Displaying items by tag: BPS Kabupaten Jayapura | Pasific Pos.com

| 24 May, 2019 |

SENTANI - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura melakukan Sosialisasi Survei Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) di Grand Allison Hotel, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Published in Kabupaten Jayapura

SENTANI - Dalam waktu dekat, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura akan melakukan Sensus Ekonomi (SE) lanjutan.
SE lanjutan akan mendata usaha yang terdiri dari usaha menengah besar dan juga usaha menengah kecil yang ada di Kabupaten Jayapura. SE lanjutan itu untuk mengetahui data lebih terperinci dari SE 2016 mengenai karakteristik usaha, pengeluaran dan pendapatan usaha, permodalan dan prospek kedepan.

Published in Kabupaten Jayapura

SENTANI,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura menggelar pelatihan calon petugas pencacah dan pengawas Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus tahun 2017, di Hotel Tahara, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (18/7) kemarin.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Jeffry De Fretes dan dihadiri unsur Forkompimda Kabupaten Jayapura serta pimpinan perbankan yang ada di Kabupaten Jayapura.
Jefrry mengatakan, kegiatan Sakernas pada bulan Agustus 2017 ini untuk kali keduanya dilaksanakan BPS, setelah bulan Februari 2017 lalu.
Tadi (kemarin-Red) itu acara pelatihan Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional). Jadi, dalam satu tahun BPS laksanakan kegiatan ini sebanyak dua kali, yakni pada bulan Februari dan bulan Agustus, untuk mendapatkan berapa jumlah tenaga kerja dan berapa jumlah yang tidak bekerja (pengangguran) di Kabupaten Jayapura, ucapnya.
Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi antara instruktur, pencacah dan pengawas dalam memahami konsep dan devinisi dalam mengisi kuisioner yang digunakan pada saat pencacahan survei Sakernas bulan Agustus 2017 mendatang.
Kenapa surveinya dilakukan pada Februari dan Agustus. Untuk bulan Februari (awal tahun) biasanya para pekerja lepas pada saat akhir tahun itu, mereka sudah putus kontrak dengan perusahaan, yakni menganggur atau mereka ingin lagi mencari pekerjaan baru atau sudah punya usaha baru. Sehingga usaha atau pekerjaan yang lama ditinggalkan. Hal itu yang ingin kita ketahui terkait pola dan dampaknya seperti apa, tuturnya.
Sedangkan di Agustus (pertengahaan tahun), itukan biasanya anak-anak sekolah ditingkat SMA sudah lulus. Apakah mereka ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, sedang mencari pekerjaan sendiri atau tidak melanjutkan pendidikannya (menganggur) karena orang tua mereka tidak punya biaya. Itulah yang ingin kita lihat, angka penganggurannya bisa diketahui dari hal tersebut, sambung dia. (Jems)

Published in Kabupaten Jayapura