Pasific Pos | Papua Barat | Pasific Pos.com

| 26 May, 2019 |

Syukuran HUT ke-10 KNPI Papua Barat

Jumat, 25 Mei 2018 03:20

Sius Dowansiba Tegaskan Tidak Ada Dualisme di Tubuh KNPI

 

Manokwari, TP – Hari jadi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Barat ke 10 pada tahun ini mengingatkan dan menjadi momentum bagi seluruh pemuda Papua Barat untuk lebih solid dan kembali bersatu membangun Papua Barat, terlebih khusus seluruh pengurus KNPI Papua Barat agar lebih aktif beraktifitas di Gedung Pemuda KNPI Papua Barat.

Published in Papua Barat

JAYAPURA, - Mantan bendahara KNPI Kabupaten Lanny Jaya Aminastri Kogoya bersama pemuda lainnya meminta Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya agar menghentikan dana bantuan Musyawarah Cabang (Muscab) karena terjadi dualisme panitia Muckab KNPI setempat.

Published in Lintas Daerah

Jayapura,- Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Papua menggelar kegiatan olah raga Turnamen Futsal dan Yosim Pancar dalam rangka memperingati HUT KNPI ke 44 tahun 2017.

Lomba Futsal dan Yosim Pancar akan berlangsung dari tanggal 14 sampai 23 Juli 2017 bertempat di Mega Futsal  Abepura Kota Jayapura. Sementara Yospan akan berlangsung di halaman kantor Gubernur Dok II Jayapura.

Ketua DPD KNPI Papua Max Olua mengatakan bahwa kegiatan kita ini dalam rangka HUT KNPI ke 44 tahun 2017, dan kegiatan kegiatan positif seperti olahraga harus dilakukan. Dan Futsal salah satu cabor yang akan dipertandingan pada PON XX di Papua.

Oleh karena itu, club jangan hanya menganggap futsal ini sebagai ajang untuk mencari juara, tapi tunjukan permainan yang baik dan menghibur. Selain itu juga untuk menjalin silaturrahmi antar pemuda.

Max Olua menambahkan, Yosim pancar merupakan tarian budaya orang Papua. Oleh karena itu wajib bagi orang Papua terus melestarikan budaya Yosim pancar di bumi cenderawasih.

Pada kesempatan itu, Ketua KNPI Pusat Rivai Darus dalam arahannya mengatakan Yospan dan futsal sudah menjadi olahraga yang digemari oleh masyarakat Papua.

Dengan demikian, olahraga futsal yang akan menjadi cabor pada PON XX tahun 2020, tugas KNPI untuk menyiapkan pemuda Papua untuk menjadi atlet yang terbaik, guna memperkuat tim futsal Papua di PON tahun XX nantinya.  "sepak bola dan futsal harus kita juara di PON, kita tuan rumah PON, dua cabor ini harus kita raih medali emas," tukasnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa yang mewakili Gubernur ketika membuka kegiatan HUT KNPI mengatakan, Papua harus bangkit.

Menurutnya, pemuda akan mudah meraih prestasi tanpa minuman keras dan narkoba. “Pemuda hebat tanpa miras dan narkoba,” imbuhnya.

Dikatakan, KNPI Papua harus menjadi rumah untuk pemuda Papua, jaga pemuda Papua dari bahaya narkoba dan lainnya. "Pesan saya pemuda jangan merusak diri dengan miras, tapi jadilah pemuda yang punya prestasi dan membanggakan Papua di tingkat Nasional melalui olahraga," bilangnya.

Frangklin Wahei  selaku ketua panitia menyampaikan bahwa turnamen futsal tersebut diikuti oleh 108 tim futsal di wilayah Kota Jayapura dan sekitatnya. Sementara lomba yospan akan diikuti oleh 27 tim, namum panitia masih membuka pendaftaran untuk lomba yospan sampai tanggal 18 Juli mendatang.

Franglin menambahkan total hadia yang akan diperebutkan tim yospan dan futsal sebesar Rp 120 juta dengan rincian juara pertama Rp 15 juta, juara kedua Rp 13 juta, juara ketiga Rp 11 juta, juara harapan pertama 9 juta, harapan dua Rp 7 juta dan harapan tiga Rp 5 juta.
 Masing-masing tim pemenang berhak mendapatkan piala tetap, piagam penghargaan.

Published in Kota Jayapura

Bintuni, - Ketua KNPI Kabupaten Teluk Bintuni, Edison Orocomna mengaku dirinya sudah seminggu ini memonitor situasi dan kondisi perkantoran dan Kantor Bupati Teluk Bintuni yang terlihat sepi.
Dari hasil pengamatannya, sebut Orocomna, sebagian besar pegawai tidak masih kantor  saat Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw tidak berada di tempat.
“Kondisi seperti ini masih terbawah dari kebiasaan sebelumnya. Sehingga saya meminta kepada Bupati agar membuat penegasan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemda Teluk Bintuni, agar pegawai meningkatkan kedisiplinannya,”kata Orocomna kepada Tabura Pos di kantor Bupati Teluk Bintuni, Kamis (6/7).
Dikatakannya PNS atau ASN kewenangannya berada di bawah kendali Sekda, sehingga dirinya berharap Sekda tidak ragu dan bimbang dalam mendisiplinkan pegawai.
Selain melihat tingkat kedisiplinan PNS yang dinilai kurang, Orocomna mengaku heran setelah melihat ada banyak pegawai honorer yang bekerja di kantor. [ABI-R5]

Published in Papua Barat