Pasific Pos | Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 19 July, 2019 |

 

JAYAPURA - Permukiman merupakan titik awal suatu kota untuk tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan penduduk.

Published in Kota Jayapura

Gencar Lakukan Penertiban Bangunan Liar

Sabtu, 11 Agustus 2018 21:24

 

JAYAPURA - Seiring bertambahnya jumlah penduduk di Kota Jayapura yang sudah mencapai 418 ribu jiwa lebih, warga terpaksa mencari pemukiman.

Published in Kota Jayapura

JAYAPURA,- Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKP2) Papua, mengimbau kepada semua pihak dalam hal ini pemerintah, masyarakat, swasta dan developer untuk membangunan bangunan harus tertib dan disiplin sesuai dengan aturan, tidak boleh hanya mengejar keuntungan dengan mengabaikan yang namanya lingkungan sehat.

Published in Info Papua

Masih Ditemukan Bangunan Bermasalah

Senin, 09 Oktober 2017 19:55

MERAUKE,ARAFURA,-Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Merauke menggandeng beberapa instansi terkait seperti Satpol PP, pihak distrik dan kelurahan guna melakukan pengecekan langsung ke lapangan terkait dengan masalah ijin bangunan. Dalam hal ini akan diketahui bangunan-bangunan yang memang sudah memperoleh ijin atau tidak. Jadi untuk pemohon yang sudah mengajukan ijin bangunan dan mendapat surat ijin tetap akan dicek ke lapangan apakah benar-benar dipergunakan atau dikerjakan sesuai dengan yang direkomendasikan atau tidak.

Published in Papua Selatan

JAYAPURA, - Dengan jumlah penduduk yang mencapai 490 ribu jiwa di 2017 dan luas wilayah mencapai 940 meter persegi, Pemerintah Kota Jayapura gencar melakukan penagawasan bangunan liar demi penataan kota.

Published in Kota Jayapura

Jayapura,- Pemerintah Kota Jayapura akhirnya mengeluarkan ultimatum dengan memasang spanduk larangan di salah satu gedung yang berada di sekitar Taman Imbi, pusat Kota Jayapura bersebelahan dengan Galael.
Tindakan tersebut dilakukan karena melihat gedung tersebut sejak didirikan hingga saat ini belum juga digunakan dan terlihat sangat kumuh.
“Pemerintah kota saat ini akan mempercantik bangunan tersebut karena sudah bertahun-tahun berdiri dan kelihatannya sangat kumuh sementara bangunan tersebut ada di pusat kota,“ kata Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM.
Bahkan pada lima tahun periode kepemimpinan sebelumnya, Wali Kota telah berkali-kali menegur pemilik bangunan tersebut. Informasi yang diperoleh, pemilik bangunan tersebut mengakui status gedung tersebut bermasalah karena dimiliki oleh beberapa keluarga.
Karena itu, BTM meminta agar persoalan status kepemilikan bangunan tersebut segera diselesaikan untuk segera digunakan.
Menyikapi itu, ia pun memberikan batas waktu selama 1 bulan untuk penyelesaian masalah diantara pihak-pihak yang memiliki bangunan tersebut. “Tetapi apabila tidak dihiraukan atau tidak segera diperbaiki, maka bangunan tersebut akan dirobohkan,” tegasnya. (Erna)

Published in Kota Jayapura