Pasific Pos | Info Papua | Pasific Pos.com

| 21 July, 2019 |

JAYAPURA,- Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menggelar pelatihan bagi pejabat penatausahaan keuangan dan bendaha pengeluaran di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Umum Sekda Papua Elysa Auri, di salah satu hotel bintang empat, di Jl. Percetakan Jayapura, Selasa (6/2).

Dalam arahannya, Elysa mengatakan pelatihan ini untuk meningkatkan sumber daya aparatur menjadi lebih profesional, berkualitas, kompeten, dan memiliki integritas tinggi dalam melaksanakan tugas maupun fungsinya.

Selain itu, Pelatihan yang dilaksanakan itu sesuai dengan Permendagri 13 2006 tentang pengelolaan keuangan daerah. Dimana Otonomi daerah merupakan upaya pemberdayaan dalam pengambilan keputusan secara lebih leluasa.

“Serta bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya yang dimiliki sesuai dengan kepentingan, prioritas, dan potensi daerah,” terang dia.

Dikatakan, kewenangan yang luas, utuh dan bulat yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi pada semua aspek pemerintahan. Dimana pada akhirnya, harus dipertanggungjawabkan kepada pemberi kewenangan maupun masyarakat.

Dilain pihak, penerapan otonomi seutuhnya membawa konsekuensi logis berupa pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan daerah yang berdasarkan manajemen keuangan sehat, guna mewujudkan pengelolaan keuangan daerah transparan dan akuntabel.

“Sehingga melalui pelatihan ini diharapkan membentuk aparatur sumber daya yang profesional, agar dapat mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan dan akuntabel,” tutur dia.

Sebelum mengakhiri sambutan, Elysa menyebut para aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Papua memiliki kompetensi untuk mendukung terciptanya birokrasi yang kuat dan bersih, menuju tercapainya visi pemerintah daerah, yaitu Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera.

“Karena itu, pihaknya pun mengharapkan para narasumber dapat memberikan ilmu yang terbaik dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan ini”. “Sebab kontribusi saudara dalam penyelenggaraan pelatihan ini merupakan bagian dari pembangunan tanah Papua,” pungkasnya.

Published in Info Papua

JAYAPURA,- Walaupun daya serap baru mencapai 40 persen hingga pertengahan tahun anggaran, namun Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua optimis sampai akhir tahun anggaran daya serap SKPD akan tercapai.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua, Ridwan Rumasukun kepada wartawan di kantor Gubernur, Kamis (13/7) kemarin.
“Saya yakin sampai akhir tahun anggaran target daya serap Pemprov Papua akan tercapai, kalau toh ada sisa, tidak akan banyak,” kata Ridwan Rumasukun.
Ia menjelaskan, daya serap SKPD tersebut dipengaruhi proses lelang di Biro Pangadaan Barang dan Jasa yang saat ini sementara berjalan. Namun, jika proses lelang sudah tuntas.
 “Setelah proses lelang selesai, daya serap akan meningkat. Rata-rata sudah diumumkan hasil pemenangnya, kalau ditahap perencanaan biasa dilanjutkan dengan tahap fisiknya,” jelasnya.
Sementara meningkatkan daya serap tersebut, telah disepakati seluruh pekerjaan berakhir pada bulan November 2017.
 “Kita sudah sepakat dengan pak Sekda, pokoknya pekerjaan berakhir pada bulan November,”tegasnya.
Sementara untuk tagihan dari pihak ketiga, Ridwan Mengaku, semua tagihan dari pihak ketiga diserahkan pada awal bulan Desember.
 “Dibawa tanggal 20 Desember sudah clear atau kita sudah close sudah terbayar semua,” katanya lagi.
Ridwan mengaku, saat ini tidak ada kendala yang dihadapi SKPD dalam mengelola kegiatan atau program. Dimana semua kegiatan sementara dalam proses tender, hanya saja belum dibayar.
 “Jika semua kegiatan sudah selesai bayar, daya serap akan meningkat,” ucapnya.
Namun salah satu hal yang patut menjadi perhatian SKPD adalah pekerjaan yang tidak rampung, maka tidak akan dilanjutkan pada APBD-Perubahan.
 “Kita sudah melakukan mapping, kalau memang pekerjaan tersebut tidak selesai maka di APBD-Perubahan tidak jalan atau dihentikan. Itu arahan dari pak sekda,” tandasnya. (Bams )

Published in Info Papua