Pasific Pos | Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

JAYAPURA, - Pemerintah Kota Jayapura akan membuat peraturan pembatasan angkutan umum (taxi) untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan.

"Maksimal 20 tahun. Berdasarkan UU 10 tahun sudah tidak boleh lagi beroperasi," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura Elby Uneputy di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (11/7).

Menurut Elby, banyak kendaraan umum di Kota Jayapura yang sudah tidak layak beroperasi, yang dinilainya menjadi ancaman bagi penumpang dan sopir taxi.

Sebelum memberlakukan aturan ini, pemerintah setempat akan memanggil semua sopir taxi baik pribadi maupun yang tergabung dalam organisasi pengusaha angkutan darat (Organda).

"Peraturan itu harus sesuai kesepakatan bersama sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Elby.

Untuk itu, pihaknya akan selalu rutin melakukan razia berupa pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan izin operasional.

"Bagi pemilik kendaraan yang tidak mengindahkan peraturan, yang nantinya di terapkan, kami memberikan sangsi berupa larangan beroperasi," kata Elby. (Ramah)

Published in Kota Jayapura