Pasific Pos | Kriminal | Pasific Pos.com

| 21 May, 2019 |

Jayapura – Aparat Kepolisian di wilayah hukum Polsek Senggi, Kabupaten Keerom melakukan sosialisasi untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang Pemilu damai, berita hoax dan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) pada Jumat (4/1/2019).

Published in Lintas Daerah

JAYAPURA,- Akibat  tingginya intensitas hujan yang melanda sebagian kota di provinsi Papua beberapa waktu belakangan ini, ratusan rumah yang berada di Kabupaten Keerom terlanda banjir.

Published in Lintas Daerah

Jayapura, - Pasokan sayur ke kota Jayapura agak berkurang dikarenakan banjir yang melanda beberapa lokasi di kabupaten Keerom.

Published in Lintas Daerah

Jayapura,- Masyarakat Waris melakukan unjuk rasa (unras) sebagai protes atas pembakaran 11 unit rumah dan 8 unit motor pada Sabtu (18/11/17) lalu.

Published in Kriminal

Jayapura, Lagi-lagi minuman keras (miras) menjadi pemicu kerusuhan yang mengakibatkan kehilangan nyawa dan kerugian lainnya.

Published in Kriminal

JAYAPURA,- Anggota Polsek Arso Kota berhasil mengamankan pria brinisial OP alias S (29) warga BTN Lembakuri Kontrekator PTFI Mimika lantaran kedapan membawah ganja, Rabu (4/7) pagi.
Pelaku berhasil di bekuk di depan kantor Pos Arso Kota Kabupaten Keerom setelah pihak kepolisian Polsek Arso Kota mendapatkan informasi.
Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukri berupa Daun Ganja kering siap edar sebanyak 7 pelastik berukuran sedang dengan berat 400 gram yangrencannya  akan dibawah pelaku guna di edarkan dan konsumis di Kabupaten Mimika.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M.Kamal ketika di konfiormasi membenarkan hal tersebut dan kini pelaku masih dalam penyidikan pihak kepolisian Polres Arso Kota guna dip roses sesuai Hukum Yang berlaku.
Kata Kamal, pelaku di bekuk saat melintas mengunakan sebuah sepedah motor dengan Nomor Polisi DS 3596 DG saat melintas didepan kantor Pos.
“  pelaku dari Arso dengan tujuan Abepura,  dengan membawah barang haram itu setelah dirinya membeli dari dua orang pelaku yang kini masih dalam pengenjaran pihak kepolisian, “ ungkas Kamal Kamis (5/7) siang.
Kata Kamal pelaku membeli dari dua pelaku lainnya dengan cara membayar seharga 2 juta dengan sebotol minuman keras.
“ pelaku membeli barang itu dari seorang pria yang baru di kenalnya di kampong Para-para Kriku distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, sebelum membeli semua pelaku hendak memngonsumsi miras bersama-sama, namun saat hendak ditangkap pelaku lainnya melarikan diri dan kini masih dlaam pengejaranm pihak kepolisian,” tuturnya. (Ridwan)

Published in Kriminal