Pasific Pos | Info Papua | Pasific Pos.com

| 23 May, 2019 |

Jayapura, - Sebagai rasa bangga dan terima kasih kepada gereja Katolik yang telah berperan dalam pembangunan di Papua, Klemen Tinal memberikan bantuan sebanyak 200 juta bagi lima keuskupan yang ada di tanah Papua.

Published in Kota Jayapura

JAKARTA,- Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman melantik Klemen Tinal sebagai Ketum Umum PB PORSEROSI masa bakti 2017 – 2021, bertempat di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Kamis (16/11/17) sore.

Published in Olahraga

JAYAPURA,-  Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan, Staf Ahli memiliki tugas pokok membantu Kepala Daerah dalam memberi saran, pertimbangan dan analisis maupun kajian terhadap penerapan kebijakan maupun pengambilan keputusan sesuai bidang tugasnya.
Namun, seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi serta era globalisasi, peran Staf Ahli dituntut lebih berprestasi dalam mendukung program pemerintah. Dilain pihak, secara khusus turut berperan untuk tercapainya visi dan misi Gubernur menuju Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera.

Published in Info Papua

JAYAPURA,-  Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua diminta membuka peluang lebih luas kepada para pengusaha lokal untuk mengelola tender dengan nilai Rp500 juta di wilayah pesisir dan Rp1 miliar untuk pegunungan.
“Saya harap kepada semua SKPD memberikan kesempatan kepada pengusaha asli Papua atau pengusaha lokal dulu. Sehingga ketika bangun tidur mau datang ke kantor pun kalau ada pekerjaan, yang dipikirkan saudara (Kepala SKPD), pertama saya harus kasih ke orang asli Papua dulu, nanti jika orang asli Papua tidak ada baru kemudian kita cari yang
lain,” ujar Wagub Klemen Tinal pada Rapat Koordinasi dan Pembahasan Pencegahan Korupsi Sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ),  Senin (17/7) kemarin di Jayapura.
Wagub juga mengimbau Kepala SKPD agar tak menganggap remeh kemampuan pengusaha lokal, karena belum tentu penilaian itu benar. “Karena kalau pikiran saudara (Kepala SKPD) berpikir negatif maka semua jadi demikian. Jangan selalu berpikiran apakah pengusaha lokal itu mampu atau tidak. Atau bila dikasih nanti dia pergi jual kepada yang lain”.
Ia menambahkan, jika semua orang asli Papua sudah bekerja maka diyakini tak akan ada lagi perang suku. “Hanya orang lapar yang berani melakukan hal-hal luar biasa (perang suku) karena kondisi seperti itu”.
“Makanya saya katakan hal ini sangat penting sekali untuk kita sampaikan karena bapak-bapak SKPD pemimpin di negeri ini. Gubernur dan Wagub hanya karena jabatan politis. Sehingga di kesempatan yang baik ini sekiranya kita membuat hal-hal yang bermanfaat untuk rakyat,” katanya. (Bams)

Published in Info Papua

JAYAPURA, - Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengapresiasi pelaksanaan Halal Bi Halal yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Papua dan dihadiri oleh jajaran ASN, TNI Polri, dan masyarakat, di  Gedung Olahraga Cenderawasih Jayapura, Senin (10/7).
Mengusung tema "Ciptakan Harmoni Berlandaskan Kasih Menembus Perbedaan, Wujudkan Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera,", Wagub Klemen Tinal menyampaikan makna dari kata Kasih Menembus Perbedaan yang menurutnya memiliki makna yang sangat dalam.  
"Kasih menembus perbedaan adalah bukan kasih yang diberikan antara suku Papua kepada suku Jawa maupun sebaliknya. Tapi kasih dalam konteks Otonomi Khusus yang dimaksud adalah kasih yang kita nyatakan kepada orang yang menyakiti dan mengkhianati kita. Itulah kasih menembus perbedaan, itulah kasih yang sempurna," ujar Wagub
Dikatakan, Provinsi  Papua memiliki jumlah penduduk yang sedikit dari daerah lain di Indonesa. Bahkan orang asli Papua menjadi kaum minoritas. " Namun jika kita bisa menjadi terang bagi Republik ini, itulah kasih sesungguhnya," katanya.
Di kesempatan Halal Bi Halal ini, Wagub mengajak seluruh ASN, TNI Polri dan masyarakat untuk saling memaafkan, dan bersama sama membangun Papua yang luar biasa ke depan.
"Tanah Papua adalah salah satu nikmat yang Tuhan berika. Disaat daerah lain masih tidur, kita di Papua sudah terbangun duluan untuk bertemu dengan Tuhan dalam doa di pagi hari," ucapnya.
Sebagai sebagai Wakil Pemerintah, Wagub menyampaikan bahwa di Papua tidak ada istilah 'Orang Papua' dan 'Orang Pendatang', 'Orang Gunung' dan 'Orang Pantai.
"Kita semua yang ada di Papua adalah orang Papua. Cuma asalnya kita ada yang dari Jawa, Maluku, Ambon, ada juga dari Jayawijaya, Serui. Tapi aslinya kita tetap orang Papua. Jangan ada kata pendatang, sebab kalau sudah beranak cucu disini, ya tetap orang Papua. Di Papua, kita tidak boleh hidup seperti air dan minyak. Kita harus hidup berdampingan dan bersama sama membangun Papua," jelasnya panjang lebar.
"Kita harus bersyukur jadi orang Papua yang luarbiasa. Dan penganut Islam di Papua harus menjadi Islam yang Rahmatan lil Alamin (Islam yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta-red),"sambungnya.
Acara Halal Bi Halal ini dihadiri oleh Kasdam Cenderawasih, Brigjen TNI, Herman Asaribab, Wakapolda, Brigjen Pol Agus Riyanto, perwakilan DPRP dan Forkopimda.
Di kesempatan itun Wagub juga menyerahkan bingkisan kepada 10  pondok pesantren dan yayasan  yan gada di kota Jayapura. (Bams)

Published in Info Papua