Pasific Pos | Edukasi | Pasific Pos.com

| 21 July, 2019 |

JAYAPURA,- para dosen  yang  ada di  lingkungan Uncen Jayapura  dilatih  untuk dapat  menulis   sekaligus mempublikasikan jurnal ilmiah yang berstandar internasional.
Demikian   disampaikan Ketua  Panitia Penyelenggara Dr. Gerson A. Warnares, M.Med, M.Phil  disela-sela Pelatihan Penulisan  dan Publikasi Artikel  Ilmiah  dan Jurnal Internasional di Grand  Abe Hotel, Jayapura, Jumat (14/7).    
Pelatihan Penulisan  dan Publikasi Artikel  Ilmiah  dan Jurnal Internasional ini diikuti dosen-dosen di Fakultas Kedokteran di  Uncen khususnya maupun di Uncen pada umumnya.
Nara  Sumber dari kegiatan ini  antara lain,  para dosen dari Fakultas Kedokteran  Unpad  Bandung. Masing-masing  Dr. Ahmad Faried, SpBS, PhD,   Dr. Danny Halim, PhD dan  Dr. Poppy Siti Chaerani Djen Amar, MA.
Dr. Ahmad Faried, SpBS, PhD  adalah spesial bedah saraf, yang meraih PhD  di  Jepang. Ia  memiliki  publikasi  yang  banyak dan di FK Kedokteran Unpad Bandung sendiri menempati  rangking pertama untuk Sinta. Ia  juga merupakan salah-satu pembimbing  untuk para doktor  dan para master  yang  ikut pendidikan  di Unpad.
Selain itu,   Dr. Danny Halim, PhD adalah lulusan   dari Belanda dan   Dr. Poppy Siti Chaerani Djen Amar, MA  salah-satu translator  yang  cuku berpengalaman, untuk membantu menerangkan juga  tentang translasi dan lain-lain.
Gerson  menjelaskan, Fakultas Kedokteran Uncen kini sedang bergerak kedepan dan  berinovasi  untuk  merancang suatu Pelatihan Penulisan  dan Publikasi Artikel  Ilmiah  dan Jurnal Internasional, untuk melatih  para dosen  yang  ada di  lingkungan Uncen Jayapura  dilatih  untuk dapat  menulis jurnal ilmiah yang berstandar internasional.
“Kami punya kwalitas yang meningkat,  kemudian selanjutnya setidaknya satu  tahun sekali  mempublikasikan penelitian di jurnal ilmiah,” ungkapnya.  
Dikatakan, Pelatihan Penulisan  dan Publikasi Artikel  Ilmiah  dan Jurnal Internasional sebagaimana  UU No. 10 Tahun 2012  tentang   Tri Dharma Pendidikan dimana  didalamnya juga memuat tentang tugas dan tanggungjawab dari   pada pendidikan tinggi, yakni penelitian, pengabdian dan juga  pendidikan atau pengajaran.
Kemudian juga lebih dari itu, katanya,   Kementerian Ristek dan Dikti saat ini  sedang membuat suatu sistem peringkat   atau  rangking dari pada Universitas dan juga para  dosen  berdasarkan publikasi.
“Jadi mereka membuat suatu  sistem yang disebut  Sinta. Sinta adalah sistem  online untuk menilai  sejauhmana  para dosen  sudah meneliti, sekaligus dibuat  peringkatnya masing-masing,” terangnya.
Menurutnya, Pelatihan Penulisan  dan Publikasi Artikel  Ilmiah  dan Jurnal Internasional ini juga  untuk meningkatkan mutu   pendidikan di Papua, yang membutuhkan  peneliti-peneliti yang bisa meneliti dan mengeksplorasi  SDM dan SDA.
Dijelaskannya, SINTA    berfungsi  menilai semua dosen dari  semua Fakultas Kedokteran   dan juga Fakultas lain dari semua Universitas diseluruh Indonesi.
“Mereka masing-masing punya  Sinta. Kemudian mereka akan dirangking supaya memacu para dosen untuk mempublikasikan penelitianya di jurnal internasional,” ujarnya.  
Menurutnya, Pelatihan Penulisan  dan Publikasi Artikel  Ilmiah  dan Jurnal Internasional didukung dana hiba dari  Pemprov Papua untuk  peningkatan kapasitas dosen  Uncen. (Bams)

Published in Pendidikan & Kesehatan