Pasific Pos | Kriminal | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

JAYAPURA,-  Kapolres Jayapura Kota, AKBP Marison Tober Sirat memberikan apresiasi atas penyampaikan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano dimana akan memberikan Hadiah sebesar Rp 25 juta kepada warga Kota Jayapura apabila berhasil menangkap Pelaku Pencurian disertai Kekerasan (curas) atau Jambret yang kian meresahkan warga Kota Jayapura belakangan ini.

Published in Kota Jayapura

Jayapura,- Pemberantasan perjudian togel yang kian marak ditengah-tengan masyarakat menjadi intensitas pihak kepolisian Polres Jayapura Kota.

 Hal ini disampaikan Kapolres Jayapura Kota, AKBP Marison Tober Sirat melalui periwra Urusan Humas Polres Jayapura Kota ketika ditemuai di Mapolres Jayapura Kota, Rabu (12/7).

Dirinya menuturkan hingga saat ini pihaknya terus berupaya memberantas perjudian togel yang marak di tengah-tengah masyarakat, mulai dari pengecer hingga Bandar besar yang ada di kota Jayapura.

“Judi togel ini memang sudah merak bahkan mewabah di masyarakat sehingga kami intes dalam memberantas, buktinya beberapa hari lalu kita sudah menangkap pengecer togel yang berjaualan di depan Hotel Yasmin dan saat ini pelaku tersebut masih dalam proses pemeriksaan Sat Reskrim Polres Jayapura Kota,” jelasnya apda Awak Media.

Sementara masih maraknya peredaran Togel yang menjadi penyakit masyarakat, dirinya akan terus memberikan intensitas  serta penegakan hukum yang tegas agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang lain.

“Yang masih berjualan di pinggir jalan ini memang susah, karena mereka tidak memiliki otak, kita juga terus berupaya setiap harinya untuk mengamankan bandar togel, untuk bandar besarnya sendiri kami masih melakukan penyidikan guna membongkar otak di balik peredaran judi togel,” jelasnya.

Dirinya menghimbau agar masyarakat lebih dewasa untuk menanggapi hal seperti permainan judi togel agar tidak merugikan diri sendiri.

Published in Kriminal

JAYAPURA,- Anggota Polres Jayapura Kota berhasil menggerebek sebuah Rumah yang di duga sebagai tempat pengomplosan Minuman Kersa Oplosan bermerek, di jalan jalan baru Pantai Enggros lorong Bar Vista Kelurahan Entrop distrik Jayapura Selatan, Senin (3/7) lalu.
Dari hasil penggeledahan Anggota Polres Jayapura Kota berhasil mengamankan barang bukti berupa 105 botol minuman keras Oplosan jenis Black Label, 16 botol civas, 70 botol kososng merek Red Label, 31 botol kosong merek dos kosong, delapan buah tutup botol civas,  tiga botol kosong black label, 2 botol kosong civas, 3 botol air mineral yang diduga berisikan minuman oplosan, 3 gelas ukur, 3 sorong, 1 buah jeregen berisikan Alkohol Murni, satu regen berisikan minuman oplosan yang sudah di racik, serta satu buah cool box yang vdiduga sebagai tempat penyimpanan minuman oplosan.
Kapolres Jayapura Kota AKBP Marison Tober Sirat dalam Press konfrens di Mapolres Jayapura Kota dihadapan Para awak media menyebutkan pengungkapan kasus ini ketika ada laporan salah satu warga bernama kiki yang meninggal setelah mengonsumsi minuman keras oplosan tersebut, sehingga pihaknya lakukan penyidikan dan berhasil membongkar kasus pengoplosan minuman keras oplosan bermerek ini.
“kami berhasil mengamankan lima orang yang di duga kuat mengetahui hal tersebut, dan kini kelima orang tersebut masih dalam pengawasn pihak kepolsian Polres jayapura Kota dengan dikenakan wajib lapor, sedangkan untuk pelaku sendiri kami sudah mengetahui identitasny berinisial MA,” pungkasnya akhir pekan kemarin.
Tober menuturkan, kasus pengoplosan minuman keras ini dilakukan pelaku sangat professional dikarenakan kalau di bandingkan dengan minuman aslinya sangat mirip mulai dari kemasan hingga hingga segel botol serta bea Cukainya, selain itu juga pelaku sendiri mpernah bekerja di salah satu bar yang ada di jayapaura sebagai Manager Barthender.
“Kasus pengoplosan minuman keras ini merupakan modus yang canggih dilihat sepintas dan tanpa di ketahui minuman ini mirip dengan minuman asli kerana memiliki lebel dan bea cukai, namun sejauh ini kami masih diuji Balai POM guna , namun dari pengamatan kita di duga alcohol yang dikandung di minuman oplosan itu diatas 30 persen hingga ada korban jiwa, namun kami masih menunggu hasil dari uji labolatorium tersebut,” jelasnya.
Lanjut Tober, kelima orang yang telah diamanakn dan dikenakan wajib lapor tersebut merupakan kelinci percobaan dari pelaku, namun tidak menutup kemingkinan kelima orang yang telah diamankan akan di tetapkan sebagai tersangka apabila ada cukup bukti setelah pelaku MA di tangkap  dan diminta keterangan.
“Diduga kuat pelaku sudah melarikan diri ke luar Papua, namun kami akan mengejar pelaku gunan menangkapnya, pelaku sendiri akan kami kenakan beberapa Pasal termaksud pemalsual Bea cukai. Serat meminta keterangan dari pelaku sejauh mana keterlibatan kelima orang yang sementara dijadikan saksi,” ucapnya. (Ridwan)

Published in Kriminal