Pasific Pos | Headline | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

KPU Intan Jaya Diteror Para Caleg

Senin, 20 Mei 2019 19:44

JAYAPURA,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Intan Jaya menyatakan mendapat ancaman dari para calon legislatif (caleg) maupun para elit politik di daerah tersebut.

Published in Sosial & Politik

NABIRE - Persyaratan seleksi penerimaan CPNS yang sedang berjalan, didasarkan pada UU ASN nomor 5 tahun 2014. Pihak panitia penerimaan hanya melaksanakan seleksi berdasarkan aturan yang sudah ada dari pusat.

Published in Papua Tengah

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui panitia seleksi yang telah dibentuk, melakukan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Seleksi terbuka ini berdasarkan surat Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) nomor B-364/KASN/1/2019 tanggal 31 Januari 2019. Perihal rekomendasi pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemda Intan Jaya. (Baca pengumuman pendaftaran pada halaman dalam media Papuapos Nabire).

Published in Papua Tengah

INTAN JAYA - Bupati Intan Jaya, Papua, Natalis Tabuni, SS, M.Si baru saja menggelar pertemuan di kediamannya dengan Wakil Kapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki.

Published in Papua Tengah

NABIRE - Terkait dengan proses rekrutmen CPNS di Kabupaten Intan Jaya, Gerakan Pelajar Mahasiswa Peduli Kabupaten Intan Jaya (GPMI) se-Indonesia, Kamis (9/5), menyampaikan aspirasinya. Ada sejumlah poin yang menjadi penegasan dari GPMI terhadap proses seleksi CPNS untuk Kabupaten Intan Jaya.

Published in Papua Tengah

Pemkab Intan Jaya Akan Rekrut 407 CPNS

Kamis, 25 April 2019 16:33

SUGAPA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya akan melakukan seleksi penerimaan CPNS formasi umum tahun anggaran 2018. Pemkab Intan Jaya membutuhkan pegawai sejumlah 407 dengan alokasi, 80% alokasi formasi untuk orang asli Papua dan 20% alokasi formasi untuk orang non Papua. Hal ini seperti termuat dalam pengumuman yang disampaikan oleh Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, Selasa (23/4).

Published in Papua Tengah

SUGAPA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Intan Jaya resmi teregistrasi dengan kode RSUD 923 5002 pada SIRS Direktorat Jenderal Yankes Kementerian Kesehatan RI, sejak Rabu (10/4).

Published in Papua Tengah

SUGAPA - Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si menekankan tiga hal penting saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Tahun 2019, pekan lalu di Sugapa. Pertama, para kepala OPD harus proaktif dan tanggap terhadap prioritas pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. Kedua, keluaran dari sebuah kegiatan harus terukur dengan jelas, baik output (hasil) dan juga outcome (manfaatnya). Ketiga, menjalin kerja sama yang baik dengan semua pihak. Serta meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam penyelesaian permasalahan pembangunan.

Published in Papua Tengah

SUGAPA - Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, melakukan kunjungan kerja (kunker) dengan meninjau ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Intan Jaya dengan Kabupaten Paniai.

Published in Papua Tengah

SUGAPA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Tahun 2019 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Intan Jaya tahun anggaran 2020. Musrenbangda dengan tema "Peningkatan akses dan kualitas pelayanan dasar” ini digelar mulai tanggal 4 hingga 5 April 2019, di Sugapa. Musrenbangda dibuka oleh Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si yang diwakili oleh Plt. Sekda Intan Jaya, Markus Airori, S.Sos, M.Si.

Dalam sambutan Bupati Natalis Tabuni yang disampaikan oleh Sekda Markus Airori mengajak semua pihak untuk selalu bersinergi dan berintregrasi melalui program yang telah disepakati bersama. Sebagaimana yang tertuang dalam dokumen RPJMD dan Renstra periode 2017-2022 guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan daerah Kabupaten Intan Jaya yang saat ini dalam kondisi memprihatinkan.

“Saya mengajak semua komponen penyelenggara pembangunan daerah untuk bisa lebih memacu diri masing-masing. Karena tantangan yang akan dihadapi kedepan akan semakin lebih berat dan semakin kompleks,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, penyusunan rencana awal RKPD tahun 2020 yang disusun oleh BP4D berdasarkan dokumen RPJMD dan Renstra OPD. Hal ini akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan Musrenbang RKPD yang dilaksanakan mulai hari ini. Dan ini akan menjadi bahan penyusunan rancangan awal rencana kerja masing-masing OPD untuk tahun  2020.

Bupati menjelaskan, Musrenbang RKPD merupakan rangkaian proses perencanaan pembangunan yang bertujuan untuk membahas rancangan RKPD kabupaten dalam rangka, pertama, menyepakati permasalahan pembangunan daerah. Kedua, menyepakati prioritas pembangunan daerah. Ketiga, menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target serta lokasi. Keempat, penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran prioritas pembangunan provinsi. Kelima, klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten dengan program dan kegiatan kampung yang diusulkan pada Musrenbang distrik.

“Visi kami selaku bupati dan wakil bupati Intan Jaya periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2022 yaitu terwujudnya masyarakat Intan Jaya yang pintar, sehati dan sejahtera, lanjutkan !!! Untuk itu, kepada semua  OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Intan Jaya, agar dapat menyusun program dan kegiatan yang disesuaikan dengan visi dan misi yang telah kami tetapkan,” katanya.

Dikatakan bupati, semua yang telah diraih oleh pemerintah Kabupaten Intan Jaya dalam rangka penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat merupakan hasil dari kerja keras serta kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah Kabupaten Intan Jaya selama ini. Adanya kerusakan bahkan pembakaran infrastruktur pemerintah, merupakan akibat penurunan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah.

 Oleh karena itu, kegagalan dan kurangnya kepercayaan masyarakat yang saat ini kita hadapi hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kinerja yang lebih profesional, disipilin, transparan dan lebih banyak mendengar apa kebutuhan masyarakat yang sesungguhnya. Sehingga dapat meningkatkan kinerja pelayanan aparatur serta meraih kepercayaan masyarakat Intan Jaya yang saat ini membutuhkan pelayanan dan perhatian kita semua.  
Walaupun demikian, kita semua harus menyadari juga bahwa disamping kekurangan tersebut, tentunya masih terdapat berbagai hal yang telah kita buat demi jalannya pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya.  Seperti pelayanan pendidikan dasar, pelayanan kesehatan dan pelayanan  administrasi pemerintahan masih dapat dilakukan meskipun selama ini, sebagian besar perangkat daerah menjalankan aktifitasnya di Kabupaten Nabire.

“Untuk itu saya berharap agar dengan dilaksanakannya Musrenbang di Sugapa, dapat dijadikan momentum untuk kita semua dapat kembali menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya,” harap bupati.

Pada kesempatan itu bupati juga berpesan, berbagai program yang akan dilaksanakan kedepan merupakan suatu hal yang cukup berat. Karena penyelenggaraan pemerintah yang bersih, akuntabel, transparan, dan anti korupsi harus terus ditingkatkan. Dengan tujuan untuk mencapai peningkatkan infrastruktur, kualitas pelayanan dasar, peningkatan ekonomi masyarakat dan menciptakan situasi aman dan nyaman ditempat ini.  Yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pelayanan publik dan mencapai kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Intan Jaya. (ros) 

Published in Papua Tengah

Halaman 1 dari 8