DPRP Dukung Pemprov Lakukan Operasi Miras | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

DPRP Dukung Pemprov Lakukan Operasi Miras

Headline Penulis  Jumat, 08 April 2016 13:22 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Orwan Toli Onne

 

Jayapura,- Wakil Ketua Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Orwan Toli Wonne mendukung pemerintah Provinsi Papua melakukan operasi minuman keras dalam menegaskan Perdasus Nomor 15 Tahun 2013 tentang pelarangan minuman beralkohol.

Bahkan legislator DPR Papua itu mendesak agar pemerintah langsung turun untuk melakukan operasi terhadap toko-toko penjual minuman keras, tempat hiburan malam dan perhotelan yang menjual miras.
“Gubernur juga telah mengeluarkan instruksi tentang pelarangan mirasini, bahwa seluruh Tanah Papua baik Kabupaten/Kota dimana selama ini pelarangan Miras tidak pernah terungkap. Namun saat ini sudah terungkap jadi, ini anugerah Tuhan lewat Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Gubernur, Lukas Enembe dan wakil Gubernur Papua,  Klemen Tinal, ” kata Orwan kepada sejumlah Wartawan di Hotel Aston Jayapura, Kamis (7/4) petang.
Lanjut dikatakannya, Gubernur telah menginstruksikan pelarangan miras di seluruh Tanah Papua baik kabupaten/kota berdasarkan Perdasus Nomor 15 Tahun 2013, tentang pelarangan minuman beralkohol di Papua harus dituntaskan.
“Banyak Perdasi yang sudah kami buatdan DPRP akan akomodir itu, namun saat ini intrusksi gubernur tentang pelarangan Miras, segera diberlakukan di Tanah Papua, baik di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota.  Perda Miras ini prosesnya harus segera berjalan, “ tandasnya.
Menurut Orwan, berdasarkan instruksi gubernur, maka banyak tanggapan dan reaksi dari masyarakat, karena sekarang mereka mulai bangga dan masyarakat merasa  diselamatkan dari minuman yang merusak masa depan anak-anak Papua.
“Dengan adanya berbagai tanggapan dari para intelektual dan masyarakat, sehingga mulai sekarang  kami minta dari pihak keamanan dalam hal ini TNI/Polri, Satpol PP, Biro Hukum dan juga MRP dapat duduk bersama mengadakan rapat guna membahas bagaimana langkah selanjutnya untuk bergerak melakukan operasi kepenjual-penjual Miras, “  ujar Orwan.
Menurutnya,  ada beberapa titik yang akan dilakukan operasi, seperti di Waena, Jayapura, daerah Dok 9, dan  di Sentani.  
“Jadi mulai besok  (hari ini.red) pelarangan Miras itu kita akan operasi dimana-mana, meskipun beberapa petugas melakukan operasi  di daerah perbatasan dan menemukan 1.687 botol miras dari Satgas Pamtas, “ bebernya.
Orwan menyatakan, tanah yang kudus ini dan di berkati Tuhan, harus dijaga agar jangan ada oknum tertentu yang masuk di tanah ini lalu dirusaknya.  
“Jadi intruksi gubernur tentang pelarangan Miras ini harus dipertegas. Dan kami Komisi I DPR Papua memberikan apresiasi kepada gubernur yang berani melakukan terobosan baru guna menjawab keinginan rakyat Papua. Ini sejarah baru yang gubernur berikan untuk rakyat Papua. Miras tidak membawa keuntungan bagi tanah Papua malah yang menikmati adalah para pengusaha-pengusaha tertentu,” ketus Orwan.
Ditegaskannya, itu bukan ukuran PAD, tetapi yang kenyang adalah oknum pengusaha.“Miras untuk PAD, itu bohon dan tidak benar. Pemasukannya sangat kecil saja. Besok pagi masayrakat, juga gabungan TNI/Polri, Satpo  PP akan melakukan operasi besar-besaran keseluruh penjual Miras.  Miras akan di sapu bersih di Tanah Papua. Baik di pelabuhan maupun di bandara akan ditertibkan. Termasuk untuk mengetahui jelas jumlah orang asli Papua, “ tegasnya.
Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat ia menghimbau kepada seluruh pemilik Toko Miras, Bar dan Hotel yang ada di Kota Jayapura, Abepura, Waena dan Sentani  agar tidak lagi menjual minuman keras karena miras-miras itu akan dimusnahkan. (Yuni)

Dibaca 324 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.