sawah

Rabu, 05 Juli 2017 15:53

Wamena - Komandan Korem (Dandrem) 172/PWY Kolonel Inf Boni C. Pardede tampak turun ke sawah menanam padi. Aksi penanaman perdana padi di kampung Siepkosi Distrik Siepkosi Kabupaten Jayawijaya ini dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Di kampung Siepkosi tersebut memiliki lahan pertanian seluas 68 hectar lahan yang  berhasil digarap oleh Babinsa dan kelompok tani.
Dalam kesempatan ini Danrem menyampaikan bahwa sudah menjadi tugas dan tanggung jawab TNI meminimalisir beban dari masyarakat, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan untuk upaya program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya melihat kondisi wilayah Kabupaten Jayawijaya, jenis tanaman yang diupayakan oleh TNI di distrik ini bisa bermacam-macam. "Kita coba dulu padi kalau tidak bisa akan kita coba dengan tanaman lain seperti jagung, hipere. Semoga padi ini berhasil dan harapannya kedepan semua lahan ini dapat segera digarap", ungkapnya.
Ketua kelompok tani kampung Siepkosi, Jhoni Siep menyampaikan pihaknya sangat membutuhkan logistik dan juga beberapa alat untuk mendukung selama bertani di kampung Siepkosi ini
"Kami disini mempunyai beberapa kendala, namun kami sangat percaya bahwa kedepan kami akan dibantu dengan logistik dan juga alat pertanian", ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Bupati Kabupaten Jayawijaya, Drs. Tunggal Wisono memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh Danrem. "Mudah-mudahan kedepan dengan adanya penanaman perdana ini memberikan motivasi kepada kelompok tani untuk bekerja lebih keras. Koordinasi kami dengan lintas sektor akan lebih baik dan saya berharap segala kekurangan-kekurangan yang ada akan dilakukan evaluasi secara berjenjang sehingga bisa terpenuhi dengan baik" ujarnya.
Untuk alat yang dibutuhkan oleh petani pihaknya menyampaikan akan segera menyalurkan barang tersebut sesuai kebutuhan mereka sedangkan untuk alat yang  belum ada akan dikordinasikan kepada SKPD terkait. (Fani)

Published in Lintas Daerah