Pasific Pos | Papua Barat | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

JAYAPURA, - Ada banyak film perjuangan yang jadi tontonan wajib bagi siswa, sebagian besar tentang kehebatan perjuangan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Published in Pendidikan & Kesehatan

Ribuan Warga ‘Nobar’ Film G30S PKI

Minggu, 01 Oktober 2017 20:22

MERAUKE,ARAFURA,-Ribuan warga Kota Merauke memadati Taman Mandala Merauke, Sabtu 30/9/17) malam. Kedatangan mereka untuk Nonton Bareng (Nobar) film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S PKI). Selain warga masyarakat, hadir juga pimpinan TNI dan Polri serta perwakilan dari pemerintah daerah.

Published in Papua Selatan

JAYAPURA - Ratusan siswa siswi sekolah tingkat dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA)  di wilayah perbatasan RI-PNG antusias nonton bareng (nobar) film pengkhianatan G 30 S PKI, di aula distrik Muara Tami, Sabtu (30/9) pagi.

Published in Pendidikan & Kesehatan

Jayapura, Instruksi Panglima TNI agar semua jajaran TNI melaksanakan nonton bareng film G30S/PKI mendapat sambutan positif dari semua kalangan. Tak ketinggalan Kodam XVII/Cendrawasih juga menggelar nonton bersama (nobar) di makodam, Jumat (29/9/17) sore.

Published in Kota Jayapura

MERAUKE,ARAFURA,- Lantamal XI menggelar nonton bareng film G30S/PKI, Selasa (26/9) malam. Acara Nonton Bareng (Nobar) dihadiri prajurit Lantamal XI, ASN Lantamal XI serta Keluarga Besar Lantamal XI bersama masyarakat. Kegiatan ini dalam rangka HUT Ke-72 TNI Tahun 2017.

Published in Papua Selatan

Jayapura,- Pemutaran film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) adalah untuk mengingatkan kepada seluruh anak bangsa dan generasi muda, agar jangan sampai peristiwa yang sama terulang kembali karena dampaknya akan sangat menyakitkan.

Published in Pendidikan & Kesehatan

Manokwari,– Masyarakat sangat meminati pemutaran film Gerakan 30 September atau G30S/PKI yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kodam XVIII Kasuari di Gedung Kartini, Jl. Percetakan Negara, Manokwari, Sabtu (23/9) malam.

Published in Papua Barat