Pasific Pos | Headline | Pasific Pos.com

| 19 July, 2019 |

JAYAPURA, – Bakal Calon Gubernur Provinsi Papua, John Wempi Wetipo optimis kerja relawan akan meningkatkan ektabilitasnya di mata masyarakat Papua, menjelang Pilkada Provinsi Papua pada tahun 2018 mendatang.
Dimana melalui hasil survey internal yang dilakukannya, tercatat John Wempi Wetipo yang kerab di sapa JWW itu menorehkan hasil 24,0 persen atau menduduki posisi kedua dari Lukas Enembe sebagai petahana, untuk dipilih masyarakat di wilayah Pegunungan Tengah dan Pesisir apabila pilkada dilaksanakan hari ini.

Published in Sosial & Politik

JAYAPURA,- Calon Gubernur Provinsi Papua, Jhon Wempi Wetipo (JWW) menjadi tamu istimewa dalam acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Pati (KKP) Provinsi Papua yang juga dihadiri oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Himpunan Keluarga Jawa Madura (HKJM), yang digelar di Papua Trade Centre (PTC), Minggu (16/7).

Dalam acara yang bertemakan 'Kita Tingkatkan Rasa Persaudaraan, Kesatuan Antar Suku dan Agama di Tanah Papua', JWW memberikan sambutannya sekaligus meminta dukungan dan doa restu untuk maju dalam pertarungan Pilkada Gubernur tahun 2018.

baca juga, JWW Akan Mendaftar ke DPP Demokrat dan DPP PAN

"Puji Tuhan bisa terlaksana hari ini, dimana sebagai momen untuk bersilatuhrahmi dengan satu sama lain supaya harapan kita membangun papua kedepan bisa berjalan baik," ujar JWW dalam sambutannya.

JWW mengatakan, dirinya yang masih menjabat sebagai Bupati Wamena dengan segudang pengalaman, merasa kini sudah waktunya untuk maju dalam Pilkada Gubernur. Dengan Wamena yang merupakan barometer di antara kabupaten Pegunungan Tengah, membutuhkan karakter pemimpin yang tegas, dan itu disanggupinya jika nanti terpilih sebagai Gubernur.

"Disini bagaimana caranya kita bisa mempersatukan rakyat tanpa membedakan. Dan yang terpenting bagi kita ialah bersatu, saya mohon dukungan dan doa restu dari masyarakat kerukunan Pati, HKJM dan KKSS. Mari kita satukan hati demi perubahan papua yang jauh lebih baik," cetusnya.

JWW berharap, silatuhrahmi yang digelar antar sesama paguyuban itu dapat menumbuhkan rasa kebersamaan yang terus berlanjut, dan jika Tuhan mengijinkan untuk memimpin Papua, dirinya akan menjaga situasi keamanan dengan seluruh paguyuban untuk sama-sama membangun Papua.

"Kedepan kita akan menjadikan paguyuban ini sebagai mitra kerja pemerintah agar membuat pembangunan jadi lebih baik. Mudah-mudahan dapat diterima untuk disosialisasikan oleh semua paguyuban disini," pungkasnya.

Sementara itu, Ustad Walid Abdul Azis yang mengisi tausiyah dalam acara tersebut menyebutkan jika sosok JWW sudah jelas tergambar sebagai cerminan pemimpin yang baik hati dan sederhana, dengan menyempatkan waktunya untuk bisa menghadiri halal Bihalal antar paguyuban di Papua.

"Dengan jiwanya yang kelihatan lembut dan ramah pada semua orang, semoga JWW menjadi pemimpin yang amanah dan membangun Papua jadi lebih baik," ujarnya.

Published in Sosial & Politik

JAYAPURA,- Calon Gubernur Provinisi Papua periode 2018-2022 Jhon Wempi Wetipo (JWW) direncanakan Rabu mendatang akan menyambagi kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional guna mendaftarkan diri dalam pertarungan memperebutkan kursi nomor satu di Provinsi Papua.

 Hal ini disampaikan Jhon Wempi Wetipo (JWW)usai mengikuti acara Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Pati di PTC Entrop, Minggu (16/7) sore.
 JWW menyampaikan dirinya dalam minggu ini akan menyambangi dewan pusat untuk mendatarkan diri lantaran Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional Provinsi Papua tidak membuka pendaftaran penjaringan Calon Gubernur Provinsi Papua periode 2018-2022.

baca juga, Hadiri Halal Bihalal KKP, JWW Minta Doa Restu

“Setelah Fit and Proper Test di Partai Golkar senin besok, PKB akan membuka pendaftaran maka kita akan menyambagi untuk mendaftarkan diri, namun untuk pendaftaran ke DPP pusat Partai demokrat dan PAN rencanya dalam minggu ini,” pungkasnya.

Lanjut JWW, untuk PAN dirinya sudah mendapatkan rekomendasi dari Sekjen Partai PAN untuk mendaftarkan diri di Pusat, sementara untuk Partai Demokrat dirinya akan langsung mendatarkan diri lantaran kedua partai ini merupakan Partai Nasionalis jadi siapa saja warga Negara bisa berhak untuk mendaftarkan diri di Partai ini.

“Untuk Demokrat dan PAN saya langsung  mendaftar ke pusat, kedua partai inikan partai nasionalis dan terbuka untuk siapa saja, kecuali Partai Lokal kalau sudah ada yang mengkalim ya kita tidak bisa berbuat apa apa,” tuturnya.

 Dirinya menambahkan, siapa saja warga Negara Republik Indonesia boleh mendaftar di pertai tertentu untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur. Namun untuk putusan itu kita kembali kepada partai tersebut siapa yang akan mendapatkan rekomendasi sebagai calon. Namun yang telah terjadi di DPD Provinsi Papua ini tidak sesuai dengan mekanisme yang ada, namun dirinya berkomitment akan mendapatkan rekomendasi dari pusat.

 “Silahkan di DPD mau berbuat semauanya maupun berbuat yang keras keras ya silahkan,  nanti kita lihat disana (Pusat) saja, siapa yang memiliki starategi lebih baik ya dia yang dapat rekomendasi dari pusat untuk maju, namun  mudah mudahan untuk JWW bisa lancar lancar,” jelasnya.

Published in Headline