Pasific Pos | Papua Selatan | Pasific Pos.com

| 21 May, 2019 |

MERAUKE,ARAFURA,-Salah satu isu penting dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan ini adalah ketersediaan data produksi pangan yang obyektif dan akurat agar segala kebijakan yang diambil pemerintah tidak salah sasaran.

Published in Papua Selatan

Siapkan Pangan Lokal Untuk Ketahanan Pangan

Selasa, 12 Desember 2017 18:47

MERAUKE, ARAFURA,-Kepala Dinas Tanaman Pangan Provinsi Papua, Ir.Semuel Siriwa mengemukakan bahwa yang menjadi kata kunci untuk jajaran Dinas Tanaman Pangan yakni bagaimana menyiapkan pangan di daerah kita, baik yang merupakan komoditas nasional maupun komoditas pangan lokal. Jangan cepat puas dengan Raskin yang terus beredar di masyarakat sebab jika suatu saat transportasi sulit atau karena alih fungsi lahan di tempat lain yang semakin berkurang, pasokan beras kurang pasti kita juga akan mengalami kekurangan.

Published in Papua Selatan

Jayapura,-  Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen dengan tegas meminta kepada Dewan Ketahanan Pangan untuk solid menanagani persoalan-persoalan, termasuk bagaimana menyiapkan bahan makanan bagi masyarakat Papua.

Published in Info Papua

Papua Siapkan Pangan Lokal PON 2020

Kamis, 21 September 2017 21:37

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Ketahanan terus berupaya melakukan pembinaan terhadap kelompok wanita tani dalam rangka mempersiapkan olahan pangan lokal untuk PON 2020.

Published in Ekonomi & Bisnis

MERAUKE,- Kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Merauke hingga saat ini masih cukup bagus. Bahkan, kemampuan masyarakat untuk mengakses bahan pangan baik beras maupun jenis pangan lainnya tidak ada masalah.
“Secara umum kondisi ketahanan pangan kita cukup bagus. Kita bisa lihat ketersediaan pangan baik beras maupun non beras,”ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan Kabupaten Merauke, Ir. Bambang Dwiatmoko,M.Si, di Mapolres Merauke, belum lama ini.
Lebih lanjut kata Bambang, dari dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Merauke Bulan Juni 2017 angka inflasi di Merauke cukup rendah. Ini menunjukan salah satunya adalah kemampuan masyarakat mengakses bahan pangan tidak ada masalah.
Kemudian, menurut Bambang, sampai saat ini tidak ada informasi dari lokasi-lokasi baik dekat maupun lokasi atau kampung yang jauh tentang kerawanan pangan. Ini terjadi, selain karena kondisi produksi beras yang mencukupi, juga adanya produksi pangan-pangan lokal.
Sementara itu, terkait dengan peningkatan gizi masyarakat, Bambang mengatakan pihaknya kedepan akan terus berupaya memasyarakatkan keberagaman panga. Jadi, masyarakat jangan tahunya makan kenyang saja tanpa memperhitungkan nilai gizinya. Pasalnya, selama ini konsumsi beras masyarakat Merauke melampui Papua bahkan nasional. Padahal di negara maju, konsumsi beras menurun dan mereka ada subtitusi lain untuk kebutuhan pangan setiap harinya. (Suyatmadi)

Published in Papua Selatan