Pasific Pos | Lintas Daerah | Pasific Pos.com

| 20 August, 2019 |

Jayapura, - Legislator DPR Papua dari daerah pemilihan Jayawijaya meminta Pemkab Jayawijaya secepatnya mencari akar masalah dan solusi terkait 12 sekolah di kabupaten itu yang tidak aktif selama beberapa waktu terakhir ini, karena guru tidak di tempat tugas.

Published in Lintas Daerah

JAYAPURA, – Gudang Arsip Kantor Bupati Kabupaten Jayawijaya, Selasa (29/5) dini hari sekitar pukul 02.22 ludes dilahap sijago Merah.

Published in Kriminal

Jayapura,- Di kota Wamena, Bendera Bintang Kejora berkibar di tiga lokasi. Pengibaran bendera Bintang Kejora pada hari Minggu (19/10/17) pagi di lokasi pinggir jalan kampung Walak distrik Asologaima, di depan kantor distrik Piramid dan di kampung Abuneri distrik Piramid.

Published in Lintas Daerah

KPUD Jayawijaya Gelar Jalan Santai

Minggu, 29 Oktober 2017 11:14

Jayapura, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Jayawijaya menggelar jalan santai.

Published in Lintas Daerah

Wamena, Sosialisasi pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) kepada pemilih pemula digelar oleh komisi pemilihan/ penyelenggara umum ( KPU ) di SMA YPPK Santo Thomas Wamena Jln Gatot subroto Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya.

Published in Lintas Daerah

Wamena, Keberhasilan seorang prajurit saat bertugas tak terlepas dari kesejahteraan. "Kalo keluarga prajurit sejahtera ada rumah maka prajurit tersebut akan melaksanakan tugas dengan baik," demikian dikatakan Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf. Lukas Sadipun saat menyerahkan kunci rumah Selasa (25/7) kepada tujuh kepala keluarga.

Published in Lintas Daerah

Wamena, Beras miskin atau yang lebih dikenal dengan sebutan raskin tampak ditunggu tunggu oleh masyarakat.
Demikian yang dirasakan oleh masyarakat kampung Walak Selatan distrik Bugi kabupaten Jayawijaya. Namun sangat disayangkan, beberapa kali proses pembagiannya tidak merata.

Published in Lintas Daerah

WAMENA,- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen,SIP,M.KP mewaliki Gubernur Lukas Enembe, SIP,MH meresmikan Gedung Gereja Kingmi Jemaat Musia, Klasis Baliem Tengah Kampung Walelagama, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (7/07/2017) siang.
Prosesi peresmian Gereja diawali dengan ibadah syukuran yang dipimpin oleh Pdt. Matias Kudiai. Hadir dalam peresmian gereja Kingmi Jemaat Musia, Sekda Kabupaten Jayawijaya Yohanes Walilo, Staf Ahli Gubernur Semeon Itlay, Kepala Dinas Sosial Ribka Haluk, Sekretaris Majelis Rakyat Papua Wosiok Siep, Kadis Perumahan, Kawasan Pemikiman dan Pertanahan Daud Ngabalin, Anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya dan tamu udangan lainnya.
Sekda Papua Hery Dosinaen dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berhasil membangun sarana peribadatan yang cukup besar dan sebagaian anggaran dari swadaya masyarakat.
Ia mengatakan selain memiliki fungsi utama rumah doa, keberadaan gereja juga dapat dimanfaatkan melaksanakan kegiatan kerohanian lain sebagai upaya pembinaan kehidupan umat di lembah Pugima Wamena.
“Atas nama gubernur, saya sampaikan apresiai atas partsipasi aktif masyarakat dan membangun gereja ini, semoga Tuhan sebagai kepala gereja dan leluhur tanah ini membalas semua kerja keras saudara-saudara dengan berkat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sekda mengaku di Negara kita banyak persoalan yang terjadi dan tidak menutup kemungkinan masalah itu akan terjadi juga di Papua. Oleh karena itu, marilah kita sama-sama menjaga Papua sebagai Tanah Damai.
“Sebagai umat beragama, marilah kita memiliki jiwa toleransi dengan sesama, saling menghormati dan kebersamaan sekaligus memberi perhatian dan kepedulia kepada sesama, marilah kita jaga dan pelihara keamanan Papua yang selama ini sudah berjalan dan terjalin dengan baik,’’ ajak Seka mengakhiri sambutannnya.
Sementara itu, Sekretaris Klasis Kingmi Pdt. Matias Kudiai mengatakan, syukur kepada Tuhan karena Gereja Kingmi yang dibangun selama 11 tahun lamanya kita dapat resmikan oleh Sekda Papua.
Oleh karena itu, gereja yang mega dia atas tanah ini menjadi awal kembangkitan pemberitaan injil bagi anak-anak cucu kita di lembah pugima.
Ia berharap, gembala dan jemaat untuk lebih bersemangat lagi dalam pelayanan dan ibadah karena telah didukung dengan sarana dan fasilitas gedung yang memadai. Imbaunya.
Ketua Panitia peresmian Gereja Kingmi Musia Ribka Haluk dalam laporannya mengatakan panitia pembangunan gereja di bentuk sejak 22 Oktober 2002, peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 7 Juli 2006.
Jadi, selama lima tahun itu kita cari dana dengan modal dasar bantuan dari Gubernur Papua Lukas Enembe ketika itu masih menjadi Wakil Bupati Puncak Jaya sebesar Rp 10 juta.  Pembangunan gedung gereja ini selama 11 tahun dan baru diresmikan hari ini,” jelasnya.
Kata Rikba Haluk, pembangunan gedung gereja ini punya nilai sakral, karena terjadi proses perubahan dalam masyarakat di lembah Pugima Wamena.
Selain itu, gedung gereja yang dibangun oleh oleh jemaat sendiri tanpa melibatkan kontraktor maupun tukang bangunan profesional.
Lanjutnya, begitu gembiranya masyarakat dengan peresmian gedung gereja ini, maka masyarakat apresiasikan dengan melakukan bakar batu dengan menyumbang babi sebanyak 385 ekor.
Sementara sumber anggaran pembangunan ini diperoleh dari Gubernur Papua, Pemda Kabupaten Jayawijaya, Bupati Kabupaten Nduga,  Dinas Sosial Provinsi Papua dan dana swadaya jemaat Musia Kampung
Walelagama.

