Pasific Pos | Lintas Daerah | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Bintuni, - Ketua KNPI Kabupaten Teluk Bintuni, Edison Orocomna mengaku dirinya sudah seminggu ini memonitor situasi dan kondisi perkantoran dan Kantor Bupati Teluk Bintuni yang terlihat sepi.
Dari hasil pengamatannya, sebut Orocomna, sebagian besar pegawai tidak masih kantor  saat Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw tidak berada di tempat.
“Kondisi seperti ini masih terbawah dari kebiasaan sebelumnya. Sehingga saya meminta kepada Bupati agar membuat penegasan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemda Teluk Bintuni, agar pegawai meningkatkan kedisiplinannya,”kata Orocomna kepada Tabura Pos di kantor Bupati Teluk Bintuni, Kamis (6/7).
Dikatakannya PNS atau ASN kewenangannya berada di bawah kendali Sekda, sehingga dirinya berharap Sekda tidak ragu dan bimbang dalam mendisiplinkan pegawai.
Selain melihat tingkat kedisiplinan PNS yang dinilai kurang, Orocomna mengaku heran setelah melihat ada banyak pegawai honorer yang bekerja di kantor. [ABI-R5]

Published in Papua Barat

Manokwari,– Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan menyerukan agar semua masyarakat meningkatkan dan memelihara persaudaraan dan persahabatan antara sesama umat beragama sehingga kehidupan sosial di Manokwari menjadi tentram.
Hal itu dikatakan Mandacan saat menghadiri Halal Bi Halal yang diselenggarakan pemerintah daerah (pemda) Manokwari di Gedung Organisasi Wanita (GOW), Rabu (5/7).
“Saya berharap kegiatan halal bi halal akan menumbuhkan kesadaran diantara kita untuk memelihara persaudaraan dan persahabatan serta menjauhkan diri dari perpecahan,” kata Mandacan.
Ia berharap, moment Halal Bi Halal dapat menutup lembaran dan masa lalu yang kurang baik serta berupaya memperbaiki dan meningkatkan persaudaraan serta kebersamaan.
“Saya mengajak semua pihak para pimpinan dan ASN diseluruh OPD untuk memperkuat konsolidasi internal dan lintas sektor serta menjalin silahturami agar tugas yang diemban dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.
Dalam acara yang berlangsung penuh hikmad itu turut diisi tausyah dari ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat, Ahmad Narrauw yang berharap agar masyarakat dan pemerintah sama sama saling mendukung program kerja. [SDR-R2]

Published in Papua Barat

BOVEN DIGOEL,- Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop, S.STP membuka secara resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 99.
Pelaksanaan TMMD ke 99 ini berlokasi  di kampung Maju distrik Arimob kabupaten Boven Digoel.
TMMD yang digelar di wilayah Kodim 1711/Boven Digoel,  mengambil thema "Dengan Semangat Kemanungalan TNI Dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan Di daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam  Rangka Menjaga Keutuhan NKRI"   
Dalam pelaksanaan Upacara sebagai Komandan Upacara  Dan SSK , Mayor Inf Suwandi dan yang diikutin oleh 1 SST Anggota Kodim 1711/BVD, 1 SST Anggota Yonif 755/Yalet, 1 SST Anggota Polres Boven Digoel, 1. SST Linmas, 1 SST Masyarakat Kampung Maju.
Pada upacara pembukaan  Bupati Kabupaten Boven Digoel menyerahankan secara simbolis Tolkit berupa (Cangkul, Sekop dan Linggis) kepada perwakilan Prajurit TNI/Polri dan Linmas yang bergabung dalam Operasi TMMD, dan sebagai pertanda bahwa pelaksanaan kegiatan TMMD sudah dimulai dan akan melanjutkan kerjanya.
Pada pelaksanaan upacara pembukaan TMMD Ke-99 tampak hadir, Kapolres Boven Digoel, Kasiter Korem 174/ATW, Dandim 1711/BVD, Kapolres Boven Digoel, Dansatgas Pamtas RI PNG 405/SK,   Kepala Distrik Arimob, para SKPD kabupaten Boven Digoel dan tokoh agama, masyarakat, adat, perempuan dan pemuda.
"TMMD adalah Program  terpadu lintas Sektoral yang melibatkan TNI Polri Dan Kementrian dan pemerintah daerah serta segenap lapisan masyrakat mengingat program ini perencanaanya selalu melibatkan intansi dan masyarakat, serta disusun dengan botom up plaining," ujar Bupati dalam sambutannya.
Dikatakannya, ada sasaran fisik berupa pemeliharaan dan peningkatan jalan di 23 titik sedangkan kegiatan non fisik meliputi kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, pelatihan Linmas dan sosialisasi penerimaan Prajurit TNI AD,dan penyuluhan kesehatan, penyuluhan Kambtimnas, Bhakti Sosial, dan pemutaran Film yang bernuansa Kebangsaan.
Usai kegiatan upacara Dandim Biven Digoel, Letkol Inf. Raymond Simanjuntak menyampaikan ucapan trimakasih kepada seluruh komponen masyarakat yang hadir dalam pelaksanan upacara dan hal ini  diharapkan berjalan terus hingga kegiatan ini selesai dan aman.
Pada kesempatan yang sama Kepala kampung Maju, Yohanes Wameyop menyampaikan ucapan trimakasih atas kehadiran Bupati dan TNI Lebih khusus Kodim 1711/BVD yang telah memberikan perhatian yang serius melalui program kegiatan TMMD ini. (Fani)

