Pasific Pos | Lintas Daerah | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Kepolisian Resor Merauke, AKBP Bahara Marpaung, SH didampingi Kabag Ops AKP Erol Sudrajat, S.Sos,M.Si, Kasat Sabhara dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Merauke beserta anggota Polres Merauke mengawal dan mengamankan aksi demo  damai  dari kelompok solidaritas TKBM ( Tenaga kerja bongkar muat ) Pelabuhan Merauke, bertempat di depan kantor TKBM Merauke dan Depan Kantor Pemda Merauke kemarin.  Demo damai tersebut dimulai sejak ukul. 09.00 s/d 13.00 WIT.

Published in Papua Selatan

MERAUKE,ARAFURA,- Para pendemo yang mengatasnamakan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kampung Bamol Distrik Tabonji Merauke melakukan aksi demo damai di Halaman DPRD Merauke, Kamis (22/11). Massa dipimpin langsung oleh  Fidel Cambu dengan menggunakan dua mobil pick up dari titik kumpul di daerah Mangga dua Kimaam dengan jumlah massa sebanyak kurang lebih 25 orang. Serta membawa 1 buah spanduk besar dan 10 pamplet meminta untuk menyikapi pelaksanaan pemilihan umum Kepala Kampung Bamol I dan 179 kampung yang dinilai tidak prosedural sesuai aturan pemilihan kepala kampung.

Published in Papua Selatan

Gelar Aksi Demo, 22 Mahasiswa Diamankan

Kamis, 27 September 2018 21:23

JAYAPURA,– Menggelar aksi unjuk rasa yang berbau separatis di lingkungan Kampus Universitas Sains dan Teknologi tanpa dilengkapi surat ijin demonstrasi, 22 mahasiswa diamankan pihak kepolisian Resort Jayapura Kota, Kamis (27/9) sore.

Published in Kriminal

JAYAPURA,- Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Cinta NKRI (DPD Gercin) Provinsi Papua angkat bicara terkait aksi Puluhan mahasiswa yang menyatakan dirinya sebagai Masyarakat Solidaritas Rakyat Papua (MSRP) yang mendatangi DPR Papua guna menyampaikan aspirasi untuk meminta dan menuntut Pihak kepolisian segera membebaska Simon Carol Magal.

Published in Sosial & Politik

 

Jayapura, - Puluhan mahasiswa yang menyatakan dirinya sebagai Masyarakat Solidaritas Rakyat Papua (MSRP) untuk Simon Carol Magal, mendatangi kantor DPR Papua guna menyampaikan aspirasinya dan menuntut agar segera membebaskan Simon Carol Magal dari penjara.

Published in Sosial & Politik

Hendak Demo, Oknum Mahasiswa Diamankan

Jumat, 10 Agustus 2018 15:32

MERAUKE,ARAFURA,- Polres Merauke mengamankan beberapa mahasiswa yang berusaha keras akan melakukan aksi demo damai yang sudah mereka rencanakan, Kamis (9/8) di Lingkaran Brawijaya (Libra). Aksi demo tersebut tidak diberikan ijin, karena dinilai menyalahi aturan dan tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945.

Published in Papua Selatan

Bupati: Tahun Ini Tidak Ada Bantuan


JAYAPURA,- Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pelajar Mamberamo Tengah (HMPMT) berunjuk rasa di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Selasa (28/11/17).

Published in Headline

JAYAPURA,- Ratusan masyarakat Papua kepung kantor Gubernur Dok II Jayapura, Aksi  tersebut dilakukan pemanggilan Gubernur Lukas Enembe di Mabes Polri terkait dengan dugaan korupsi dana mahasiswa luar negeri tahun 2016.

Published in Headline

"Demo Guru Honor di Gedung DPRD Mimika"

JAYAPURA,- Sebanyak 80an Guru Honorer Sekolah Dasar (SD) mendatangi Kantor DPDRD Kab Mimika, menuntut Tunjangan Tambahan Penghasilan guru (TTP) serta insentif untuk triwulan satu dan triwulan dua serta meminta agar kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Mimika segera di copot lantaran kinerjanya tidak becus, Rabu (12/7) Siang.

Dari data yang dihimpun di bidang Humas Polda Papua menyebutkan para Pendemo mendatangi kantor DPRD Kab Mimika yang beralamat di jalan Cendrawasih Distrik Mimika Baru Kab Mimika sambil membawa alat peraga berupa spanduk bertuliskan:

"Kami mohon bapak bupati segera copot Jeni Usmani S.Pd,M.Pd dari jabatan kepala dinas pendidikan dasar dan kebudayaan Kab Mimika", "Kinerja kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Kabupaten Mimika Jeni Usmani S.Pd,M.Pd bobrok".

Kabid Humas Polda Papua kombes Pol A.M.Kamal menyampikan para pendemo yang berjumlah 80an orang itu mendatangi gedung DPRD mengunakan kendaraan roda dua dan dikawal aparat kepolisian Polres Mimika untuk menyampaikan orasinya menuntut tunjangan dibayarkan serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Segera dicopot.

“Para guru Honorer Sekolah Dasar (SD) melakukan orasi didepan gedung DPRD Kabupaten Mimika diawali dengan penyampaian dari salah satu pendemo Alexander Rahawarin. Yang intinya kami datang kemari di halaman gedung DPRD yang terhormat untuk mengadukan permasalahan kami kepada bapak anggota dewan, supaya kami dibantu atas permasalahan kami saat ini. Selama ini Ibu Jeni selalu mengatasnamakan Bupati atas apa yang terjadi di Dinas Pendidikan Dasar, "saya selaku Kepala Dinas hanya menjalankan perintah Bapak Bupati" tutur Alexander meniru ucapan Kadis Pendidikan. Kami datang kesini untuk minta perlindungan dari bapak Dewan yang terhormat atas permasalahan dan keadaan yang sedang terjadi terhadap kami para Guru Honorer ini,” jelas Kamal.

Lanjut Kamal, demo tersebut berjalan aman dan kondusif tanpa ada yang melakukan hal hal anarkis setelah perwakilan anggota DPRD menerima aspirasi mereka dan akan meneruskan kepada pimpinan guna ditindak lanjuti.

“Semua berjalan aman tanpa ada yang kacau, usai menyampaikan orasi mereka para guru honorer ini langsung di terima Anggota DPRD guna menindaklanjuti apa yang ingin di sampaikan di ruangan,” tutur Kamal.

Published in Lintas Daerah