Pasific Pos | Papua Barat | Pasific Pos.com

| 17 October, 2019 |

Manokwari, TP – Hans Koromat alias Hans Kopi, terpidana kasus pemerkosaan dan pembunuhan korban bocah perempuan, almarhumah, Hijriani Salsabila (11 tahun), belum dieksekusi.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Terhitung Januari - Juli 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari sudah menerima sekitar 20 surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus perlindungan anak.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari mengadakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanggeng Manokwari, Senin (22/7), dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhiyaksa ke-59.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari dikabarkan belum melakukan pelelangan barang sitaan negara dalam berbagai tindak pidana yang kini dititipkan di Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Manokwari sejak 2017 hingga 2019.

Akibatnya, barang sitaan negara dari berbagai tindak pidana itu, sekarang menumpuk di gudang milik Rupbasan Manokwari dan berpotensi menurunkan nilai ekonomis dari barang-barang tersebut.

Panglima Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat, Ronald Mambeyouw mempertanyakan kinerja Kejari Manokwari lantaran tidak segera melakukan pelelangan terhadap barang sitaan negara yang menumpuk di Rupbasan.

“Yang menjadi pertanyaan besar, kenapa mobil, kayu, BBM, dan barang lain yang merupakan hasil dari kejahatan belum juga dilelang,” tanya Mambeyouw yang ditemui Tabura Pos di Sekretariat Parjal Papua Barat, beberapa waktu lalu.

Diungkapkannya, keterlambatan melakukan proses lelang, tentu akan mempengaruhi nilai ekonomis barang tersebut, sehingga menimbulkan kerugian negara, termasuk menambah beban biaya perawatan atas barang-barang tersebut.

Untuk itu, ia berharap Kejari Manokwari segera melakukan pelelangan sesuai aturan dan waktu yang sudah ditentukan, termasuk melakukan pelelangan secara transparan.

Apabila hal ini tidak segera ditindaklanjuti, Mambeyouw mengatakan, hal itu tentu akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap kejaksaan di Manokwari.

“Kami tidak mencurigai, tetapi jangan sampai nanti ada barang sitaan negara yang dipakai oknum-oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Yang paling rentan mobil dan BBM,” terang Mambeyouw.

Oleh sebab itu, dia meminta Kajari Manokwari dan Kasi Barang Bukti Kejari Manokwari segera melakukan pengecekan barang sitaan negara di Rupbasan Manokwari atau barang yang tersimpan di gudang penyimpanan barang bukti milik Kejari Manokwari.

“Tujuannya untuk memastikan keberadaan dan kondisi fisik barang-barang tersebut, apakah masih dalam kondisi baik dan tidak cacat. Saya ingatkan kembali, jangan sampai ada konspirasi lain yang dibangun di balik lambatnya proses pelelangan ini,” pungkas Mambeyouw. [BOM-R1] 

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas 1 Manokwari belum mengetahui kepastian dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari untuk mengeksekusi 26 ton bahan bakar minyak (BBM) yang dititipkan di Rupbasan Kelas 1 Manokwari.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP - Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan C. Warinussy, SH mempertanyakan keseriusan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manokwari, Tongging Banjar Nahor, SH. MAP dalam melaksanakan pelelangan barang rampasan negara.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Panglima Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat, Ronald Mambeyouw mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari segera melelang barang sitaan negara yang disita dalam beberapa tahun terakhir ini.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP - Dalam rangka melakukan pencegahan dan penegakan hukum terhadap kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) tahun 2019, Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari segera menyasar wilayah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dan Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf).

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari berkomitmen untuk meminimalisir tindak pidana korupsi (tipikor) di wilayah hukumnya.

Published in Papua Barat

Manokwari, TP – Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari sudah melimpahkan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah di Bawaslu Provinsi Papua Barat dengan sumber APBD Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2015 senilai Rp. 3,5 miliar.

Published in Papua Barat

Halaman 1 dari 3