Pasific Pos | Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

 

Caption Foto:  saat diwawancara

Laporan : Ramah

JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) mengeluarkan surat pemberitahuan, yang ditujukan kepada pengunjung dan pedagang di Pasar Regional Youtefa.

Dalam surat pemberitahuan tersebut, ada lima poin yang disampaikan, yaitu dilarang berjualan pinang, dilarang makan pinang, setiap pedagang kios dan los wajib menyediakan tempat sampah, setiap pedagang wajib menggunakan alat timbang, takar, dan ukur, serta dilarang menggunakan kantong plastik.

Kadisperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L.N. Awi menyatakan salah satu poin penting yang perlu diperhatikan pengunjung dan pedagang, yaitu dilarang makan pinang dan jualan pinang ojek (pinang, sirih, dan kapur dalam satu tumpukan isi 2-5 buah) diseluruh pasar di Kota Jayapura sebab langsung dikonsumsi.

"Saya itu kesal, tahun lalu sudah dua kali saya minta teman-teman di Pasar Youtefa untuk melakukan pembersihan, dan pengecetan kembali. Ini kejadiannya sudah dua tahun berturut-turut terjadi," ujar Robert di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (19/7/19).

Diungkapkan Robert, area pasar yang baru di cat, keesokan harinya ludah pinang sudah bertebaran dimana-mana. Bahkan, sementera lagi dilakukan pengecetan, sudah ada lagi ludah pinang.

"Ini kan sangat merugikan kami dan juga pengunjung karena terkesan jorok. Sehingga pasar yang tadinya bersih, menjadi sarang tumpukan pinang, menjadi sarang penyakit baru sehingga membahayakan kesehatan pedagang dan pembeli," jelasnya.

Disperindagkop dan UKM setempat sudah berupaya dengan menyediakan tempat ludah pinang agar, tapi tempatnya diambil dan pasirnya dihambur.

"Sudah empat tahun kami melakukan ini. Maka satu-satunya cara adalah melarang orang makan pinang dalam pasar karena pasar merupakan fasilitas publik yang harus dilindungi oleh pemerintah sebab orang datang ke pasar dari berbagai kepentingan, tegasnya.

Menurut Robert, pasar tetap sebagai fungsinya sebagai tempat jual beli, namun pasar jangan dijadikan sebagai tempat yang bisa merugikan orang lain.

"Orang boleh makan pinang dan jualan pinang ojek di luar pasar tapi tidak dalam pasar. Kami lakukan ini adalah aturan dengan harapan pasar-pasar di Kota Jayapura keluar dari stigma pasar yang kumuh, kotor, menjijikkan, dan jorok," ungkapnya.

Diakui Robert, sebagian besar penjual pinang di Pasar Regional Youtefa mendukung adanya larangan jualan pinang ojek dan makan pinang dalam pasar agar menjadikan pasar yang bersih, nyaman, dan layak dengan harapan bisa menjadi destinasi wisata.

"Kami akan melakukan operasi simpatik berupa himbauan kepada pedagang dan pengunjung di pasar. Kami tidak melarang jual pinang. Pinang, sirih, dan kapur silahkan dijual tapi tidak untuk pinang ojek. Nantinya yang jual pinang itu harus kiloan (dijual terpisah). Kami mau ada komitmen bersama agar pasar bebas dari ludah pinang," jelasnya.

Published in Kota Jayapura

 

JAYAPURA - Setiap tahun pemerintah Kota Jayapura mengalokasikan Rp25 juta melalui dana APBD, untuk mewujudkan kota bersih dan sehat.

Published in Kota Jayapura

Warga Dihimbau Jaga Kebersihan

Selasa, 03 Juli 2018 16:36

MERAUKE,ARAFURA,- Masyarakat Merauke diminta peduli terhadap kebersihan drainase. Pasalnya, menjaga kebersihan merupakan salah satu solusi ampuh untuk mencegah terjadinya banjir.

Published in Papua Selatan

Kebersihan Pantai Buti Memprihatinkan

Selasa, 15 Mei 2018 18:49

“Kami Sudah Bicara Dengan Pihak Angkatan Laut Dan Pihak Perikanan, Untuk Seluruh Kapal Nelayan Diarahkan Masuk Ke Pelabuhan Perikanan,”Ujar Thimotius.

 

MERAUKE,ARAFURA,- Pantai Buti atau yang lebih dikenal dengan Pantai Lampu Satu di Kelurahan Samkai, Distrik Merauke harus dibersihkan. Pasalnya, Pantai Buti merupakan salah satu potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Merauke, sehingga kebersihannya harus dijaga.

Published in Papua Selatan

 

JAYAPURA, - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menghimbau kepada pemilik toko, kios dan mall di Kota Jayapura agar menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya.

Published in Kota Jayapura

 

JAYAPURA, - Dinas Kesehatan Kota Jayapura mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan karena masuk musim penghujan.

Published in Pendidikan & Kesehatan

MERAUKE,ARAFURA,- Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Merauke gencar melakukan pengawasan terhadap warga yang membuang sampah sembarangan, dengan tindakan tegas serta denda sesuai dengan peraturan yang berlaku. Seperti yang terjadi pada Tanggal 21 Maret 2018 lalu di Jalan Cigombong Blorep, salah satu warga tertangkap akan membuang sampah.

Published in Papua Selatan

Manokwari, TP – Mewujudkan program menuju Manokwari Nol sampah, perlu kerjasama, pengertian, dan kesadaran semua pihak. Serta, perlu kesinambungan angara pemerintah dengan instansi lain maupun masyarakatnya.

Published in Papua Barat

SENTANI - Lembaga Missi Reclasseering (LMR-RI) Komando Wilayah (Komwil) Provinsi Papua kembali melakukan kerja nyata bhakti sosial (Baksos) kebersihan di Kota Jayapura, khususnya di Pasar Sentral Hamadi, Jumat (9/3/18) pagi.

Published in Kota Jayapura

 

JAYAPURA, - Anak-anak sekolah dasar (SD) kelas 4 dan 6 Nurul Huda II Yapis Jayapura melakukan long march mensosialisasi kebersihan lingkungan, Sabtu Pagi (10/3/18).

Published in Kota Jayapura

Halaman 1 dari 3