Pasific Pos | Lintas Daerah | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Kampung Harapan Akan Jadi Kota Mini

Selasa, 11 Juli 2017 00:02

SENTANI,- Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, akan disiapkan menjadi satu kota mini (kecil) di Kabupaten Jayapura, karena adanya pembangunan fasilitas sarana dan prasarana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 dan juga adanya peningkatan lokasi Festival Danau Sentani (FDS) di Kawasan Wisata Pantai Khalkote.
Demikian diutarakan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, dalam sambutannya ketika menghadiri acara Halal Bihalal yang diadakan oleh Kerukunan Umat Muslim Kampung Harapan, di Mushollah Jabal Nur, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu (8/7) pekan lalu.
Maka dengan adanya fasilitas-fasilitas ini, maka tempat ini (Kampung Harapan) kedepan pasti akan berubah cepat. Kampung Harapan ini akan menjadi satu kota kecil (mini) yang akan mendukung banyak aktivitas yang akan terjadi disini, tuturnya.
Kita diperhadapkan dengan agenda-agenda besar yang akan terjadi di tempat ini, termasuk pelaksanaan PON 2020 dan juga semua fasilitas yang sedang dikerjakan. Karena itu, kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan ucapan terima kasih untuk seluruh masyarakat adat maupun Ondoafi/Khose yang sudah memberikan support dan dukunga untuk lokasi (tempat) fasilitas-fasilitas PON XX ini akan dibangun dan sementara dikerjakan, sambung dia.
Dijelaskan, dengan adanya fasilitas-fasilitas seperti PON dan peningkatan FDS di Kawasan Wisata Pantai Khalkote di Kampung Harapan, maka akan muncul kegiatan-kegiatan pendukung dalam menunjang adanya kegiatan-kegiatan akbar (besar) ini.
Oleh karena itu, kami sebagai pemerintah menyampaikan kepada Ketua RT/RW, Ondoafi, Kepala-kepala Kampung dan juga pihak agama baik masjid maupun geraj harus siap mengarahkan masyarakat, dengan menyampaikan informasi-informasi yang penting, bagaimana kita menjadi bagian dari perubahan ini. Bukan kita menjadi pihak yang mengganggu perubahan-perubahan tersebut, ujarnya.
Jadi, hal ini penting sehingga kita memberikan apresiasi, dukungan dan secepatnya menata tempat ini menjadi tempat yang terbuka. Karena tempat ini berada di jalur jalan utama, maka akan terjadi banyak kegiatan-kegiatan besar di tempat ini. Sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan cepat untuk menyongsong semua situasi tersebut, katanya. (Jems)

Published in Lintas Daerah

SENTANI - Kerukunan Ummat Muslim Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, menggelar acara Halal Bihalal 1438 Hijriyah, pada Sabtu (8/7) pagi lalu sekitar 10.00 WIT.
Acara yang digelar di Mushollah Jabal Nur, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, dihadiri oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, dan istri Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw, S.Pd, yang merupakan Ketua TP-PKK Kabupaten Jayapura.
Selain itu hadir pula dalam acara tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, Kepala Distrik Sentani Timur Steven Ohee, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Jayapura Giri Wijayantoro, sejumlah Kepala OPD di lingkup Pemkab Jayapura, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, majelis taklim serta seluruh masyarakat Kampung Harapan yang memadati pelataran Mushollah Jabal Nur.
Jadi, maksud dan tujuan kita buat acara halal bihalal ini untuk kita menjalin kekerabatan antar ummat beragama yang ada di Kampung Harapan, terlebih khusus untuk kaum Muslimin yang ada disini dan umumnya untuk seluruh warga di Kampung Harapan, jelas Ketua Panitia Pelaksana, Ismail Siga, ST. kepada wartawan usai acara Halal Bihalal, Sabtu (8/7) siang lalu.
Acara halal bihalal ini dihadiri langsung oleh bapak Bupati, juga turut dihadiri bapak Kapolsek Sentani Timur, Kepala Distrik, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jayapura, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan masyarakat Kampung Harapan, tambah dia.
Selain itu, dia mengatakan, bahwa pihaknya mendatangkan seorang muballigqh (ulama) dari Jakarta untuk menyampaikan tentang hikmah dari Halal Bihalal. Bagaimana supaya kita ini bisa saling menjaga kerukunan ummat beragama. Adapun gesekan-gesekan yang terjadi antar ummat beragama itu dilakukan secara individu, karena kita sebagai ummat Muslim (Islam) ini diajarkan oleh Baginda Rasulullah S.A.W. untuk saling berkasih sayang, kata Ismail.
Dengan momen Halal Bihalal ini supaya kita bisa merangkul seluruh stokeholder yang ada di Kampung Harapan, dan umumnya di Distrik Sentani Timur agar kita bisa bahu-membahu untuk bersama-sama mewujudkan dan mendukung apa yang telah diprogramkan oleh Bupati Jayapura seperti pelarangan Miras dan zona integritas kerukunan ummat beragama, sambung Ismail Siga yang juga Ketua Kerukunan Ummat Muslim Kampung Harapan.
Dengan adanya Halal Bihalal ini, Kami sebagai ummat Muslim yang merupakan warga minoritas di Kampung Harapan ini berharap bisa bersama-sama menjalin hubungan baik dengan saudara-saudara kami yang dari Non Muslim, supaya apa yang menjadi cita-cita dan wujud impian daripada impian bapak Bupati ini bisa sama-sama kita laksanakan, tandasnya.
Sementara itu, Bupati Jayapura dalam sambutannya menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan tradisi dan budaya ajang silaturrahmi, khususnya bagi ummat Muslim untuk merayakan kemenangan terutama di Hari Raya Idul Fitri, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Kita juga yang ada di Kampung Harapan, pada saat bulan Ramadhan semua berjalan dalam suasana yang baik, kondusif, aman dan lancar. Oleh karena itu, kita berkumpul dalam suasana seperti ini selain bersilaturrahim, juga menyampaikan syukur kepada Tuhan karena atas semua kebaikan dan rahmat Tuhan. Sehingga kehidupan disekitar kita berjalan lancar serta berjalan baik, kata Mathius.
Walaupun acara Halal Bihalal ini secara spontanitas diselenggarakan, kita sampaikan ucapan terima kasih kepada para spontanitas warga yang menyelenggarakan acara ini. Saya pikir kalau dibentuk panitia pasti bertele-tele, tetapi kalau secara spontanitas pasti cepat dan juga pasti terlaksana. Kita harap kebersamaan ini untuk bisa terus kita ciptakan kondisi yang baik, dimana aktivitas pembangunan bisa berjalan, ucapnya.
Diakhir sambutannya, Mathius atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah Kabupaten Jayapura menyampaikan mohon maaf lahir dan bathin kepada warga yang hadir, khususnya kepada seluruh ummat Muslim Kampung Harapan.

Published in Lintas Daerah