Published in Lintas Daerah

Manokwari,– Keluhan tidak maksimalnya pelayanan air bersih untuk masyarakat Manokwari yang digerakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Manokwari sampai ketelinga Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan.
Orang nomor satu di Pemerintah Daerah (pemda) Manokwari itu pun mempertanyakan kinerja pelayanan air bersih yang dikelola PDAM Manokwari.
Mandacan mengaku, banyak menerima laporan dari masyarakat tentang pelayanan air bersih yang dinilainya justru menyusahkan masyarakat.
“Banyak keluhan dari masyarakat, air mereka bayar terus tapi tidak jalan, hanya angin saja keluar, direktur PDAM coba itu dikoreksi,” kata Mandacan pada apel pagi di halaman kantor bupati, Senin (3/7).
Mandacan menginginkan PDAM segera mencari penyebabnya, karena pelayanan air bersih sudah banyak dikeluhkan masyarakat terutama pelanggan.
“Jadi, tolong diperhatikan, karena air sumber kehidupan bagi semua orang, tanpa air semua bisa mati,” tandas Mandacan.
Sementara itu, Direktur PDAM Manokwari, Bobby Wariori yang ditemui wartawan usai apel pagi, mengaku pelayanan air bersih belakang ini kurang maksimal.
PDAM kata Wariori, sudah berusaha semakimal mungkin untuk tetap menjaga pelayanan air bersih tetap bisa dirasakan mayarakat.
“Faktor pertama adalah cuaca hujan yang menyebabkan material batu dan lumpur menutupi jaringan di Warmare, sehingga kita harus bersihkan material itu,” kata Wariori.
Setelah dibersihkan jelas Wariori, air baru tembus di daerah perkotaan sekitar 24 jam karena jaringan yang cukup panjang, sehingga masyarakat merasa pelayanan kurang maksimal.
“Kita tidak bisa pastikan apakah ini dampak dari pembukaan lahan di bagian atas tapi setiap hujan resiko yang terjadi adalah material tutup Inteknya,” jelasnya. [SDR]

Published in Papua Barat

Manokwari, – Dibalik perolehan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Papua Barat.
Pemerintah Daerah (pemda) Manokwari masih harus menyelesaikan rekomendasi temuan atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Manokwari yang harus diselesaikan.
Untuk itu, Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan menekankan semua pimpinan OPD dan bendahara harus menemui BPK untuk mengklarifikasi temuan yang disampaikan.
“Kalau ada panggilan dari BPK, tolong datang ke BPK untuk berikan klarifikasi,” tekan Demas pada apel gabungan, Senin (3/7).
Bupati bahkan menegaskan, akan mengeluarkan disposisi merah untuk mendorong OPD bersangkutan memberikan klarifikasi ke BPK.
“Saya pernah instruksikan lewat disposisi merah juga ada yang tidak datang, kalau tidak datang berarti tidak mau bekerja disitu dan saya tidak kompromi, kalau melawan saya tidak hadir tahu dirilah,” imbuhnya sembari barharap menjadi perhatian semua OPD. [SDR]

Published in Papua Barat