Pasific Pos | Papua Selatan | Pasific Pos.com

| 26 May, 2019 |

Manokwari, TP – Menjelang libur hari Raya Natal 25 Desember 2017, jumlah penumpang kapal pelni di Manokwari masih stabil. Diperkirakan, puncak arus mudik baru akan terjadi pada tanggal 21 hingga 22 Desember mendatang.

Published in Papua Barat

MERAUKE,- Kepala Cabang PT.Pelni Merauke, J.S.Sitorus mengemukakan bahwa pada puncak arus balik yang terakhir jatuh pada tanggal 10 Juli di mana KM.Leuser masuk dengan membawa penumpang kurang lebih 837 orang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pasalnya, jumlah rata-rata biasanya hanya berkisar 300 orang. Hal ini diperkirakan karena KM.Sirimau ketika itu memang tidak diperbantukan di Merauke khususnya mendekati hari raya beberapa waktu lalu.
Akhirnya karena tidak ada kapal lain, para penumpang yang menuju arah Surabaya kemungkinan besar ikut di KM.Leuser dengan tujuan terakhir di Bali dan Labuan Bajo. KM.Sirimau akan tiba di Merauke pada tanggal 31 setelah itu barulah akan diketahui jumlah penumpang yang diangkut. “Setelah KM.Leuser berangkat memang belum ada lonjakan penumpang untuk KM.Sirimau.
Pasalnya animo masyarakat di daerah ini mulai terlihat jika sudah mendekati sehari sebelum kapal sandar bahkan setelah sandar ada yang baru membeli tiket,”terang J.S.Sitorus kepada ARAFURA News di ruang kerjanya, Rabu (12/7). Saat ditanyakan tentang kondisi normal penumpang pasca arus mudik, ia mengemukakan bahwa sesuai informasi Posko Lebaran diperpanjang hingga tanggal 15 Juli.
Tanggal 14 Juli akan tiba KM.Tatamailau yang diketahui ketika berangkat 2 Minggu lalu hanya mengangkut sekitar 400 penumpang. Oleh sebab itu pihaknya masih belum dapat memprediksikan jumlah penumpang yang akan tiba maupun berangkat, apakah masih mengalami lonjakan atau turun. “Biasanya lonjakan akan lebih terlihat di KM.Sirimau karena kapal tersebut menghubungkan Merauke sampai Surabaya langsung,”pungkasnya. (Istya Sari Utami)

Published in Papua Selatan