Published in Info Papua

Dandrem 172 Turun Ke Sawah

Rabu, 05 Juli 2017 15:53

Wamena - Komandan Korem (Dandrem) 172/PWY Kolonel Inf Boni C. Pardede tampak turun ke sawah menanam padi. Aksi penanaman perdana padi di kampung Siepkosi Distrik Siepkosi Kabupaten Jayawijaya ini dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Di kampung Siepkosi tersebut memiliki lahan pertanian seluas 68 hectar lahan yang  berhasil digarap oleh Babinsa dan kelompok tani.
Dalam kesempatan ini Danrem menyampaikan bahwa sudah menjadi tugas dan tanggung jawab TNI meminimalisir beban dari masyarakat, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan untuk upaya program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya melihat kondisi wilayah Kabupaten Jayawijaya, jenis tanaman yang diupayakan oleh TNI di distrik ini bisa bermacam-macam. "Kita coba dulu padi kalau tidak bisa akan kita coba dengan tanaman lain seperti jagung, hipere. Semoga padi ini berhasil dan harapannya kedepan semua lahan ini dapat segera digarap", ungkapnya.
Ketua kelompok tani kampung Siepkosi, Jhoni Siep menyampaikan pihaknya sangat membutuhkan logistik dan juga beberapa alat untuk mendukung selama bertani di kampung Siepkosi ini
"Kami disini mempunyai beberapa kendala, namun kami sangat percaya bahwa kedepan kami akan dibantu dengan logistik dan juga alat pertanian", ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Bupati Kabupaten Jayawijaya, Drs. Tunggal Wisono memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh Danrem. "Mudah-mudahan kedepan dengan adanya penanaman perdana ini memberikan motivasi kepada kelompok tani untuk bekerja lebih keras. Koordinasi kami dengan lintas sektor akan lebih baik dan saya berharap segala kekurangan-kekurangan yang ada akan dilakukan evaluasi secara berjenjang sehingga bisa terpenuhi dengan baik" ujarnya.
Untuk alat yang dibutuhkan oleh petani pihaknya menyampaikan akan segera menyalurkan barang tersebut sesuai kebutuhan mereka sedangkan untuk alat yang  belum ada akan dikordinasikan kepada SKPD terkait. (Fani)

Published in Lintas Daerah