Pasific Pos | Headline | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

Polisi Ciduk Bandar Ganja yang Masuk DPO

Selasa, 19 Maret 2019 19:32

JAYAPURA – MF alias bapak Isak (33) warga kelurahan Hamadi Distrik Jayapura Selatan tidak berkutik saat diciduk Tim Delta Polres Jayapura Kota, ketika sedang berpesata miras bersama rekan-rekannya di seputaran Hamadi, beberapa waktu lalu.

Published in Kriminal

JAYAPURA - Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota berhasil membekuk seorang remaja yang diduga sebagai bandar ganja di Kota Jayapura, Rabu (16/1) lalu.

Published in Kriminal

JAYAPURA,- Tim Opsnal Subdit I Ditres Narkoba Polda Papua berhasil menciduk bandara narkoba jenis Ganja, berinisial NW (29), Selasa (30/10) dini hari.

Published in Kriminal

JAYAPURA - JK (32) warga negara asing asal PNG yang juga merupakan DPO Lapas Narkotika Doyo yang kabur pada 2014 lalu, dibekuk   Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota, lantaran kedapatan memiliki Narkotika golongan satu Jenis Ganja kering. Jumat (14/7)  sekitar pukul 04:30 WIT.

 JK dibekuk Anggota Sat Narkoba Polres Jayapura Kota di jalan Bak Air belakang Asrama Tobaria Distrik Hedam, Kota Jayapura, saat berada di sebuah rumah kontrakan. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa daun ganja kering siap edar sebanyak 2 kg.

baca juga, Januari Hingga Juni, Polda Papua Tangani 96 Kasus Narkotika

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Marison Tober Sirait mengungkapkan penangkapan itu berawal dari informasi yang berikan masyarakat, lalu akhirnya dilakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap JK bersama barang bukti ganja 2 KG dan bibit ganja.

“Ganja berupa paketan Rp. 1.000.000, Rp. 500.000 dan Rp. 50.000 serta paketan besar didalam sebuah karung dengan total berat 2 KG ganja berhasil kami amankan,” jelas Marison dalam keterangan persnya.

Marison menerangkan dari hasil pemeriksaan, diketahui JK merupakan seorang residivis kasus pengedar narkotika jenis ganja yang kabur dari Lapas Narkotika Doyo pada tahun 2014 silam.

“Dia ini merupakan pengedar narkotika jaringan internasional. Dari penelusuran kami, harusnya di tahun ini JK baru dibebaskan dari Lapas. Namun, saat ditahun 2014 lalu dia berhasil kabur serta berstatus DPO,” tegasnya.

Marison menegaskan akan mengejar jaringan JK di Kota Jayapura yang diduga selama ini membantu perannya mengedarkan narkotika.

“Teman-temannya sampai saat ini masih dalam pengejaran,” tegasnya.

 Dikatakannya, selama ini JK masuk ke Kota Jayapura dengan melalui jalur tikus yang ada di wilayah perbatasan Skamto dan juga Kabupaten Keerom, sehingga mampu mengelabui petugas.

 “Jalan tikus di wilayah perbatasan akan terus kami perketat, untuk mencegah masuknya ganja dari PNG,” tandasnya.

Published in Headline